Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 2 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Koalisi SOS: Pangkas Lapisan Cukai Rokok Potensi Tambah Devisa Rp63 Triliun
Ekonomi Bisnis

Koalisi SOS: Pangkas Lapisan Cukai Rokok Potensi Tambah Devisa Rp63 Triliun

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: April 30, 2026 8:54 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Diskusi Koalisi Save Our Surroundings soal Cukai Hasil Tembakau.
Diskusi Koalisi Save Our Surroundings soal Cukai Hasil Tembakau. (Sumber: CISDI)
SHARE

Koalisi Save Our Surroundings (SOS) menolak rencana Kementerian Keuangan untuk menambah layer atau lapisan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT). Kebijakan ini dinilai mencerminkan tata kelola fiskal yang tidak transparan dan rentan terhadap konflik kepentingan.

Health Economist Research Associate CISDI Zulfiqar Firdaus mengatakan struktur cukai rokok yang ada sekarang terlalu kompleks dan berlapis-lapis. Pemerintah perlu mengombinasikan kenaikan tarif cukai dengan penyederhanaan struktur lapisan cukai, untuk memaksimalkan manfaat fiskal sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dari dampak negatif produk tembakau. 

“Simulasi kami menunjukkan skenario terbaik adalah pengurangan lapisan cukai hasil tembakau dari 8 menjadi 6, diiringi kenaikan tarif Sigaret Kretek Tangan sebesar 20 persen dan Sigaret Kretek Mesin sebesar 10 persen,”

kata Zulfiqar dalam keterangannya Kamis, 30 April 2026.

Dalam dua tahun, kebijakan ini berpotensi menambah penerimaan cukai hingga Rp63 triliun, menurunkan prevalensi merokok sebanyak 1,6 persen, dan mencegah sekitar 292 ribu kematian dini akibat rokok.

Zulfiqar menjelaskan efektivitas cukai ditentukan oleh desain strukturnya. Tambahan lapisan cukai justru membuka celah masuknya rokok-rokok murah, tidak hanya yang dihasilkan produsen rokok ilegal, namun juga yang legal dan semakin mudah dijangkau masyarakat. 

“Kementerian Keuangan seharusnya memilih penyederhanaan lapisan cukai. Kebijakan cukai harus kembali pada tujuannya, yaitu melindungi kesehatan publik dan menciptakan keadilan fiskal, bukan menjadi kompromi atas praktik ilegal,” .

jelas dia

Ia juga menyoroti pengusutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus suap rokok ilegal oleh petinggi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Koalisi menilai kebijakan ini mencerminkan tata kelola fiskal yang tidak transparan dan rentan terhadap konflik kepentingan.

Sementara itu, peneliti dari Seknas FITRA Gurnadi Ridwan menegaskan kebijakan ini tidak bisa dilepaskan dari sempitnya ruang fiskal pemerintah saat ini. 

“Penambahan lapisan menunjukkan pergeseran tujuan kebijakan. Cukai yang seharusnya menjadi instrumen pengendalian konsumsi justru diarahkan menjadi alat penyesuaian fiskal yang mengakomodasi pasar ilegal,”

ucap Gurnadi.

Penambahan lapisan cukai berpotensi memperluas segmen rokok murah dan akan menekan penerimaan negara. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir ini, praktik downtrading telah membuat target CHT tidak tercapai.

“Dalam beberapa tahun terakhir, praktik downtrading membuat target capaian cukai hasil tembakau tidak tercapai. Bahkan, ketika tidak ada kenaikan tarif, penerimaan turun dari Rp216 triliun pada 2024 menjadi Rp211 triliun tahun lalu,”

jelas dia.

Gurnadi berpendapat pendekatan pemerintah cenderung kompromistis terhadap produsen rokok ilegal. Penambahan lapisan cukai bukan didorong oleh ketidakmampuan pelaku membayar tarif yang sudah ada, melainkan upaya untuk menjaga keuntungan melalui dorongan terhadap tarif yang lebih murah.

Sedangkan dari perspektif tata kelola, Indonesia Corruption Watch (ICW) beranggapan kebijakan ini bermasalah lantaran tidak menyentuh persoalan mendasar yaitu lemahnya proses pengawasan dan penegakan hukum. 

Peneliti ICW Seira Tamara menyatakan tanpa adanya perbaikan pada dua aspek tadi, penambahan lapisan CHT dengan tarif yang lebih murah hanya menimbulkan celah korupsi baru.

“Alih-alih mendorong produsen rokok ilegal menjadi legal, penambahan layer cukai hasil tembakau baru dengan tarif yang lebih murah justru rawan memberi celah praktik korupsi baru lewat manipulasi penentuan klasifikasi yang semakin menjauhkan wacana ini dari target yang ingin dicapai,”

ujar Seira.

Maka, Koalisi SOS mendesak Kementerian Keuangan untuk segera menghentikan pembahasan penambahan lapisan cukai baru dan mereformasi kebijakan CHT melalui penyederhanaan lapisan cukai. 

Koalisi juga menuntut KPK menuntaskan pengusutan kasus dugaan suap rokok ilegal, serta mendorong penguatan penegakan hukum yang cepat, independen, dan transparan. Pada saat yang sama, kebijakan fiskal harus tetap berorientasi pada perlindungan masyarakat dengan melibatkan pakar dan organisasi kesehatan secara bermakna.

Tag:cukaiCukai Hasil TembakaufiskalKemenkeuKoalisi Save Our Surroundingstembakau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Terungkap! Pilot Malaysia Pembawa 70 Ribu Butir Ekstasi Simpan Urine ‘Bersih’ di Tas
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penyelundupan narkoba via Bandara Soetta.
1
MK Coret MBG dari Anggaran Pendidikan, DPR: Marwah 20% Fokus ke Mutu dan Guru
By Rahmat Baihaqi
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (tengah) memimpin sidang pembacaan putusan 20 permohonan uji materiil di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
2
Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi ‘Buah Simalakama’ Penegakan Hukum
By Hardani Triyoga
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
Harga BBM Pertamax Cs Kompak Turun Hari Ini, Berikut Rinciannya
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).
4
Jangan Hanya Terlalu Fokus Isu Politik, 5 Tarif Baru Ini Senyap Berlaku Mulai 1 Agustus
By Natania Longdong
Warga melihat barang dagangan melalui perangkat elektronik pada aplikasi platform niaga elektronik (e-commerce) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Harviyan Perdana Putra/nym)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi bantuan pangan beras pemerintah (sumber: Bapanas)
Ekonomi Bisnis

Bantuan Pangan Beras Disalurkan Serentak 17 Agustus 2026, Cek Lokasi Pembagiannya

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Korban PHK di RI Capai 32.389 Orang per Juni 2026, Kemnaker: Jabar Paling Banyak Kena

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melaporkan, jumlah pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Low Tuck Kwong adalah pendiri Bayan Resources. (Sumber: IG @lowtuckkwong01)
Ekonomi Bisnis

10 Orang Terkaya di Indonesia per Agustus 2026, Nomor Satu Dipegang Raja Batu Bara

Daftar 10 orang terkaya di Indonesia mengalami perubahan pada Agustus 2026. Berdasarkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Ekonomi Bisnis

IHSG Menguat Sepekan, Tapi Transaksi Bursa Anjlok dan Asing Masih Jual Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis sepanjang pekan ini, yakni periode…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up