Selama masa jabatannya, Apple mencatat laba tahunan yang melampaui US$100 miliar serta mengalami peningkatan nilai saham yang konsisten selama lebih dari satu dekade.
Di era Cook, Apple meluncurkan sejumlah produk dan layanan penting seperti Apple Watch dan AirPods. Selain itu, perusahaan juga memperkuat ekosistem digital melalui layanan seperti Apple Music dan Apple TV+. Dari sisi valuasi, kapitalisasi pasar Apple melonjak drastis dari sekitar US$350 miliar menjadi lebih dari US$4 triliun selama kepemimpinan Cook.
John Ternus Ditunjuk Sebagai CEO Baru
John Ternus dipercaya menjadi penerus Cook. Ia dikenal sebagai sosok internal yang telah lama berkarier di Apple sejak tahun 2001. Ternus dianggap memiliki kombinasi kemampuan teknis dan visi inovasi yang kuat. Bahkan, ia menyebut pengalaman bekerja bersama Steve Jobs dan Tim Cook sebagai fondasi penting dalam perjalanan kariernya.
Saya merasa terhormat untuk mengambil peran ini, dan saya berjanji akan memimpin dengan nilai-nilai dan visi yang telah mendefinisikan tempat istimewa ini selama setengah abad,”
kata Ternus.
Meski mewarisi perusahaan yang sangat sukses, Ternus akan menghadapi sejumlah tantangan besar. Salah satu sorotan utama adalah bagaimana Apple mengembangkan strategi di bidang kecerdasan buatan (AI).
Dalam beberapa waktu terakhir, Apple dinilai belum seagresif pesaingnya dalam memanfaatkan teknologi AI. Perusahaan bahkan kerap mengintegrasikan solusi pihak ketiga ke dalam produknya, seperti pada asisten virtual Siri.
Di sisi lain, meskipun lini utama seperti iPhone dan Mac tetap kuat, beberapa produk baru seperti Vision Pro belum mampu menciptakan lonjakan permintaan yang signifikan di pasar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kepemimpinan baru Apple ke depan.