Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonom Ramal BI Tahan Suku Bunga Acuan Demi Jaga Rupiah
Ekonomi Bisnis

Ekonom Ramal BI Tahan Suku Bunga Acuan Demi Jaga Rupiah

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: November 19, 2025 10:25 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Ilustrasi ekonomi
foto: pixabay
SHARE

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen.

Riefky mengatakan, BI akan lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan pada bulan November 2025 ini. Salah satunya karena inflasi sudah mulai naik, dan berpotensi kembali meningkat ke depannya.

Inflasi mulai meningkat dan berpotensi naik lebih lanjut seiring dengan puncak permintaan musiman, sementara arus keluar portofolio dan pelemahan Rupiah menegaskan pentingnya menjaga stabilitas eksternal,”

Riefky dalam laporannya, Rabu (19/11/2025).

Riefky menuturkan, saat ini juga kekhawatiran sedang meningkat terkait risiko fiskal dan quasi-fiskal, sehingga meningkatkan sentimen investor terhadap sinyal kebijakan.

Dalam situasi ini, mempertahankan suku bunga kebijakan di level 4,75 persen akan memberikan acuan yang diperlukan,”

Riefky.

Dia menilai, ditahannya BI Rate akan membantu membatasi tekanan pada nilai tukar rupiah, dan memperkuat kepercayaan terhadap kemandirian kebijakan Bank Indonesia.

Sebagai informasi, Bank Indonesia pada siang ini akan mengumumkan keputusan terkait arah kebijakan BI Rate. Keputusan ini nantinya akan disampaikan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo.

Di samping itu, Riefky menyoroti terkait aliran modal keluar dari Indonesia yang terus berlanjut. Tercatat antara pertengahan Oktober dan pertengahan November, aliran modal keluar bersih mencapai US$0,95 miliar.

Modal asing yang kabur dari Indonesia ini tercatat ada di pasar obligasi dan saham Indonesia mencapai US$1,77 miliar. Hal ini disebabkan oleh penjualan oleh investor asing di pasar obligasi pemerintah.

Riefky menjelaskan, ada beberapa faktor yang mendorong berlanjutnya arus keluar bersih dari pasar obligasi. Pertama, risiko paparan fiskal meningkat pada saat kinerja pendapatan melemah.

Kedua, pasar semakin khawatir setelah Presiden Prabowo mengumumkan rencana pemerintah untuk mengambil alih utang proyek kereta api cepat Whoosh.

Pengumuman tersebut memperkuat kekhawatiran yang sudah ada mengenai arah pengelolaan kewajiban kontinjensi secara keseluruhan,”

Riefky.
Tag:Bank IndonesiaSuku BungaTeuku Riefky
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) menyapa relawan saat menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/62026).
1
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
2
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
RUU Keamanan Siber Mulai Dibahas, DPR Akui Banyak Celah Berbahaya
By Rika Pangesti
Gedung DPR/MPR RI.
5

BERITA LAINNYA

Proyeksi produksi beras meningkat
Ekonomi Bisnis

RI Mau Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura? Begini Ceritanya

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berencana mengekspor 10 ribu ton beras…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Usai Tragedi Maut Bekasi, Purbaya: Kemenhub Belum Minta Anggaran Perlintasan Kereta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima permintaan resmi dari Kementerian…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Berotot’ di Level Rp17.876, Tapi Terancam Loyo Dibayangi Eskalasi AS-Iran

Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Nilai tukar 'berotot'…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Ilustrasi Petugas PT Pertamina Gas Negara (PGN) melakukan pengecekan stasiun pengaturan tekanan gas jaringan gas.
Ekonomi Bisnis

Pasokan Gas Industri Bermasalah, Stabilitas Ekonomi RI Diuji Ketidakpastian Global

Pemerintah mengakui persoalan pasokan gas untuk industri masih jadi pekerjaan rumah yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up