Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 6 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Rupiah Tembus Rp18.000, OJK Pastikan Tidak Ada Indikasi ‘Bank Rush’ di Indonesia
Ekonomi Bisnis

Rupiah Tembus Rp18.000, OJK Pastikan Tidak Ada Indikasi ‘Bank Rush’ di Indonesia

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 6, 2026 3:11 pm
Anisa Aulia
Adi Briantika
Share
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak.)
SHARE

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae memastikan tidak ada indikasi penarikan uang besar-besaran secara bersamaan (bank rush) di tengah lonjakan nilai tukar rupiah yang menembus rekor terlemah sepanjang sejarah di level Rp18.000 per dolar AS.

Daftar isi Konten
  • Domino
  • Keuntungan
  • Dampak Jangka Panjang

Ia mengklaim kondisi sektor keuangan nasional masih terkendali, sehingga tidak ada indikasi penarikan uang massal.

“Kami memandang saat ini tidak terdapat potensi bank rush karena situasi politik keamanan dan ekonomi Indonesia masih kondusif,”

ujar Dian dalam konferensi pers dikutip Sabtu, 6 Juni 2026.
Baca juga:
Purbaya Akui Rupiah Jeblok Bikin Kedelai Impor Mahal, Tahu-Tempe Dipaksa… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima keluhan dari pedagang tahu dan tempe…
Dolar Tembus Rp18.000, BI dan Kemenkeu Racik Dua 'Jutsu' Penyelamat Merespons lonjakan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar AS,…
Rupiah Loyo Tembus Rp18.000, OJK Sebut Bank Nasional Gak Jebol Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus…
  • Purbaya Akui Rupiah Jeblok Bikin Kedelai Impor Mahal, Tahu-Tempe Dipaksa Ikut Kurs…
  • Dolar Tembus Rp18.000, BI dan Kemenkeu Racik Dua 'Jutsu' Penyelamat
  • Rupiah Loyo Tembus Rp18.000, OJK Sebut Bank Nasional Gak Jebol

Domino

Dian mengatakan bank rush biasanya dipicu oleh isu kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Sehingga, OJK meminta perbankan untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui beberapa hal.

“Upaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat tentu harus senantiasa dilakukan oleh manajemen bank antara lain menjaga kinerja bank tetap baik, implementasi prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bank, serta melaksanakan manajemen risiko secara aktif dalam setiap lini bisnis,”

jelas dia.

Dian tak menampik pelemahan nilai tukar akan memberikan efek domino bagi perekonomian. Salah satunya kenaikan harga barang impor, yang dapat berdampak pada penurunan daya beli masyarakat hingga membebani fiskal.

“Membebani fiskal antara lain karena subsidi pemerintah masih cukup besar, misalnya untuk BBM, listrik, pupuk, bahan baku impor, barang modal pemerintah, dan lain-lain yang memiliki kandungan impor yang cukup tinggi,”

terang dia.

Keuntungan

Di sisi lain, Dian melihat pelemahan rupiah akan memberikan keuntungan bagi Indonesia. Salah satunya yaitu produk ekspor RI lebih murah dan bisa bersaing di pasar global, sehingga bisa membuat Indonesia semakin menarik sebagai salah satu tujuan wisata bagi wisatawan mancanegara.

OJK terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terkait pergerakan nilai tukar dan dampak yang terhadap perbankan. Per April 2026, rasio posisi devisa neto (PDN) perbankan nasional tercatat berada di level 1,63 persen dengan posisi long. Angka ini jauh di bawah ambang batas maksimal yang ditetapkan sebesar 20 persen dari modal bank.

“Ini menunjukkan bahwa eksposur langsung perbankan terhadap risiko nilai tukar itu relatif terjaga dan terkendali. Dengan demikian dampak immediate dari pelemahan rupiah terhadap stabilitas perbankan itu relatif masih terbatas,” ujar Dian.

Dampak Jangka Panjang

Bila pelemahan rupiah terus berlanjut maka berpotensi berdampak pada debitur yang memiliki eksposur rentan terhadap pergerakan valuta asing. Hal ini bakal menekan kemampuan bayar debitur dan meningkatkan risiko kredit.

