Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 19 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Defisit Siklus Hidup Penduduk Capai Rp1.083,9 T, BPS Dorong Peningkatan Produktivitas Pekerja
Ekonomi Bisnis

Defisit Siklus Hidup Penduduk Capai Rp1.083,9 T, BPS Dorong Peningkatan Produktivitas Pekerja

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: April 6, 2026 7:27 pm
Adi Briantika
Dusep Malik
Share
Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Buku Investasi Antargenerasi: Arah Baru Kebijakan Indonesia di Akhir Transisi Demografi. (Sumber: Dok. Bappenas)
Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Buku Investasi Antargenerasi: Arah Baru Kebijakan Indonesia di Akhir Transisi Demografi. (Sumber: Dok. Bappenas)
SHARE

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pendapatan dari hasil kerja (labor income) penduduk Indonesia belum mampu mencukupi kebutuhan konsumsi nasional. 

Kondisi tersebut memicu defisit siklus hidup senilai Rp1.083,9 triliun pada tahun 2024. Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi berkata temuan tersebut berdasar dari laporan statistik eksperimental National Transfer Accounts (NTA) yang disusun pihaknya. 

Artinya, total pendapatan yang diperoleh dari bekerja penduduk, belum bisa mencukupi total konsumsi penduduk Indonesia,”

kata Sonny di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Senin Senin, 6 April 2026. 

Guna mengatasi kekurangan, maka ada mekanisme pembiayaan melalui realokasi menurut usia dan transfer antargenerasi (transfer antarindividu di dalam keluarga dan masyarakat). Umpama, nafkah dari orang tua kepada anak, pemberian kepada orang tua, maupun penyaluran zakat melalui Baznas. 

Dengan menggunakan instrumen NTA, BPS juga berhasil memetakan dinamika ekonomi penduduk berdasar siklus usia. Titik potong (crossing age) penduduk berubah dari konsumen menjadi produsen yang menghasilkan nilai lebih, yaitu terjadi pada usia 25 dan kembali mengalami penurunan surplus ketika menginjak usia 60. 

Rincian capaian konsumsi dan pendapatan berdasarkan rentang usia:

  1. ​Puncak konsumsi per kapita: Usia 17 tahun;
  2. ​Defisit tertinggi: Usia 16 tahun;
  3. ​Titik potong masuk usia produktif (surplus): Usia 25 tahun;
  4. ​Puncak pendapatan per kapita: Usia 39 tahun;
  5. ​Surplus tertinggi: Usia 42 tahun;
  6. ​Kembali mengalami defisit: Usia 60 tahun ke atas.

Sonny berujar, secara agregat terdapat defisit sangat besar pada kelompok usia muda, yang mencapai Rp3.482 triliun. Defisit tersebut saat ini ditopang oleh kelom usia produktif yang menghasilkan surplus Rp3.056 triliun. 

Ketimpangan defisit usia muda dan surplus usia produktif menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Pada tahun 2025, proporsi penduduk lansia diproyeksikan melampaui 10 persen. Maka, peningkatan kapasitas pekerja menjadi kunci agar surplus usia produktif dapat menutupi defisit. 

NTA merupakan metode internasional untuk mengukur aliran sumber daya ekonomi antar kelompok usia, sehingga pemerintah dapat merancang kebijakan berbasis siklus hidup dan keadilan antargenerasi. Melalui pendekatan tersebut, analisis NTA diharapkan menjadi kompas baru bagi pemerintah dalam memetakan aliran sumber daya ekonomi lintas usia. 

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Maliki berkata buku berbasis NTA yang diluncurkan hari ini, hadir sebagai alat analisis lebih mendalam. 

Jika selama ini berbicara bonus demografi hanya berdasarkan jumlah anak, usia produktif, dan lansia melalui batasan usia yang sederhana (cut-off), maka melalui NTA kami dapat mengetahui produktivitas riil dari kelompok usia tersebut,”

kata Maliki. 

Pemerintah mencatat Indonesia kini memasuki fase penurunan laju pertumbuhan penduduk, dengan proporsi lansia yang terus meningkat. Alih-alih memandang lansia sebagai beban, pemerintah mulai mengoptimalkan potensi silver dividend melalui penguatan silver economy, termasuk pengembangan layanan kesehatan, hunian ramah lansia, serta teknologi pendukung.

Di sisi lain, isu ekonomi perawatan (care economy) juga mendapat perhatian serius, mengingat beban perawatan anak dan lansia selama ini belum terbagi secara proporsional dan cenderung ditanggung oleh perempuan, yang berujung pada kemiskinan waktu (time poverty). 

Kolaborasi lintas sektor penting dalam merespons dinamika transisi demografi Indonesia.

Terpenting adalah sistem pendukung. NTA ini diharapkan bisa menjadi alat bagi kami untuk menyusun kebijakan-kebijakan, terutama kebijakan aging population,”

ucap Maliki.
Tag:bappenasBPSKetimpanganKonsumsipendapatan masyarakatPendudukSiklus hidup
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Alphard Tersangka Asep Yusuf Disita, Kejagung Buru Jejak Uang Haram Korupsi MBG
By Rahmat Baihaqi
Mobil mewah jenis Toyota Alphard yang disita Kejaksaan Agung.
1
Kongkalikong Dadan Hindayana-Glory Sihombing: Jual Titik SPPG, Rp100 Juta per Dapur
By Rahmat Baihaqi
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) Glory Harimas Sihombing (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
2
Terkuak! Begini Aliran Uang Panas ke Dadan Hindayana dari Bisnis Titik Dapur MBG
By Rahmat Baihaqi
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi.
3
Roy Suryo Ditangkap, Tim Advokasi: Hukum Sudah Melayani Kepentingan Politik Jokowi
By Hardani Triyoga
Pakar telematika Roy Suryo (tengah) bersama ahli Forensik Digital Rismon Sianipar (kiri)
4
Ceko Kena Comeback! Kemenangan di Depan Mata Buyar Usai Afrika Selatan Bangkit
By Hadi Febriansyah
Laga Afsel vs Ceko di Grup A Piala Dunia 2026.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi KPR. (Sumber: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)
Ekonomi Bisnis

BI Rate Naik 5,75 Persen, Apa Saja Dampaknya Buat Masyarakat?

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 menit lalu
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM/ Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani
Ekonomi Bisnis

Rosan Ungkap Tak Ada Arahan Prabowo Tahan Bunga Kredit Usai BI Rate Naik

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan tidak ada arahan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Pengeboran Minyal Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/Sheng Hu )
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Turun Tipis, Pasar Sambut Pemulihan Pelayaran di Selat Hormuz

Harga minyak dunia turun tipis pada perdagangan Jumat. Kenaikan ini seiring dengan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Pertambangan batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC), berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia
Ekonomi Bisnis

IESR Peringatkan Kenaikan Harga DMO Bisa Picu Lonjakan Biaya Listrik

Institute for Essential Services Reform (IESR) merespons rencana pemerintah untuk mengevaluasi harga…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up