Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok pada perdagangan Jumat pagi, 22 Mei 2026. IHSG melemah sebesar 2,05 persen ke level 5.969.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, IHSG berpotensi short term teknikal rebound atau berbalik arah naik bila bertahan di level 6.000.
IHSG berpotensi short term teknikal rebound jika bertahan di support 6.000-an,”
ujar Fanny dalam riset hariannya Jumat, 22 Mei 2026.
Menurutnya, bursa saham global beragam pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, didorong meredanya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah, serta sentimen positif dari sektor teknologi setelah melaporkan proyeksi pendapatan yang melampaui ekspektasi pasar.








