Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok pada perdagangan Jumat pagi, 22 Mei 2026. IHSG melemah sebesar 2,05 persen ke level 5.969.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi short term teknikal rebound atau berbalik arah naik bila bertahan di level 6.000.
IHSG berpotensi short term teknikal rebound jika bertahan di support 6.000-an,”
ujar Fanny dalam riset hariannya Jumat, 22 Mei 2026.
Menurutnya, bursa saham global beragam pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, didorong meredanya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah, serta sentimen positif dari sektor teknologi setelah melaporkan proyeksi pendapatan yang melampaui ekspektasi pasar.
Ia menjelaskan, kenaikan terbesar terjadi di Korea Selatan, dengan indeks KOSPI melonjak lebih dari 8 persen, indeks Nikkei 225 Jepang naik 3,14 persen, di Australia ASX 200 menguat 1,5 persen.
Adapun untuk hari ini Fanny memperkirakan IHSG bergerak di kisaran support di level 6.200-6.300, sementara resist IHSG di rentang 6.400-6.450.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
- PT Petrosea Tbk (PTRO)
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)



