Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hukum

Kesaksian Sidang: Penyerang Andrie Yunus Gunakan Campuran Pembersih Karat dan Air Aki

Penyerang Andrie Yunus menggunakan cairan pembersih karat yang dicampur dengan air aki mobil untuk melumpuhkan korban.

Wajah empat terdakwa kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator KontraSsAndrie Yunus.
Wajah empat terdakwa kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. (Owrite.id/Rahmat Baihaqi)

Perwira Pembantu Madya D 31 Pampers Direktorat B BAIS TNI Letkol Chk Alwi Hakim Nasution mengaku kaget ketika mengetahui empat anggotanya merupakan pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus.

Hal itu diungkapkan dalam sidangdi Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026. Keempat pelaku baru mengaku terlibat penyerangan setelah Alwi menanyakan mereka.

“Kami laporkan sesuai pengakuan para terdakwa, bahwa pelaku yang viral itu anggota kami (BAIS), yaitu terdakwa I, II, III, dan IV,”

kata Alwi di ruang sidang.

Alwi kaget sekaligus marah setelah mendengar pengakuan tersebut. Kekesalannya bertambah karena para pelaku mencoreng institusi.

Iklan

“Sempat kaget. Kami merasa kesal serta marah karena mencoreng nama baik BAIS TNI,”

Dijelaskan Alwi, Terdakwa I (Serda Edi Sudarko) merupakan eksekutor penyiram air keras kepada Andrie; terdakwa II (Lettu Marinis Budhi Hariyanto) membonceng rekannya dengan motor; terdakwa III dan IV (Kapten Marinir Mandala Dwi Prasetia dan Lettu Pasukan Kopasgat Sami Lakka) mendampingi dari belakang 

Kepada Alwi, pelaku mengaku menggunakan cairan pembersih karat yang dicampur dengan air aki mobil.

“Pengakuannya (gunakan) cairan pembersih karat dicampur air aki,”

tutur dia.

Setelah mengetahui keterlibatan pelaku, pihaknya melaporkan kepada Diirektur D BAIS TNI, kemudian dilanjutkan kepada pucuk pimpinan yakni Kepala BAIS TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.