Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 20 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • iran
  • prabowo
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Tok! BI Rate Naik 50 Bps Jadi 5,25 Persen Demi Selamatkan Rupiah 
Ekonomi Bisnis

Tok! BI Rate Naik 50 Bps Jadi 5,25 Persen Demi Selamatkan Rupiah 

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 20, 2026 2:46 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Sumber: Youtube/Bank Indonesia)
SHARE

Bank Indonesia (BI) memutuskan, menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen. Keputusan ini diambil untuk stabilisasi nilai tukar rupiah, yang terus mengalami gejolak.

Daftar isi Konten
  • Jaga Stabilitas Rupiah
  • Sesuai Perkiraan Ekonom
  • Kenaikan BI Rate Wajar

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, dengan keputusan ini maka suku bunga deposit facility naik sebesar 50 bps menjadi 4,25 persen, dan suku suku bunga lending facility naik 50 bps menjadi 6 persen.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 19-20 Mei 2026 memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen,”

ujar Perry dalam konferensi pers Rabu, 20 Mei 2026.
Baca juga:
​(Part I) 'Indonesia Incorporated' Prabowo: Saham Semu Rakyat di Tengah… Dalam peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa…
Pertumbuhan Ekonomi 2027 Ditargetkan 6,5 Persen, Purbaya Beberkan Jurusnya Presiden Prabowo Subianto menargetkan, pertumbuhan ekonomi pada 2027 di kisaran 5,8 persen…
Prabowo Bidik Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen, Pakai Jurus… Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2027 mencapai 5,8 persen hingga…
  • ​(Part I) 'Indonesia Incorporated' Prabowo: Saham Semu Rakyat di Tengah Kekusutan Ekonomi…
  • Pertumbuhan Ekonomi 2027 Ditargetkan 6,5 Persen, Purbaya Beberkan Jurusnya
  • Prabowo Bidik Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen, Pakai Jurus Apa?

Jaga Stabilitas Rupiah

Perry menjelaskan, keputusan menaikkan BI Rate ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah akibat perang yang terjadi di Timur Tengah, dan menjaga inflasi tetap dalam batas target. 

Keputusan menaikkan suku bunga acuan ini merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi di tahun 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1 persen yang ditetapkan pemerintah,”

jelasnya.

Ia menegaskan, keputusan ini juga sejalan dengan fokus kebijakan moneter pada 2026 untuk memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak global.

Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Sesuai Perkiraan Ekonom

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, BI perlu mempertimbangkan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps, karena nilai tukar rupiah sudah menyentuh level Rp17.700 per dolar Amerika Serikat (AS).

Menurut saya, peluang paling besar untuk RDG BI besok sudah bergeser dari sekadar mempertahankan suku bunga menjadi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke 5,00 persen,”

ujar Josua saat dihubungi Owrite.id Rabu, 20 Mei 2026.

Ia menilai, bila BI hanya mengandalkan intervensi valas, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Domestic Non-Deliverable Forward, dan operasi moneter tanpa menaikkan suku bunga. Maka pasar bisa menilai bahwa respons kebijakan belum cukup kuat. 

Ekonom Proyeksi BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Demi Rupiah, Ini Alasannya

Kenaikan BI Rate Wajar

Sementara itu, Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky juga memperkirakan BI akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps ke level 5 persen. 

Bank Indonesia harus menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 bps menjadi 5,00 persen dalam rapat Dewan Gubernur mendatang. Meskipun kenaikan suku bunga kebijakan mungkin akan memperlambat pertumbuhan kredit, prioritas utama Bank Indonesia saat ini seharusnya adalah stabilisasi rupiah,”

tuturnya.

Riefky menilai, kenaikan suku bunga BI sebesar 25 bps dianggap wajar dalam kondisi saat ini. Sebab, pada pertengahan Mei, rupiah mencapai titik terendah historisnya di sekitar Rp17.600 per dolar AS, dan terus mengalami tren depresiasi.

Baca juga:
Rupiah Tembus Rp17.700, Banggar DPR Minta Naikkan BI Rate hingga… Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah meminta agar Bank Indonesia (BI),…
Pasar Merah! Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Jelang Pidato KEM-PPKF… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah jelang…
Ekonom Proyeksi BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Demi… Sejumlah ekonom memproyeksikan, Bank Indonesia (BI) akan menaikkan suku bunga acuan atau…
  • Rupiah Tembus Rp17.700, Banggar DPR Minta Naikkan BI Rate hingga 75 Bps…
  • Pasar Merah! Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Jelang Pidato KEM-PPKF Prabowo di…
  • Ekonom Proyeksi BI Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Demi Rupiah, Ini…

Tabel Perkembangan BI-Rate dan Suku Bunga Operasional (Januari – Mei 2026)

Bulan / Periode RDGBI-Rate (Suku Bunga Acuan)Suku Bunga Deposit FacilitySuku Bunga Lending FacilityStatus Kebijakan
Januari 2026 (20-21 Jan)4,75%3,75%5,50%Tetap (Stabilitas terjaga)
Februari 2026 (18-19 Feb)4,75%3,75%5,50%Tetap
Maret 2026 (16-17 Mar)4,75%3,75%5,50%Tetap
April 2026 (21-22 Apr)4,75%3,75%5,50%Tetap (Menahan tekanan global)
Mei 2026 (19-20 Mei)5,25%4,25%6,00%Naik 50 bps (Agresif)
Tag:Bank IndonesiaBI rateHeadlineNilai TukarRupiahSuku Bunga
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Arsenal Akhirnya Juara Liga Inggris, Penantian 22 Tahun Resmi Berakhir
By Hadi Febriansyah
Skuad Arsenal merayakan gelar juara Liga Inggris 2025/2026
1
Prabowo Patok Pertumbuhan Ekonomi 2027 Tembus 6,5 Persen dan Rupiah Rp16.800
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
2
Prabowo Sebut Belanda Kaya Raya Gegara Kuasai Indonesia Ratusan Tahun, Benarkah?
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Paripurna DPR, Rabu 20 Mei 2026. (Sumber: YT BPMI)
3
Prabowo Ogah Pilih Sosialis atau Kapitalis, Lebih Suka ‘Ekonomi Jalan Tengah’ Indonesia
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
4
Kenapa Sih Prabowo Minta Purbaya Copot Dirjen Bea Cukai?
By Anisa Aulia
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) tiba di lokasi Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto di Sidang Paripurna DPR, Rabu 20 Mei 2026. (Sumber: YT BPMI)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Diganti, Purbaya: Kalau Perintah Saya Akan Kerjakan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons, arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
5 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di APBN KiTA April 2026.(sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi 2027 Ditargetkan 6,5 Persen, Purbaya Beberkan Jurusnya

Presiden Prabowo Subianto menargetkan, pertumbuhan ekonomi pada 2027 di kisaran 5,8 persen…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
24 menit lalu
Ilustrasi penambangan batu bara. (Sumber: Unsplash/Tatenda Mapigoti)
Ekonomi Bisnis

IMA Warning Rencana Badan Ekspor Prabowo, Iklim Investasi RI Bisa Terancam?

Isu mengenai pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang akan membentuk Badan Khusus…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) tiba di lokasi Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
Ekonomi Bisnis

Kenapa Sih Prabowo Minta Purbaya Copot Dirjen Bea Cukai?

Presiden Prabowo Subianto kembali menyentil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up