Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Jangan Ketipu Label Eco-Friendly, Go Greeners: Kantong Kertas Tak Selalu Ramah Lingkungan
Cari Tahu

Jangan Ketipu Label Eco-Friendly, Go Greeners: Kantong Kertas Tak Selalu Ramah Lingkungan

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 12, 2026 11:06 am
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Seorang perempuan menunjukkan totebag.
Seorang perempuan menunjukkan totebag. (Magnific)
SHARE

Buat kamu yang merasa udah sah jadi agen go green karena modal kantong kertas dan tote bag, kamu perlu gigit jari usai tahu fakta ini.

Daftar isi Konten
  • Perjalanan
  • Kenapa Lebih Buruk?
  • Ada Dasar Ilmiah?
  • Susah Pilih?

Video dari akun TikTok @abangsap_ ramai dibahas setelah mengungkap bahwa kantong kertas belum tentu lebih ramah lingkungan dibandingkan kantong plastik. Bahkan, dalam kondisi tertentu, dampaknya justru bisa lebih parah daripada kantong plastik.

Lho, kok bisa?

Jawabannya ada pada konsep Life Cycle Assessment (LCA) atau Penilaian Siklus Hidup. Kamu harus mengubah cara pandang saat melihat suatu barang. jangan cuma lihat bahannya saja, karena kamu juga harus tahu “perjalanan hidup” barang tersebut.

Dalam video, pembuat konten yang memperkenalkan diri sebagai praktisi lingkungan sekaligus dosen di UGM menjelaskan bahwa menilai suatu produk ramah lingkungan enggak cukup hanya bahan.

Baca juga:
Tantangan Laju Molinas: Harga, Kemacetan, dan China Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno merespons perihal program Motor…
Omon-Omon Prabowo dan Aparat Loyo: Denny Indrayana Soroti Tambang Ilegal… Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menyorot dugaan aktivitas pertambangan ilegal marak…
Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas,… Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…
  • Tantangan Laju Molinas: Harga, Kemacetan, dan China
  • Omon-Omon Prabowo dan Aparat Loyo: Denny Indrayana Soroti Tambang Ilegal di Kalsel
  • Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas, Industri dan…

Perjalanan

Hal yang dihitung adalah seluruh “perjalanan hidup” produk, seperti pengambilan bahan baku, proses produksi, penggunaan energi dan air, distribusi, sampai akhirnya menjadi sampah.

Artinya, sebuah produk yang kelihatannya lebih ramah lingkungan belum tentu benar-benar punya dampak paling kecil bagi bumi.

Selama ini publik menganggap plastik sebagai “musuh lingkungan”. Padahal, menurut pendekatan LCA, persoalan utama bukan semata-mata material plastik, melainkan pengelolaan sampah setelah dipakai.

Plastik memiliki beberapa keunggulan. Bahannya ringan, proses produksinya relatif lebih hemat energi, dan biaya distribusi juga lebih efisien lantaran bobotnya lebih rendah dibandingkan banyak material lain.

Dengan kata lain, kalau dilihat dari sisi produksi, plastik tidak selalu menjadi pilihan dengan dampak lingkungan paling buruk.

Kenapa Lebih Buruk?

Nah, ini yang bikin banyak orang bilang, “mind blown.”

Guna membuat kantong kertas, industri pulp dan kertas membutuhkan air dalam jumlah sangat besar. Proses produksinya juga mengonsumsi energi lebih banyak dan menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih tinggi dibandingkan pembuatan kantong plastik dengan fungsi yang sama.

Jadi, mengganti plastik dengan kertas belum tentu otomatis bikin jejak lingkungan lebih kecil. Bisa saja dampaknya hanya berpindah, dari persoalan sampah plastik menjadi penggunaan air, energi, dan emisi karbon.

Ada Dasar Ilmiah?

Fakta ini ternyata bukan sekadar opini di medsos aja. Menurut laporan Life Cycle Assessment of Grocery Bags yang diterbitkan Danish Environmental Protection Agency pada 2018 menemukan bahwa kantong plastik LDPE memiliki dampak lingkungan yang relatif rendah untuk satu kali penggunaan. 

