Pemerintah resmi menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat penerbangan domestik selama 60 hari. Hal ini dilakukan untuk menahan kenaikan harga tiket di tengah lonjakan bahan bakar pesawat atau avtur.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 24 Tahun 2026. Pemerintah dalam hal ini juga menahan kenaikan tarif penerbangan domestik di kisaran 9-13 persen.
Melalui kebijakan ini, PPN atas tarif dasar dan fuel surcharge ditanggung oleh pemerintah, sehingga beban harga tiket yang dibayar masyarakat dapat ditekan meskipun biaya operasional maskapai meningkat akibat naiknya harga avtur,”
ujar Haryo dalam keterangan resmi dikutip Minggu, 26 April 2026.

Kurangi Tekanan Harga Tiket Ekonomi
Haryo menjelaskan, fasilitas pembelian tiket pesawat dengan PPN ditanggung pemerintah (DTP) akan berlaku selama 60 hari, terhitung sejak tanggal diundangkan.








