Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 8,35 persen dan ditutup pada level 6.162,045 pada pekan ini. Kondisi ini sejalan dengan dengan investor asing yang mulai melakukan aksi jual bersih atau net foreign sell.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG selama sepekan terkoreksi dari level 6.723,320 pada pekan sebelumnya, dan ditutup merosot ke level 6.162,045 pada pakan ini.
Pergerakan IHSG selama sepekan turut terkoreksi sebesar 8,35 persen dan ditutup pada level 6.162,045 dari posisi 6.723,320 pada pekan sebelumnya,”
kata Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangannya Sabtu, 23 Mei 2026.
Kapitalisasi Pasar BEI
Penurunan ini membuat kapitalisasi pasar BEI berubah sebesar 10,07 persen menjadi Rp10.635 triliun, dari Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing pada Jumat, 22 Mei 2026 mencatatkan nilai jual bersih Rp309,52 miliar, dan sepanjang tahun 2026 ini nilai jual bersih mencapai Rp41,63 triliun.
Investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp309,52 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp41,63 triliun,”
jelasnya.

Nilai Transaksi Harian
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian pekan ini pada periode 18-22 Mei 2026, meningkat 15,68 persen menjadi Rp21,77 triliun dari Rp18,82 triliun pada pekan sebelumnya.
Kautsar mengatakan, kenaikan tercermin pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik sebesar 2,53 persen menjadi 36,67 miliar lembar saham, dari 35,76 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Lalu untuk rata-rata frekuensi transaksi harian turun sebesar 6,5 persen menjadi 2,37 juta kali transaksi, dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan lalu.


