Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 4 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Rupiah Ambruk ke Rp17.400, Kombinasi Minyak Mahal hingga Faktor Domestik Jadi Biang Kerok
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ambruk ke Rp17.400, Kombinasi Minyak Mahal hingga Faktor Domestik Jadi Biang Kerok

dusep-malik
Last updated: Mei 4, 2026 8:26 pm
Dusep - Redaktur
Share
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
SHARE

Nilai tukar rupiah kembali tersungkur terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin, 4 Mei 2026. Tekanan terhadap mata uang Garuda ini menjadi yang terburuk dalam sejarah dan dinilai bukan berasal dari satu faktor tunggal, melainkan akumulasi sentimen global dan domestik yang datang bersamaan.

Daftar isi Konten
  • Dolar AS Menguat, Suku Bunga Global Jadi Penahan
  • Inflasi Rendah dan Sinyal Lemah Sektor Riil
  • Rupiah Berpotensi Masih Melemah

Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk (BNLI), Josua Pardede, mengatakan rupiah saat ini sudah memasuki fase pelemahan yang cukup dalam, dengan posisi di kisaran Rp17.353 per dolar AS. Faktor eksternal menjadi pemicu utama, terutama meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga energi global.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait Selat Hormuz, membuat harga minyak melonjak dan dolar AS kembali menguat. Brent sempat menembus US$114 per barel, sehingga pasar langsung menghitung risiko terhadap negara pengimpor minyak seperti Indonesia,”

ujar Josua melalui pesan singkatnya kepada Owrite.id.

Kondisi tersebut dinilai memperbesar tekanan terhadap rupiah, karena berpotensi meningkatkan beban impor migas, subsidi energi, hingga tekanan terhadap neraca transaksi berjalan.

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)

Dolar AS Menguat, Suku Bunga Global Jadi Penahan

Selain faktor geopolitik, Josua mengatakan pasar global juga masih melihat arah suku bunga dunia yang belum akan longgar dalam waktu dekat. Ekspektasi bahwa bank sentral negara maju masih mempertahankan suku bunga tinggi turut memperkuat posisi dolar AS.

Josua menilai, selama harga minyak masih tinggi dan belum ada sinyal kuat penurunan suku bunga global, aset negara berkembang—including rupiah—akan tetap berada dalam tekanan.

Selama Selat Hormuz masih terganggu dan belum ada kepastian perdamaian, dolar berpotensi tetap kuat. Ini membuat ruang penguatan rupiah menjadi terbatas,”

jelasnya.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ateng Hartono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ateng Hartono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Inflasi Rendah dan Sinyal Lemah Sektor Riil

Sementara itu dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah juga diperkuat oleh data inflasi April 2026 yang melandai. Inflasi tercatat hanya 0,13 persen secara bulanan dan 2,42 persen secara tahunan.

Meski positif bagi daya beli, kondisi ini justru dipersepsikan pasar sebagai sinyal bahwa Bank Indonesia belum memiliki urgensi kuat untuk menaikkan suku bunga guna menopang rupiah.

Inflasi yang rendah memang baik untuk masyarakat, tapi dalam situasi tekanan kurs, pasar justru mencari sinyal kebijakan yang lebih agresif. Ini yang membuat rupiah tetap tertekan,”

kata Josua.

Selain itu, sektor riil juga mulai menunjukkan pelemahan. Indeks PMI Manufaktur Indonesia pada April 2026 turun ke level 49,1, mengindikasikan kontraksi aktivitas industri.

Tekanan biaya produksi akibat kenaikan harga energi, ditambah melemahnya output dan kepercayaan bisnis, semakin memperburuk sentimen terhadap rupiah.

Rupiah Berpotensi Masih Melemah

Josua memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut sepanjang Mei hingga sebagian kuartal II-2026, terutama jika tiga faktor utama belum berubah yaitu: 

  • Harga minyak tetap tinggi,
  • Ketegangan di Selat Hormuz belum mereda, dan 
  • Arus modal asing belum kembali stabil.

Dalam skenario dasar, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.200 hingga Rp17.500 per dolar AS dalam jangka pendek.

Penguatan rupiah butuh dukungan eksternal, terutama penurunan harga minyak dan membaiknya sentimen global. Tanpa itu, tekanan masih akan bertahan,”

ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun Bank Indonesia masih memiliki instrumen untuk menahan volatilitas seperti intervensi pasar, SRBI, dan DNDF, penguatan rupiah yang berkelanjutan tetap sangat bergantung pada faktor global.

Tag:Dolar ASGeopolitikHarga MinyakNilai TukarRupiahSelat Hormuztimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Harga Emas
Nasional

BPS Blak-blakan RI Impor Logam Mulia 469 Persen dari Australia Saat Harga Emas Lesu

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya lonjakan impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Australia sebesar 469,05 persen, saat harga emas dunia sedang mengalami penurunan. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa…

By
Iren Natania
Amin Suciady
1 Min Read
Kapal tanker raksasa Iran
Internasional

Gagal Bawa Minyak 1,88 Juta Barel Buat India, Kapal Minyak Iran Masuk Perairan Indonesia Karena Ini

TankerTrackers melaporkan bahwa sebuah kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar (VLCC) yang membawa minyak milik Iran telah memasuki Selat Lombok dan sedang menuju Kepulauan Riau. Perusahaan tersebut mengidentifikasi kapal…

By
Iren Natania
Amin Suciady
1 Min Read
Polisi membuat surat teguran pelanggaran lalu lintas kepada pengendara saat operasi penertiban pajak kendaraan bermotor di Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (10/4/2026). Operasi gabungan yang melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Palangka Raya, Ditlantas Polda Kalteng, dan Jasa Raharja tersebut sebagai upaya optimalisasi pendapatan asli daerah sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Nasional

Dilarang Live Streaming Saat Jam Kerja, Polri Minta Anggota Bijak Bermedsos

Polri menerbitkan larangan bagi seluruh anggotanya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial selama jam kerja. Semua itu demi menjaga profesionalisme serta disiplin anggota kepolisian. Menanggapi hal tersebut,…

By
Rahmat
Adi Briantika
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Driver Gojek lagi mengganti baterai Motor. (Sumber: Dok. GoTo)
Ekonomi Bisnis

Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8%, Aplikator Bakal Rugi Rp302,96 Miliar per Kuartal

Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) menyoroti, terkait pernyataan Presiden Prabowo…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mau Copot 2 Pejabat DJP Gegara Restitusi Pajak Membengkak, Siapa?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mencopot dua pejabat di Direktorat Jenderal…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ambruk ke Rp17.400 per Dolar AS, Begini Dampak Buruknya untuk APBN 2026 

Nilai tukar rupiah melemah mendekati level Rp17.400 per dolar AS. Berdasarkan data…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Tepis Isu Ambruk dan Harus Dirawat di RS, Ini Cerita yang Sebenarnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal kabar yang ramai di media…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up