Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Long Weekend Picu Lonjakan Sampah di Bandung, Pemkot Sempat Ajukan Status Darurat
Daerah

Long Weekend Picu Lonjakan Sampah di Bandung, Pemkot Sempat Ajukan Status Darurat

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Juni 4, 2026 4:13 pm
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
Share
Sampah di Bandung
Sampah di Bandung (Foto: laman Jabarprov.go.id)
SHARE

Rangkaian libur panjang sejak Lebaran hingga sejumlah long weekend dalam beberapa pekan terakhir membuat volume sampah di Kota Bandung meningkat. 

Kondisi tersebut memberi tekanan besar terhadap sistem pengelolaan sampah kota yang masih bergantung pada Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir (TPPA) Sarimukti. Hal ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mengajukan status darurat sampah kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Baca juga:
Ramai Sindiran TNI Urus Begal dan Sampah, KSAD Maruli Langsung… Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak merespons anggapan bahwa…
Sampah Bisa Jadi Ancaman Wisata Bali, Pemerintah Minta Horeka untuk… Bali masih jadi destinasi wisata populer untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun,…
Skema Ponzi WO Marwah: Tipu 58 Pasangan demi Tutupi Utang… Polisi membongkar rekam jejak kelam di balik kasus penipuan puluhan calon pengantin…
  • Ramai Sindiran TNI Urus Begal dan Sampah, KSAD Maruli Langsung Membantah
  • Sampah Bisa Jadi Ancaman Wisata Bali, Pemerintah Minta Horeka untuk Bebenah
  • Skema Ponzi WO Marwah: Tipu 58 Pasangan demi Tutupi Utang Klien Lama

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, mengatakan lonjakan aktivitas masyarakat dan tingginya kunjungan wisatawan selama masa liburan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya timbunan sampah di Kota Bandung.

Menurutnya, beban pengelolaan sampah semakin berat karena Bandung hingga saat ini belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) sendiri. Akibatnya, pembuangan residu hasil pengolahan sampah masih bergantung pada kuota yang diberikan Pemprov Jabar ke TPPA Sarimukti.

“Selama musim liburan ini, mulai dari libur Lebaran sampai long weekend berturut-turut, beban terhadap daya dukung lingkungan sangat berat. Persoalan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi,”

ujar Farhan seperti dikutip dari laman resmi Pemkab Bandung.

Antisipasi Pihak Pemkot Bandung

Untuk mengantisipasi penumpukan sampah yang lebih besar, Pemkot Bandung mengajukan penetapan status darurat sampah kepada Pemprov. Farhan mengungkapkan berbagai fasilitas pengolahan sampah yang dimiliki Kota Bandung saat ini terus dioptimalkan. Namun, residu hasil pengolahan tetap membutuhkan lokasi pembuangan akhir yang memadai.

“Kami bisa melakukan pengolahan semaksimal mungkin. Tetapi untuk sisa residu tetap memerlukan dukungan dari pemerintah provinsi karena kewenangan pengelolaan TPPA Sarimukti berada di tingkat provinsi,”

katanya .

Meski demikian, usulan status darurat sampah yang diajukan Pemkot Bandung akhirnya tidak disetujui oleh pemprov.

Menanggapi hal tersebut, Farhan memastikan upaya penanganan sampah tetap akan berjalan. Pemkot Bandung, akan menyiapkan sejumlah langkah alternatif untuk mengatasi persoalan sampah tanpa status darurat.

“Ketika pengajuan tidak disetujui, kita akan cari jalan lain. Persoalan sampah ini harus selesai, tidak bisa ditunda,”

ujarnya.

Salah satu langkah yang disiapkannya adalah penguatan pengolahan sampah di tingkat kewilayahan. Pemkot Bandung menyambut rencana pemprov yang akan menyediakan mesin pengolah sampah di setiap kelurahan.

“Kami menyambut baik bantuan dari Pemerintah Provinsi. Rencananya akan ada mesin pengolahan di setiap kelurahan. Apapun bentuknya, kami siap menerima dan mengoptimalkannya,”

kata Farhan.

Selain memperkuat infrastruktur pengolahan sampah, Pemkot Bandung juga terus mendorong partisipasi masyarakat melalui Gerakan Pilah Sampah dari Rumah (Gaslah). Saat ini jumlah rumah tangga yang melakukan pemilahan sampah mulai meningkat, meski masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah.

Farhan mengatakan perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mengurangi timbulan sampah yang terus meningkat, terutama saat aktivitas dan mobilitas warga melonjak pada musim liburan.

“Kami lebih mengedepankan edukasi. Perubahan perilaku masyarakat tidak bisa instan, harus bertahap,”

pungkasnya.

Tag:Bandungbeban TPPA SarimuktiLebaranlong weekendsampah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?
By Rika Pangesti
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
3
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
4
Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Dirdik Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengungkap modus korupsi pengadaan motor listrik pada program MBG.
Daerah

Kasus BGN: Modus Double Mark-Up Motor Listrik EMMO Rp47 Juta per Unit Tembus Rp1 Triliun

Kejaksaan Agung mengungkapkan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal, Andrew Mulyono, diduga dua…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
18 menit lalu
Helm Pintar Deteksi Kelelahan Pengendara
DaerahHype

Keren! Mahasiswa ITB Bikin Helm Canggih untuk Cegah Kecelakaan akibat Microsleep

Di tengah padatnya aktivitas kuliah, tugas yang menumpuk, dan tekanan kompetisi yang…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
1 hari lalu
Diskusi peluncuran hasil riset, di Jakarta Selatan, Senin, 8 Juni 2026.
Daerah

‘Siasat Mepet Waktu’ Revisi UU Pemilu: Ada Desain Kontestasi 2029 Gak Adil?

Hasil riset Yayasan Dewi Keadilan dan Themis Indonesia mengingatkan potensi penyimpangan terhadap…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
4 hari lalu
Video memperlihatkan perjuangan seorang ayah
Daerah

Mengharukan, Seorang Ayah di NTT Oleskan Arang ke Kaki Anaknya yang Tak Punya Kaus Kaki untuk Sekolah

Video yang memperlihatkan perjuangan seorang ayah demi pendidikan anaknya mendadak viral di…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up