Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 11 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Spill
  • Bola
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Popok Masuk Kajian Barang Kena Cukai, Ibu-ibu Resah: Tidak Sanggup
Ekonomi Bisnis

Popok Masuk Kajian Barang Kena Cukai, Ibu-ibu Resah: Tidak Sanggup

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 12, 2025 12:05 am
Anisa Aulia
Ivan
Share
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Foto: OWRITE/Anisa Aulia
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkaji, potensi popok masuk Barang Kena Cukai (BKC). Kajian itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025, tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.

Daftar isi Konten
  • Alat Makan hingga Tisu Basah Masuk Kajian
  • Ekonom Tak Setuju

Seorang ibu rumah tangga, Dewi (33) menyatakan penolakan bila pemerintah mengenakan popok sebagai barang kena cukai. Dewi khawatir tidak sanggup lagi membeli popok untuk anaknya.

Dewi mengaku, dalam sebulan harus membeli popok sebanyak dua kali. Harga popok yang dibelinya lebih Rp50.000, artinya dalam sebulan dana untuk membeli popok lebih dari Rp100.000.

Tidak setuju (popok kena cukai), takut harga popok jadi naik dan tidak sanggup untuk beli popok anak,”

Dewi kepada Owrite, Selasa (11/11/2025).

Dewi berharap pemerintah tidak memasukkan popok sebagai barang kena cukai. Dia mengatakan, jika popok masuk barang cukai maka ia tidak akan lagi membeli popok.

Beralih ke yang lain, karena kalo jadi diterapkan yang nggak mampu beli. Kalau bisa enggak usah dikenakan cukai untuk semua produk-produk,”

Dewi.

Alat Makan hingga Tisu Basah Masuk Kajian

Tak hanya popok, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga mengkaji alat makan, serta minum sekali pakai masuk ke dalam barang kena cukai.

Kemudian juga dilakukan kajian ekstensifikasi cukai tisu basah dan perluasan basis penerimaan dengan usulan kenaikan batas atas bea keluar kelapa sawit. Artinya, pemerintah akan mengenakan tarif cukai pada barang yang sebelumnya yang tidak terkena.

Serta kajian ekstensifikasi cukai tisu basah dan perluasan basis penerimaan dengan usulan kenaikan batas atas bea keluar kelapa sawit,”

tulis PMK 70/2025.

Ekonom Tak Setuju

Ekonom sekaligus Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda mengatakan pertimbangan barang-barang dikenakan cukai adalah untuk mengendalikan dampak negatif yang bisa timbul ke lingkungan, kesehatan, hingga sosial.

Ketika ada barang yang mempunyai eksternalitas negatif ya harus dikendalikan konsumsinya. Salah satu contohnya rokok yang harus kita kendalikan konsumsinya karena menyebabkan gangguan kesehatan,”

Huda saat dihubungi.

Memang kata Huda, popok hingga tisu basah akan memberikan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan, karena akan sulit terurai. Namun, dia menilai tidak tepat bila pemerintah mengenakan cukai untuk produk tersebut.

Namun demikian, terdapat permasalahan terkait dengan implementasi. Pengenaan cukai untuk barang-barang yang sifatnya merusak lingkungan, akan lebih sulit ketimbang mengganggu kesehatan. Karena dampak ke kesehatan bisa langsung terasa dan lebih bersifat personal, tapi ketika kita berbicara cukai untuk kelestarian lingkungan, akan lebih sulit,”

Huda.

Huda menilai, jika cukai dikenakan untuk barang tersebut, masyarakat akan cenderung acuh karena tidak merasakannya secara langsung. Tetapi, hal ini berbeda jika implementasi cukai untuk minuman berpemanis, sebab dampaknya langsung kepada kesehatan.

Maka dari itu, saya berharap pemerintah fokus terlebih dahulu untuk mengimplementasikan cukai minuman berpemanis dalam kemasan terlebih dahulu. Ketika sudah dilaksanakan dengan optimal, baru memperluas barang kena cukai,”

Direktur Ekonomi Digital Celios.
Tag:Barang Kena CukaiPMKPurbaya
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Uji Coba Pendaratan Pesawat F-16 di Tol Trans Sumatera. (Sumber: Dok. Kementerian PU)
Nasional

Pertama di Indonesia, Jalan Tol Trans Sumatera Disulap Jadi Landasan Pesawat 

TNI AU bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menggelar uji coba pendaratan dua pesawat tempur yakni EMB-314 Super Tucano dan F-16 pertama kali di Jalan Tol…

By
Syifa Fauziah
Dusep
3 Min Read
Pentol Mercon
Hype

Resep Pentol Mercon, Kenyal, Pedas, dan Menggugah Selera

Pentol mercon merupakan salah satu camilan yang jadi favorit banyak orang. Camilan ini memiliki rasa asin gurih dan pedas yang mengguhah selera. Tak hanya cocok disantap sebagai camilan, pentol mercon…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read
Menteri Perdagangan Budi Santoso (Youtube/Kementerian Dalam Negeri)
Ekonomi Bisnis

Kemendag Cek Harga Pangan Jelang Ramadan di 3 Provinsi Terdampak Bencana, Ini Hasilnya 

Kondisi harga kebutuhan pokok di tiga provinsi terdampak bencana yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjelang Ramadan tercatat stabil. Namun, komoditas daging sapi diwaspadai pemerintah mengalami kenaikan harga. Menteri…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Ubah Pernyataan, Purbaya Akui Belum Cairkan Anggaran Kapal Usai Disentil Menteri KKP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum mencairkan anggaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
8 jam lalu
Ilustrasi beras SPHP (Sumber: Badan Pangan Nasional)
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Gelontorkan Stimulus di Momen Lebaran, Seberapa Besar Dampaknya?

Pemerintah menggelontorkan sejumlah stimulus pada kuartal I-2026. Stimulus ini berupa diskon transportasi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
9 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Panas Purbaya Vs Trenggono soal Galangan Kapal, Menkeu: Saya Cuman Cek, Ada Nggak yang Diorder!

Dua menteri Presiden Prabowo Subianto berbeda pandangan terkait dana proyek pembangunan kapal.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
10 jam lalu
PT Danantara Investment Management menjajaki kerja sama strategis dengan Rua Al Madinah Holding, perusahaan di bawah Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.
Ekonomi Bisnis

Danantara Gandeng Raksasa Investasi Arab Saudi, Garap Proyek Layanan Haji RI di Madinah

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Danantara Investment…

dusep-malik
By
Dusep
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up