Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonomi RI Melambat di Kuartal II jadi 5,29 Persen, Ketergantungan pada Konsumsi Disorot
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Melambat di Kuartal II jadi 5,29 Persen, Ketergantungan pada Konsumsi Disorot

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 7, 2026 2:00 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi RI.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi RI. (ANTARA FOTO/Andry Denisah).
SHARE

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 melambat menjadi 5,29 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Angka ini menurun dari sebelumnya 5,61 persen pada triwulan I-2026.

Meski masih berada di atas proyeksi mayoritas ekonom, perlambatan ini dinilai jadi sinyal bahwa fondasi pertumbuhan ekonomi nasional masih rapuh karena terlalu bergantung pada konsumsi rumah tangga.

Penurunan ini bukanlah sinyal krisis, melainkan menunjukkan bahwa struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menghadapi persoalan mendasar,”

kata Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak, dalam keterangannya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca juga:
Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas,… Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…
APBN Jangan Hanya Bangun Proyek, Pendapatan Rakyat Harus Jadi Prioritas Pengamat ekonomi kreatif Febryan Wishnu menilai, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…
Ekonomi Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga dan Purbaya Kompak… Menteri-menteri ekonomi Kabinet Merah Putih merespons pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 yang…
  • Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas, Industri dan…
  • APBN Jangan Hanya Bangun Proyek, Pendapatan Rakyat Harus Jadi Prioritas
  • Ekonomi Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga dan Purbaya Kompak Bilang Gini

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan konsumsi rumah tangga masih jadi penopang utama ekonomi dengan kontribusi lebih dari 54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Pada triwulan I, konsumsi terdongkrak momentum Ramadan, Idulfitri, dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, setelah efek musiman itu berakhir, laju konsumsi ikut melambat menjadi sekitar 5,06 persen.

Pada saat yang sama, belanja pemerintah juga turun tajam dari 21,81 persen jadi 15,97 persen sehingga ikut menahan laju pertumbuhan ekonomi.

Menurut Amin, kondisi tersebut memperlihatkan ekonomi Indonesia masih terlalu bergantung pada konsumsi masyarakat.

Akibatnya, pertumbuhan cenderung melonjak saat ada momentum belanja besar, lalu kembali melambat setelahnya.

Ia menilai pemerintah perlu segera perkuat sumber pertumbuhan lain, mulai dari investasi produktif, sektor manufaktur hingga ekspor bernilai tambah tinggi agar ekonomi tidak terus bergerak mengikuti pola musiman.

Prabowo Patok Pertumbuhan Ekonomi 2027 Tembus 6,5 Persen dan Rupiah Rp16.800

Amin juga mengingatkan dua tantangan besar yang masih membayangi perekonomian, yakni melemahnya daya beli masyarakat, terutama kelas menengah, serta belum optimalnya transformasi industri.

Indonesia membutuhkan fondasi pertumbuhan yang lebih seimbang, yaitu konsumsi yang kuat, investasi yang produktif, industri yang kompetitif, dan ekspor yang bernilai tambah,”

ujarnya.

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menilai perlambatan triwulan II dipengaruhi hilangnya efek musiman Ramadan-Idulfitri. Lalu, melemahnya konsumsi, tingginya harga energi, pelemahan nilai tukar rupiah, serta meningkatnya biaya produksi dunia usaha.

Maka itu, produktivitas ekonomi dinilai mesti diperkuat agar pertumbuhan tak terus bergantung pada dorongan konsumsi sementara.

Di tengah perlambatan tersebut, Amin menyoroti masih adanya sinyal positif dari investasi. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tercatat tumbuh 6,87 persen, menjadi laju pertumbuhan investasi tercepat dalam setahun terakhir.

Baca juga:
IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Menguat Usai Ekonomi RI Tumbuh… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah kompak ditutup menguat…
BPS Beberkan 'Mesin' Utama Ekonomi RI Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29… Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh sebesar…
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh…
  • IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Menguat Usai Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen
  • BPS Beberkan 'Mesin' Utama Ekonomi RI Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen
  • BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen

Menurutnya, capaian itu menunjukkan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia masih terjaga. Dengan demikian, harus dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Menutup pernyataannya, Amin mengingatkan pemerintah agar tidak menghentikan agenda reformasi struktural hanya karena pertumbuhan ekonomi masih berada di atas 5 persen.

Itulah fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan menuju target Indonesia Emas 2045,”

ujar Amin.

Tag:eksporManufakturmomentum belanjaPertumbuhan Ekonomi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
1
Asal Usul Lomba Makan Kerupuk, Tradisi Ikonik Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Lomba Makan Kerupuk saat Hari Kemerdekaan.
2
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
3
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
4
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
5

BERITA LAINNYA

Pramuniaga menunjukkan emas batangan
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 7 Agustus 2026: Global Melejit 4,8 Persen, Antam Anjlok Rp29.000

Harga emas global masih bergerak stabil pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026.…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Ilustrasi konflik di Selat Hormuz.
Ekonomi Bisnis

Iran Batasi Pelayaran di Selat Hormuz: Harga Minyak Brent Tembus US$83,50 per Barel

Harga minyak naik dunia lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat. Karena…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
4 jam lalu
Papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Mulai Sumringah! Ada Sinyal Bakal Terbang Lagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, 7…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Dibuka Loyo ke Level Rp17.935! Ancaman dari Timur Tengah Mulai Menghantui Pasar

Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up