Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Kiyai Pondok Pesantren di Jogja Diduga Perkosa Santriwati hingga Hamil, Ini Kronologinya
Daerah

Kiyai Pondok Pesantren di Jogja Diduga Perkosa Santriwati hingga Hamil, Ini Kronologinya

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: September 11, 2026 2:29 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
16 menit lalu
Share
Ilustrasi wanita hamil
Ilustrasi wanita hamil (Gambar dibuat AI)
SHARE

Seorang santriwati berinisial FN (21) mengaku menjadi korban kekerasan seksual GN alias Gus Nurul yang merupakan salah satu pengurus Pondok Pesantren Ash-Sholihah Jonggrangan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Daftar isi Konten
  • Berawal dari Panggilan GN
  • Korban Tak Langsung Melapor
  • Korban Diketahui Hamil
  • Dilaporkan ke Polisi

FN mengaku GN telah dua kali melakukan pelecehan kepadanya, yakni pada akhir Desember 2025 dan Januari 2026. Akibat kejadian tersebut, FN kini tengah mengandung dengan usia kehamilan sekitar delapan bulan.

Kasus ini telah dilaporkan keluarga korban ke Polresta Sleman pada 7 September 2026. Polisi menyatakan laporan telah diterima dan perkara masih dalam tahap penyelidikan.

Berawal dari Panggilan GN

Melansir dari akun Instagram kuasa hukum korban @gustiriansaputra, FN mengungkapkan jika kejadian pertama berlangsung pada akhir Desember 2025.

Saat itu, GN meminta FN untuk datang ke salah satu ruangan di pondok pesantren tersebut. GN beralasan sedang sakit, tidak bisa berdiri, dan membutuhkan bantuan karena khawatir akan pingsan.

Baca juga:
'Piring Beracun' MBG Tumbalkan 431 Santri Sidoarjo, YLBHI Desak Moratorium Sekira 431 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan…
Bukan Sekadar Cari Nafkah, Ayah Punya Peran Penting Cegah Stunting Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pemenuhan kesehatan dan…
Pertama di Indonesia! RSAB Harapan Kita Bedah Janin dalam Kandungan Kelainan bawaan pada bayi kini dapat ditangani bahkan sebelum persalinan. Tim dokter…
  • 'Piring Beracun' MBG Tumbalkan 431 Santri Sidoarjo, YLBHI Desak Moratorium
  • Bukan Sekadar Cari Nafkah, Ayah Punya Peran Penting Cegah Stunting
  • Pertama di Indonesia! RSAB Harapan Kita Bedah Janin dalam Kandungan

FN yang berada tidak jauh dari ruangan tersebut kemudian datang karena berniat membantu. Namun, setelah FN berada di dalam ruangan, ia mengaku GN mengunci pintu ruangan dan memeluk FN dari belakang.

Saya takut dan berusaha keluar, tetapi saya tidak bisa melarikan diri,”

ujar FN dikutip dari akun Instagram kuasa hukumnya @gustiriansaputra, pada 11 September 2026.

FN mengaku GN menekan leher dan menutup mulutnya sehingga ia tidak bisa berteriak.

Dalam kondisi tersebut, FN mengaku GN membuka roknya dan memaksanya untuk melakukan hubungan seksual tanpa persetujuannya.

Setelah kejadian, FN mengaku langsung berlari ke kamar mandi sambil menangis. Ia menyebut kejadian itu membuatnya mengalami ketakutan, kebingungan, tekanan batin, dan trauma.

Korban Tak Langsung Melapor

FN mengaku tidak langsung menceritakan dugaan kekerasan seksual tersebut kepada keluarga.

Menurut keterangan yang disampaikan kuasa hukumnya, hal itu karena saat itu FN merasa takut, malu, bingung, dan mengalami trauma. Ia juga khawatir keluarganya akan terpukul jika mengetahui kejadian tersebut.

Namun, peristiwa tersebut tidak terjadi sekali. Pada Januari 2026, GN kembali melakukan perbuatan bejat kepada FN.

Setelah kejadian kedua ini, FN mengaku mendapat ancaman dari GN agar tidak menceritakan kejadian itu kepada orang tua, saudara, maupun teman dekat.

Menurut kuasa hukum korban, GN disebut mengancam akan membuat keluarga FN hancur jika kejadian tersebut tersebar.

Korban Diketahui Hamil

Seiring berjalannya waktu, keluarga korban kemudian mengetahui FN dalam kondisi hamil.

Kuasa hukum korban menyebut usia kandungan FN kini sekitar delapan bulan dan diperkirakan mendekati hari perkiraan lahir pada Oktober 2026.

Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

FN diketahui telah menjadi santriwati di pondok tersebut sejak jenjang SMP hingga SMA. Setelah lulus, FN kemudian disebut mengabdi di pondok selama sekitar dua tahun dalam program yang disebut sebagai khidmat.

Pada Kamis, 10 September 2026, kuasa hukum korban kembali mendatangi Polresta Sleman untuk menyerahkan sejumlah bukti tambahan kepada penyidik. Salah satunya berupa dokumen yang memuat foto hasil ultrasonografi atau USG kehamilan korban.

Dilaporkan ke Polisi

Keluarga FN diketahui telah membuat laporan dugaan kekerasan seksual tersebut ke Polresta Sleman pada Senin, 7 September 2026.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor STTLP/B/657/IX/2026/SPKT/POLRESTA SLEMAN/POLDA D.I. YOGYAKARTA.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro juga telah membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi menyebut terlapor masih dalam penyelidikan.

Perkara tersebut kini ditangani Satreskrim Polresta Sleman. Polisi juga masih melakukan penyelidikan dan belum memanggil saksi.

Tag:Dugaan PerkosaanhamilKehamilanPondok pesantrenSantriwatiSlemanTrauma
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
1
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, DPR Desak Pemerintah Bisa Tegas
By Rika Pangesti
Pasukan TPNPB-OPM di Yahukimo.
4
Harga Emas Hari Ini Jumat 11 September 2026: Global Tertekan, Antam Turun Rp25 Ribu
By Syifa Fauziah
Ilustrasi emas global dan Antam.
5

BERITA LAINNYA

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Daerah

Identitas Pelaku Terkuak, Satgas Cartenz Buru Pembantai Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya

Satgas Operasi Damai Cartenz memburu pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
7 jam lalu
Gambar ilustrasi
Daerah

Baru Mau Mulai Hobi Baru tapi Sudah Borong Peralatan Ini Itu? Ternyata Ini Alasannya

Pernah nggak sih kamu kepikiran buat mulai hobi baru? Karena mau coba…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
22 jam lalu
Sejumlah anggota tim medis dari YIARI dan BKSDA Kalbar mengevakuasi orang utan jantan dewasa bernama Sampurna yang ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Ketapang, Kalimantan Barat
Daerah

Karhutla Ancam Orang Utan, Populasi Tapanuli Tersisa 716-800 Ekor

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera tidak hanya mengancam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Warga berjalan di dekat spanduk imbauan waspada erupsi Gunung Anak Krakatau di Dermaga Canti, Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026).
Daerah

Anak Krakatau Mulai Kalem, BNPB Siapkan Renkon Tsunami di Lampung

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperketat kesiapsiagaan di wilayah pesisir Provinsi Lampung…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up