Baru-baru ini ramai di media sosial terkait dengan kru kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yang diisi oleh pekerja asing. Video tersebut pertama kali beredar di akun @andrianumar, yang mengatakan bahwa kapal tanker milik Pertamina justru diisi penuh oleh kru asal India.
Dalam video tersebut, sang pemilik akun semula menghubungi langsung kru kapal MT Gamsunoro melalui sambungan radio. Namun, yang mengejutkan ternyata tidak ada satu pun awak kapal asal Indonesia di dalamnya.
Terkait hal tersebut, PIS pun angkat suara. Pjs. Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, mengatakan bahwa PIS adalah anak usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pelayanan dan jasa kelautan, serta logistik untuk pihak ketiga dan pasar internasional.
Dalam melayani pasar internasional, kapal-kapal PIS bekerja sama dengan pihak penyewa dan manajemen kapal. Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional guna mendorong kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah global.
Kapal Gamsunoro termasuk salah satu kapal milik PIS yang melayani pasar tersebut, terutama di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi internasional dan standar operasional yang ketat,”
kata Vega dalam keterangan resmi, dikutip Selasa, 21 April 2026.
Menurut Vega, PIS berfokus pada lini bisnis angkutan maritim untuk pasar internasional. Strategi ini dijalankan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan motor devisa negara dari ekspansi pasar global.
Ini menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri maritim dunia. Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94 persen,”
ujar Vega.
Ia pun menekankan bahwa Pertamina Group tetap berkomitmen terhadap talenta dalam negeri sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi pelaut nasional di kancah global.
Selain itu, ia menegaskan bahwa saat ini jumlah ABK WNI yang dipekerjakan di atas kapal Pertamina Group, baik domestik maupun internasional, setidaknya berjumlah 4.090 orang.
Sementara untuk pelaut WNA hanya berkisar 278 orang atau sekitar 6 persen dari total ABK di atas kapal Pertamina Group,”
tutupnya.