Sementara itu, tas belanja berbahan katun perlu digunakan berulang kali hingga ribuan kali agar dampak lingkungannya setara. Temuan serupa juga muncul dalam penelitian yang diterbitkan di Journal of Cleaner Production. Studi tersebut menyebut industri pulp dan kertas membutuhkan energi dan air dalam jumlah besar selama proses manufaktur.

Penelitian dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura menunjukkan bahwa pada wilayah dengan sistem pengelolaan sampah yang baik, kantong plastik dalam kondisi tertentu justru memiliki dampak pemanasan global yang lebih rendah dibandingkan kantong kertas maupun tas katun.

Susah Pilih?

Jawabannya enggak sesimpel memilih plastik atau kertas. Para peneliti justru menyarankan agar publik fokus pada kebiasaan menggunakan barang secara bijak. Pakai seperlunya, gunakan berulang kali selama masih layak, lalu pastikan sampahnya dibuang dan dikelola dengan benar.

Intinya, jangan gampang ketipu sama label “eco-friendly“. Produk yang terlihat hijau belum tentu punya dampak lingkungan paling kecil kalau dilihat dari seluruh siklus hidupnya.

Jadi, lain kali sebelum ikut tren karena dianggap lebih ramah lingkungan, coba cek dulu faktanya. Karena menjaga bumi ternyata bukan soal ikut-ikutan ganti bahan, tapi soal publik menggunakan dan mengelola barang dengan lebih bertanggung jawab.

Kalau menurut kamu, gimana? Setelah tahu fakta ini, masih yakin kantong kertas selalu lebih ramah lingkungan daripada plastik?

Baca juga:
Bukan Cuma Peduli, KLH Ajak Gen Z Jadi 'Ujung Tombak'… Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membuka ruang bagi Generasi Z (Gen Z) untuk…
PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara 'Haram' Lepas Tangan Usai… Rencana PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) memutus hubungan kerja terhadap sekitar 1.900…
Rencana PHK 1.900 Buruh PT GNI: Alarm Keras 'Indikator Semu'… Rencana perusahaan smelter nikel Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI),…
  • Bukan Cuma Peduli, KLH Ajak Gen Z Jadi 'Ujung Tombak' Kritik Lingkungan…
  • PHK 1.900 Buruh PT GNI: Negara 'Haram' Lepas Tangan Usai Klaim Manis…
  • Rencana PHK 1.900 Buruh PT GNI: Alarm Keras 'Indikator Semu' Hilirisasi

Tag:Go GreenindustriKertasLingkunganplastikTote Bag
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
1
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
2
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
3
Sejumlah Rute Transjakarta Disetop dan Dialihkan Pasca Demo Jakarta, Ini Daftarnya 
By Syifa Fauziah
Bus listrik Transjakarta mengantre sebelum memasuki Halte Transjakarta Pasar Baru
4
Tiga Tronton TNI Mejeng di Pejompongan Usai Bentrokan, Lalin Mulai Berangsur Normal
By Rahmat Baihaqi
Kondisi arus lalu lintas dari arah DPR menuju Slipi kembali normal. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
5

BERITA LAINNYA

Orang sedang marah
Cari Tahu

Anarkis Sering Dikaitkan dengan Kerusuhan, Apa Arti Sebenarnya?

Istilah anarkis kerap muncul dalam pemberitaan ketika terjadi aksi massa yang berujung pada kericuhan,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
20 menit lalu
Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
Cari Tahu

Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya

Kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, diperkirakan akan jadi salah satu titik…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi lahan gambut (Sumber: Unsplash/Gennady Zakharin)
Cari Tahu

Di Balik Kebakaran Gambut, Mengapa Api Cepat Menyebar dan Sulit Padam?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai di…

Ossid Duha Jussas Salmadusep-malik
By
Ossid Duha Jussas Salma
Dusep Malik
3 hari lalu
Kawasan Puncak Bogor
Cari Tahu

Kenapa Puncak Bogor Malah Semakin Dingin Saat Musim Kemarau? Ini Penjelasannya

Memasuki musim panas, kawasan Puncak justru menawarkan sensasi udara yang berbeda. Di…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up