Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 22 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Konflik AS-Iran di Selat Hormuz Rusak Rantai Pasok Program MBG, ISEAI Beri Saran Ini…
Ekonomi Bisnis

Konflik AS-Iran di Selat Hormuz Rusak Rantai Pasok Program MBG, ISEAI Beri Saran Ini…

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 17, 2026 1:31 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Petugas menyiapkan makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Palmerah, Jakarta
Petugas menyiapkan makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Palmerah, Jakarta (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz)
SHARE

Krisis energi global akibat eskalasi konflik di Selat Hormuz berpotensi mengganggu keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. 

Menurut laporan yang dirilis Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global diperkirakan akan meningkatkan biaya bahan baku pangan yang digunakan dalam program tersebut.

Lembaga itu menilai krisis geopolitik di kawasan Teluk dapat memicu tekanan biaya yang signifikan pada pelaksanaan program MBG.

Jika harga semua bahan baku naik sementara anggaran Rp335 triliun tetap, pemerintah menghadapi dilema kualitas versus kuantitas dalam program MBG,”

tulis peneliti ISEAI dalam laporan itu, Selasa, 17 Maret 2026.

ISEAI juga menjelaskan krisis Selat Hormuz memicu inflasi dari sisi pasokan (supply-side inflation), terutama pada komoditas pangan yang menjadi komponen utama menu MBG. Salah satu faktor pemicu adalah kenaikan harga pupuk global.

Laporan tersebut mencatat harga urea dunia telah meningkat sekitar 25 persen menjadi US$625 per metrik ton. Kenaikan harga pupuk nitrogen, yang sebagian besar biaya produksinya berasal dari gas dan berpotensi mendorong kenaikan harga beras dan sayuran di dalam negeri. 

Selain itu, harga protein hewani juga diproyeksikan naik. Harga sapi bakalan impor dari Australia diperkirakan meningkat sekitar 10–20 persen pada 2026 akibat lonjakan biaya logistik dan terbatasnya pasokan global. Biaya pengiriman internasional juga meningkat, dengan tarif pengapalan kontainer 40 kaki melonjak dari sekitar US$4.000 menjadi US$6.000 akibat premi asuransi perang.

Indonesia juga masih bergantung pada impor bahan baku susu dari Australia dan Selandia Baru, sehingga kenaikan harga energi global turut mendorong kenaikan harga susu di tingkat konsumen.

Menghadapi tekanan tersebut, ISEAI menilai pemerintah memiliki beberapa opsi kebijakan untuk menjaga keberlanjutan program MBG. Salah satunya adalah melakukan penyesuaian menu dengan mengganti sebagian protein impor seperti daging sapi atau susu dengan sumber protein lokal seperti telur, ikan, dan tempe.

Rekalibrasi menu berbasis pangan lokal dapat menekan biaya program, namun berpotensi menurunkan standar nutrisi awal yang dirancang dalam MBG,”

bunyi laporan itu.

Adapun opsi lain yang disarankan adalah menerapkan pelaksanaan program secara bertahap dengan memprioritaskan penerima manfaat di wilayah termiskin, serta memperkuat pasokan bahan baku dari petani dan pelaku usaha lokal untuk menekan biaya logistik internasional.

ISEAI menilai tanpa langkah penyesuaian kebijakan, tekanan biaya akibat krisis energi global dapat mengganggu keberlanjutan program MBG dalam jangka menengah.

Tag:AS-Israel vs IraninflasiISEAIkomoditasMBGrantai pasokSelat Hormuz
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

KCIC mencatat terjadi lonjakan pembelian tiket kereta Whoosh pada H+2 Lebaran 2026
Ekonomi Bisnis

Whoosh Diserbu Penumpang, 13 Ribu Tiket Terjual

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 13 ribu tiket kereta…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteIvan OWRITE
By
Rahmat
Ivan
10 jam lalu
Pengeboran minyak di tengah gurun. (Sumber: Unsplash/Yuan Chen)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Tembus US$112 Per Barel Usai Irak Stop Ekspor dan Kilang Kuwait Diserang

Harga minyak dunia kembali melonjak tajam di tengah eskalasi konflik AS-Israel vs…

dusep-malik
By
Dusep
11 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Tak Hanya Efisiensi Anggaran, Purbaya Akan Batasi Pengajuan Baru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membatasi pengajuan anggaran baru Kementerian Lembaga…

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
By
Anisa Aulia
Ivan
1 hari lalu
Sejumlah pemudik kereta api jarak jauh berjalan setibanya di Stasiun Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat
Ekonomi Bisnis

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Laris Manis, 3,7 Juta Lebih Terjual

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up