Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Saat Rupiah Terpuruk, Kementerian ESDM Pilih Kejar PLTS daripada Naikkan BBM
Ekonomi Bisnis

Saat Rupiah Terpuruk, Kementerian ESDM Pilih Kejar PLTS daripada Naikkan BBM

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 29, 2026 3:41 pm
Natania Longdong
Dusep Malik
Share
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung. (Sumber: owrite/Natania Longdong)
SHARE

Kementerian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan ancang-ancang terkait dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada ketahanan energi nasional.

Daftar isi Konten
  • Perpres PLTS 100 GW Disiapkan
  • Program Dedieselisasi Dipacu

Alih-alih memberi sinyal kenaikan harga BBM subsidi, Kementerian ESDM justru mempercepat pengembangan energi baru terbarukan guna mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah telah menyiapkan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt (GW) sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan energi di tengah fluktuasi rupiah yang saat ini mencapai Rp17.866 per dolar AS.

Kalau ini berasal dari energi baru terbarukan, berarti kita sudah tidak tergantung lagi dengan pengadaan BBM yang sangat fluktuatif,”

kata Yuliot kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.
Baca juga:
Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus… Bank Dunia (World Bank) menyoroti, penurunan tajam pendapatan kelas menengah dari 14,5…
BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penguatan rupiah pada akhir pekan ini didorong oleh…
IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Tengah Demo Mahasiswa, Ini… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah serentak menguat pada…
  • Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus Parah
  • BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar AS
  • IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Tengah Demo Mahasiswa, Ini Pendorongnya

Perpres PLTS 100 GW Disiapkan

Yuliot menjelaskan pemerintah kini tengah menyusun rancangan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mempercepat pembangunan PLTS 100 GW, termasuk koordinasi lintas kementerian terkait perizinan dan penyediaan lahan.

Di sisi lain, Yuliot memastikan pelemahan rupiah belum berdampak terhadap harga BBM subsidi. Ia mengatakan stok cadangan operasional BBM nasional masih berada di atas batas minimal, baik untuk Pertalite maupun Solar.

Untuk kenaikan harga BBM subsidi, ini sudah disampaikan tidak ada kenaikan. Menurut perhitungan kami, ada produksi dalam negeri yang terus didorong,”

ujarnya.
Gambar ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
Gambar ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (Sumber: Antara)

Pemerintah juga mengandalkan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 yang mengatur pengadaan minyak mentah, BBM, dan LPG dari dalam negeri maupun impor.

Aturan tersebut membuka ruang agar crude oil milik kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang sebelumnya diekspor dapat dialihkan ke pasar domestik dengan harga mengikuti Indonesian Crude Price (ICP).

Program Dedieselisasi Dipacu

Selain PLTS, pemerintah juga mempercepat program dedieselisasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit diesel berbasis impor BBM.

Walaupun ada fluktuasi rupiah, ini tidak akan mengganggu ketersediaan energi listrik, khususnya,”

tutup Yuliot.
Baca juga:
Ketika Program Bioetanol Bikin Konsumen, Pertamina, dan Negara Sama-sama Rugi Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai pengembangan program bioetanol berpotensi…
BI Klaim Asing Mulai Serbu RI Usai Suku Bunga Naik… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, saat ini investor asing sudah mulai menempatkan modalnya…
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah… Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Green 95, yang melampaui…
  • Ketika Program Bioetanol Bikin Konsumen, Pertamina, dan Negara Sama-sama Rugi
  • BI Klaim Asing Mulai Serbu RI Usai Suku Bunga Naik ke 5,5…
  • Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah…
Tag:BBMHarga BBMICPkementerian esdmPLTSRupiahyuliot tanjung
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
3
Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?
By Rika Pangesti
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
4
Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus Parah

Bank Dunia (World Bank) menyoroti, penurunan tajam pendapatan kelas menengah dari 14,5…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar AS

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penguatan rupiah pada akhir pekan ini didorong oleh…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Gedung BRI. (Sumber: BRI)
Ekonomi Bisnis

Siap-siap, BRI Mau Buyback Saham Rp500 Miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI berencana, melakukan pembelian kembali…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Ilustrasi Pekerja di PHK. (Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev )
Ekonomi Bisnis

Danantara Janji Tak Ada PHK, Imbas Perampingan BUMN dari 1.077 ke 200 Perusahaan

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melakukan perampingan BUMN dari 1.077…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up