Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 8 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa

rahmat-tunnyHardani Triyoga
Last updated: Juni 8, 2026 3:24 pm
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
Share
Karyawan memperlihatkan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Karyawan memperlihatkan uang dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym.)
SHARE

Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia kian sulit diabaikan. Dalam beberapa hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam, bersamaan dengan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Situasi ini memantik peringatan dari Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak. Menurutnya, pemerintah tak boleh menganggap gejolak tersebut sebagai fluktuasi biasa, karena pasar sedang mengirim pesan yang harus dibaca dengan serius.

Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS, Ini Kata Purbaya Soal Pembayaran Utang RI yang Naik

Pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS merupakan sinyal yang perlu dicermati secara serius. Pemerintah tidak boleh menganggap ini sebagai gejolak biasa,”

kata Amin Ak dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Ia mengakui, tekanan global seperti penguatan dolar AS, konflik geopolitik, dan volatilitas pasar internasional ikut memengaruhi kondisi saat ini. Namun, menurutnya faktor eksternal tak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan persoalan di dalam negeri.

Kepercayaan Investor

Bagi Amin, pasar bergerak bukan hanya karena data ekonomi. Namun, tetapi juga karena persepsi dan tingkat kepercayaan investor terhadap arah kebijakan pemerintah.

Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika pasar melihat adanya ketidakpastian, baik terkait arah kebijakan maupun kondisi ekonomi ke depan, maka respons yang muncul biasanya berupa aksi jual dan perpindahan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman,”

ujar Amin.

Amin menilai, pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia memang telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup jika tidak dibarengi komunikasi yang kuat dan konsisten kepada pelaku pasar.

Fundamental ekonomi memang penting, tetapi fundamental yang baik harus mampu diterjemahkan menjadi keyakinan pasar,”  

jelasnya.

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan bahwa pesan mengenai kondisi ekonomi nasional tersampaikan dengan baik. Upaya itu didukung dengan langkah nyata yang bisa meningkatkan keyakinan pelaku pasar.

Amin mengingatkan, bahwa dampaknya tidak hanya terasa di pasar saham, tetapi juga dapat merembet ke kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca juga:
Ingatkan Prabowo, Noel Bocorkan Juni-Juli Berpotensi Terjadi Reformasi Jilid II Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer melontarkan peringatan serius kepada Presiden…
Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dudung: Ada Hal yang Tak… Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membela intensitas kunjungan luar negeri Presiden…
Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS dan IHSG Amblas… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak amblas pada…
  • Ingatkan Prabowo, Noel Bocorkan Juni-Juli Berpotensi Terjadi Reformasi Jilid II
  • Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dudung: Ada Hal yang Tak Bisa Dibahas…
  • Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS dan IHSG Amblas 4,11 Persen,…

Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya impor, menekan dunia usaha, dan pada akhirnya menggerus daya beli masyarakat jika berlangsung dalam waktu yang panjang.

Kita memahami ada faktor global yang kuat, tetapi pemerintah bersama otoritas moneter perlu memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga agar tidak menimbulkan efek lanjutan terhadap sektor riil dan aktivitas ekonomi masyarakat,”

lanjut Amin.

Karena itu, ia mendesak adanya koordinasi yang lebih kuat antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk mengembalikan kepercayaan pasar.

Kita ingin pasar modal Indonesia kembali menjadi tujuan investasi yang menarik. Karena itu, stabilitas harus dijaga, kepastian harus diperkuat, dan kepercayaan investor harus dipulihkan,”

ujar Amin.
Tag:Amin Akdolar NaikFraksi PKSPresiden PrabowoRupiah anjlok
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Amien Rais Sentil Prabowo: Kurangi ‘Omon-Omon’, Jangan Demam Panggung Tiap Lihat Mikrofon
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
1
Seskab Teddy Dikritik Keras! Gaya Komunikasi Istana Dinilai Reaktif dan Jadi Bumerang
By Hardani Triyoga
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. (Sumber: Setkab.go.id)
2
Amien Rais Kritik Gaya Pidato Prabowo: Jangan Gebrak-gebrak, Meja Itu Tak Bersalah!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea (kiri), dan Presiden KSPI Said Iqbal (kanan) memberikan sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam May Day 2026 para buruh menuntut adanya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan outsourcing dan penolakan upah murah, hingga kekhawatiran terhadap dampak konflik global yang berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
3
Pasar Saham Berdarah! IHSG Ambyar ke 5.381, Ratusan Saham Berguguran Senin Pagi
By Anisa Aulia
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
4
Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$144,9 Miliar Imbas Stabilisasi Rupiah dan Bayar Utang
By Anisa Aulia
Gedung Bank Indonesia.
5

BERITA LAINNYA

Wisma Danantara Indonesia. (Sumber: Google/Amalia Ayuningtyas)
Ekonomi Bisnis

Danantara Tegaskan Kontrak Ekspor SDA Tetap Jalan Sampai 31 Desember 2026, Asal…

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 jam lalu
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah dan IHSG Kompak Amblas, RI Mulai Masuki Fase Krisis Ekonomi?

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai, perekonomian Indonesia saat ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Menteri ESDM melaporkan hasil pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri ESDM Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto, antara lain mengenai Indonesia akan mendapat pasokan minyak mentah Rusia serta kerja sama pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional.
Ekonomi Bisnis

Bahlil Batal Terapkan Gross Split di Minerba Setelah Lontarkan Wacana, Ada Apa?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tidak akan menerapkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjawab pertanyaan wartawan usai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nym)
Ekonomi Bisnis

Dasco hingga Bahlil Rapat Bareng di DPR, Katanya Ini yang Dibahas

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pejabat…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up