Maka OJK meminta kepada perbankan untuk memastikan kecukupan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), serta ketahanan permodalan yang kuat.

“Untuk memastikan bahwa perbankan di Indonesia telah mengukur dan mengendalikan berbagai risiko yang ada, juga OJK secara berkelanjutan tetap memantau perkembangan risiko dan meminta perbankan untuk senantiasa melaksanakan pengelaran risiko secara menyeluruh,”

kata Dian.

Ia pun menegaskan di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, OJK meningkatkan fokus kepada pengawasan individual bank guna untuk mengukur ketahanan perbankan dalam menghadapi berbagai potensi shock makro ekonomi, dan rutin  melakukan stress test.

“Berdasarkan hasil stress test tersebut sektor perbankan dinilai masih mampu untuk menghadapi potensi tegangan yang timbul dari pelemahan rupiah. Selain yang dilakukan OJK, perbankan juga secara rutin melakukan stress test secara mandiri, baik menggunakan skenario dan asumsi sendiri maupun yang disiapkan oleh otoritas,”

tutur dia.
Baca juga:
Pedagang Warteg Ngeluh Omzet Anjlok, Purbaya: Mungkin Aja Kalah Saing Pedagang warung tegal (warteg) sudah mengeluhkan penurunan daya beli konsumen dan omzet.…
Teddy Banjir Kritik, Pejabat Bertumbangan Diciduk! Kebetulan atau Ada yang… Gelombang kritik terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya belakangan ini memunculkan…
Kenapa Investor Asing Kabur Saat Rupiah Melemah? Ini Penjelasannya Kamu udah cek kurs rupiah hari ini belum? Atau selalu ngikutin perkembangan…
  • Pedagang Warteg Ngeluh Omzet Anjlok, Purbaya: Mungkin Aja Kalah Saing
  • Teddy Banjir Kritik, Pejabat Bertumbangan Diciduk! Kebetulan atau Ada yang Panik?
  • Kenapa Investor Asing Kabur Saat Rupiah Melemah? Ini Penjelasannya
Tag:Bank RushDaya BelifiskalHeadlineimporNilai TukarOJKperbankanRupiah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rakyat Diminta Hemat, BGN Malah Gelar Acara Mewah Hingga Makan Anggaran Rp55 Miliar
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto bersama pemilik SPPG di seluruh Indonesia. Doc: IG SetnegRI
1
Teddy Banjir Kritik, Pejabat Bertumbangan Diciduk! Kebetulan atau Ada yang Panik?
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) berbincang dengan calon siswa saat meninjau bakal Sekolah Rakyat di kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), Penjompongan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana bakal Sekolah Rakyat yang menampung sebanyak 100 siswa dari keluarga tidak mampu untuk memperoleh pendidikan dengan lingkungan berkualitas. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
2
Giliran Kepala BGN Nanik Deyang Masuk Radar Kejagung, Bakal Dipanggil Jadi Saksi Korupsi MBG?
By Rahmat Baihaqi
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
3
Bukan Selamat Biasa, Ada Udang di Balik Surat ‘Hadiah Indah’ Eks Wakil BGN Sony Sanjaya
By Rika Pangesti
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
4
Siap Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Bakal ‘Kicau’ Nama Besar
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (kanan) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap menyampaikan pendapat akhir mewakili Presiden saat Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Purbaya Akui Rupiah Jeblok Bikin Kedelai Impor Mahal, Tahu-Tempe Dipaksa Ikut Kurs Dolar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima keluhan dari pedagang tahu dan tempe…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
2 jam lalu
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti (kiri), dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida Budiman (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Dolar Tembus Rp18.000, BI dan Kemenkeu Racik Dua ‘Jutsu’ Penyelamat

Merespons lonjakan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar AS,…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
5 jam lalu
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari mendengarkan pandangan fraksi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah Loyo Tembus Rp18.000, OJK Sebut Bank Nasional Gak Jebol

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
6 jam lalu
Sejumlah siswa membawa ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) di komplek Madrasah Ibtidayyah Negeri (MIN) 11 Aceh Barat dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTS) Harapan Bangsa Desa Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (20/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Bansos Sungkem: Anggaran MBG Mei 2026 Tembus Rp88,15 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up