Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / ‘Siasat Mepet Waktu’ Revisi UU Pemilu: Ada Desain Kontestasi 2029 Gak Adil?
Daerah

‘Siasat Mepet Waktu’ Revisi UU Pemilu: Ada Desain Kontestasi 2029 Gak Adil?

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 14, 2026 4:43 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Diskusi peluncuran hasil riset, di Jakarta Selatan, Senin, 8 Juni 2026.
Diskusi peluncuran hasil riset, di Jakarta Selatan, Senin, 8 Juni 2026. (Owrite.id/Rika Pangesti)
SHARE

Hasil riset Yayasan Dewi Keadilan dan Themis Indonesia mengingatkan potensi penyimpangan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK), terutama terkait penghapusan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold).

Dalam riset bertajuk ‘Awal Mula Kecurangan Pemilu 2029: Mempermainkan Waktu Revisi UU Pemilu’, kedua lembaga tersebut menilai lambannya pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu berisiko mengulang praktik penyimpangan terhadap sejumlah putusan MK yang seharusnya menjadi acuan dalam penyusunan regulasi pemilu mendatang.

Merujuk riset tersebut, sejumlah putusan MK memerintahkan pembentuk undang-undang untuk melakukan perbaikan mendasar dalam sistem pemilu. Namun, hingga kini pembahasan revisi UU Pemilu belum berjalan.

Baca juga:
Ganti Operator Tanpa Kehilangan Nomor HP, DPR: Patut Dipertimbangkan Terutama… Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai gagasan agar masyarakat…
AHY Bicara soal Masa Depan Politik, Gerindra: Fokus Kerja, Pemilu… Partai Gerindra memilih tidak ikut terseret dalam pembacaan sinyal politik Ketua Umum…
AHY Ingatkan Amanah Reformasi, TNI-Polri hingga ASN Wajib Netral di… Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan pemerintah dan seluruh…
  • Ganti Operator Tanpa Kehilangan Nomor HP, DPR: Patut Dipertimbangkan Terutama dari Perlindungan…
  • AHY Bicara soal Masa Depan Politik, Gerindra: Fokus Kerja, Pemilu Masih Lama
  • AHY Ingatkan Amanah Reformasi, TNI-Polri hingga ASN Wajib Netral di Pemilu

“Gelagat pembentuk UU yang berlama-lama untuk terus menunda pembahasan RUU Pemilu, berpotensi akan mengulang penyimpangan yang terjadi terhadap beberapa perintah putusan Mahkamah Konstitusi terkait penyelenggaraan pemilu,” mengutip riset tersebut, Senin, 8 Juni 2026.

Salah satu putusan yang disorot adalah Putusan MK Nomor 62/PUU-XXII/2024 yang menghapus ketentuan ambang batas pencalonan presiden. Putusan tersebut membuka peluang bagi seluruh partai politik peserta pemilu untuk mengajukan pasangan calon presiden tanpa harus memenuhi syarat perolehan kursi atau suara tertentu di parlemen.

Namun, implementasi putusan tersebut berpotensi menghadapi resistensi politik, terutama dari partai-partai besar yang selama ini menikmati dominasi dalam proses pencalonan kepala negara.

“Putusan ini memang akan memberikan dampak berkurangnya hegemoni partai besar di dalam penentuan calon presiden,”

demikian isi riset tersebut.

Alot

Peneliti menilai perdebatan mengenai pengaturan pencalonan presiden berpotensi menjadi salah satu isu paling alot dalam revisi UU Pemilu. Keterlambatan pembahasan RUU dinilai bisa menjadi ruang bagi upaya mempertahankan skema yang sesungguhnya telah dibatalkan MK.

“Jika nanti para pembentuk undang-undang ‘menyimpangi’ putusan Mahkamah Konstitusi, sangat mungkin penundaan pembahasan UU Pemilu adalah siasat untuk tetap mengadakan ketentuan ambang batas pencalonan presiden,”

tulis laporan tersebut.

Riset itu juga mengingatkan bahwa semakin mepet waktu pembahasan dengan tahapan Pemilu 2029, semakin sempit pula ruang untuk mengoreksi aturan yang berpotensi bertentangan dengan konstitusi melalui mekanisme uji materi di MK.

Karena itu, Yayasan Dewi Keadilan dan Themis Indonesia menilai pembiaran terhadap keterlambatan revisi UU Pemilu patut dicermati secara serius.

“Patut diduga sebagai sebuah desain untuk memuluskan agenda tertentu yang dapat membuat penyelenggaraan pemilu menjadi tidak adil dan tidak jujur,”

tulis riset tersebut.
Baca juga:
Tuntutan Mati Koruptor Kembali Mengemuka, Mantan Ketua MK: Saya Sangat… Wacana tuntutan pidana mati bagi koruptor mendapat dukungan dari mantan Ketua Mahkamah…
Survei Elektabilitas Parpol: Gerindra Unggul, PDIP Membuntuti, Golkar Terdampar Peta elektabilitas partai politik jika Pemilu Legislatif digelar saat ini menunjukkan Partai…
MK Hidupkan Lagi Anti-evergreening, Jalan Obat Generik Kian Terbuka Mahkamah Konstitusi (MK) menghidupkan kembali ketentuan anti-evergreening dalam Undang-Undang Paten. Putusan ini…
  • Tuntutan Mati Koruptor Kembali Mengemuka, Mantan Ketua MK: Saya Sangat Setuju!
  • Survei Elektabilitas Parpol: Gerindra Unggul, PDIP Membuntuti, Golkar Terdampar
  • MK Hidupkan Lagi Anti-evergreening, Jalan Obat Generik Kian Terbuka
Tag:Mahkamah KonstitusiMKpemiluPresidential ThresholdRUU Pemilu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
4
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi wanita hamil
Daerah

Kiyai Pondok Pesantren di Jogja Diduga Perkosa Santriwati hingga Hamil, Ini Kronologinya

Seorang santriwati berinisial FN (21) mengaku menjadi korban kekerasan seksual GN alias…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Daerah

Identitas Pelaku Terkuak, Satgas Cartenz Buru Pembantai Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

Satgas Operasi Damai Cartenz memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
10 jam lalu
Gambar ilustrasi
Daerah

Baru Mau Mulai Hobi Baru tapi Sudah Borong Peralatan Ini Itu? Ternyata Ini Alasannya

Pernah nggak sih kamu kepikiran buat mulai hobi baru? Karena mau coba…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 hari lalu
Sejumlah anggota tim medis dari YIARI dan BKSDA Kalbar mengevakuasi orang utan jantan dewasa bernama Sampurna yang ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat
Daerah

Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up