Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 24 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Jadi Pejabat BI Meski Tak Punya Pengalaman Moneter, Thomas Djiwandono Pede Bisa Kerja
Ekonomi Bisnis

Jadi Pejabat BI Meski Tak Punya Pengalaman Moneter, Thomas Djiwandono Pede Bisa Kerja

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Januari 28, 2026 5:43 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono, mengakui bahwa ia tidak memiliki pengalaman moneter dalam menjalankan tugas barunya. Namun, ia menilai sudah memiliki pengalaman di pemerintahan, yakni fiskal.

Thomas mengatakan, meski dia tidak memiliki rekam jejak di moneter, tapi ia memiliki beberapa kapabilitas lain yang bisa dilengkapi termasuk pengalamannya sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 18 Juli 2024.

Bahwa saya tidak punya pengalaman moneter, saya tidak bisa pungkiri. Tapi saya memiliki beberapa kapabilitas yang lain, yang bisa melengkapi, dan saya masuk dengan pengalaman saya di fiskal yang cukup apa ya 1,5 tahun ini kan cukup dalam,”

ujar Thomas di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026. 

Thomas merasa, dengan pengalamannya di fiskal cukup untuk melengkapi anggota dewan gubernur Bank Indonesia yang lain. Ia pun meyakini bisa menyesuaikan diri dengan posisi barunya di bank sentral.

Saya nggak melihat itu sebagai sesuatu kekurangan. Kalau itu saya merasa kurang, saya lebih baik nggak maju. Tapi saya merasa saya bisa,”

tuturnya.

Ketika keponakan Presiden Prabowo ini ditanya mengenai tantangan terbesar yang akan dijalankannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas tidak menjawab secara gamblang. Dia hanya mengatakan bahwa tantangan terbesar mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Ini mungkin tantangan terbesar semua pemegang atau pemangku kebijakan di ekonomi bagaimana kita bergerak bersama-sama tadi. Itu saya rasa suatu tantangan untuk meraih suatu tantangan yang lebih daripada itu, yaitu pertumbuhan ekonomi yang lebih dari apa yang sudah kita raih selama ini,”

tuturnya.

Di samping itu saat Thomas ditanya mengenai alasannya bersedia dicalonkan sebagai Deputi Gubernur BI, dia mengatakan bukan karena mengiyakan. Namun, ia hanya mengambil kesempatan untuk mengabdi kepada negara.

Saya enggak melihat bahwa oh ya saya kepengen, bukan itu. Tapi karena ada kesempatan ini, kesempatan ini terbuka. Sekali lagi ini pengabdian lagi. Sama aja saya waktu itu pengabdian di Kemenkeu,”

imbuhnya.
Tag:Bank IndonesiaDeputi Gubernur BIfiskalmoneterprabowoThomas Djiwandono
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
1
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
2
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
3
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
4
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Ubah Arah Transfer Daerah 2027, Pemda Bisa Cari Dana di Luar APBN dan APBD

Pemerintah menargetkan rasio alokasi Transfer ke Daerah (TKD) terhadap Produk Domestik Bruto…

Rika Pangestidusep-malik
By
Rika Pangesti
Dusep Malik
9 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto berpidato saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syachona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Moch Asim/bar)
Ekonomi Bisnis

Kaget RI Punya Banyak BUMN Nggak Cuan, Prabowo Bakal Tutup Lagi 800 Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya setelah mengetahui jumlah Badan Usaha Milik Negara…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
11 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Dapat Lampu Hijau UU P2SK Punya Saham BEI, Purbaya Bilang Gini

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini diperkenankan menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Akui Mau Tarik Dana dari Himbara, Ini Kata Purbaya dan OJK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait kabar penarikan bertahap Saldo Anggaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up