Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons soal Masjid Istiqlal masuk ke ekosistem Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pengelolaan wakaf produktif.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pengelolaan wakaf akan dilakukan secara profesional oleh manajer investasi. Kerja sama itu merupakan program filantropi Islam yang disalurkan ke Masjid Istiqlal.
Jadi filantropi Islam yang disalurkan ke Masjid Istiqlal itu akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi. Nah, itu yang sedang dikerjakan,”
ujar Jeffrey di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.
Produk Syariah Saham hingga Reksadana

Dia menjelaskan, produk wakaf syariah itu bisa ditempatkan dalam berbagai instrumen mulai dari saham hingga reksa dana. Nantinya, dana itu akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi.






