Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS, Ini Kata Purbaya Soal Pembayaran Utang RI yang Naik
Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS, Ini Kata Purbaya Soal Pembayaran Utang RI yang Naik

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 4, 2026 7:53 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pelemahan nilai tukar rupiah yang kini mencapai Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) akan berdampak terhadap pembayaran utang pemerintah dalam valuta asing.

Daftar isi Konten
  • Rupiah di Bawah Fundamentalnya
  • BI Sebut Gegara Tensi Geopolitik

Namun, Purbaya mengatakan bahwa level nilai tukar rupiah saat ini masih dalam perhitungan pemerintah. Pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026 rupiah melemah 0,46 persen atau 82 poin ke level Rp18.049 per dolar AS.

Kuponnya sih konstan, cuma pada waktu rupiah melemah ya meningkat kan dalam rupiah pembayarannya. Cuman kan gini, ini masih dalam range perhitungan kita,”

ujar Purbaya di Kompleks DPR RI Kamis, 4 Juni 2026.
Baca juga:
BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penguatan rupiah pada akhir pekan ini didorong oleh…
Siap-siap, BRI Mau Buyback Saham Rp500 Miliar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI berencana, melakukan pembelian kembali…
📰
Trump Klaim Perang AS-Iran Kelar Dalam Waktu Dekat, Teheran: Jangan… Pemerintah Iran mengatakan belum mencapai keputusan akhir mengenai kesepakatan untuk mengakhiri konflik…
  • BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar AS
  • Siap-siap, BRI Mau Buyback Saham Rp500 Miliar
  • Trump Klaim Perang AS-Iran Kelar Dalam Waktu Dekat, Teheran: Jangan GR, Belum…

Rupiah di Bawah Fundamentalnya

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)

Purbaya mengatakan, dalam penyusunan APBN 2026 pemerintah menggunakan asumsi nilai tukar rupiah di Rp16.500 per dolar AS. Sehingga, level nilai tukar rupiah saat ini sudah berada di bawah fundamentalnya. 

Fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang, lebih kuat dari yang sekarang,”

jelasnya.

Selain itu, Purbaya mengatakan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah di pasar obligasi. Ia sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp8 triliun. 

Mungkin 8 triliun lebih yang di obligasi ya. Tapi katanya nggak boleh diomongin, nggak apa-apa biar Anda tahu saya intervensi sedikit,”

jelasnya.

BI Sebut Gegara Tensi Geopolitik

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkap penyebab anjloknya nilai tukar rupiah hari ini. Pelemahan ini disebabkan oleh tensi geopolitik di Timur Tengah dan besarnya kebutuhan domestik.

Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai. Sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,”

kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangannya Kamis, 4 Juni 2026.

Destry mengungkapkan, pelemahan rupiah saat ini juga didorong oleh kebutuhan domestik yang masih cukup besar, sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran Utang Luar Negeri (ULN).

Baca juga:
IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Tengah Demo Mahasiswa, Ini… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah serentak menguat pada…
BI Klaim Asing Mulai Serbu RI Usai Suku Bunga Naik… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, saat ini investor asing sudah mulai menempatkan modalnya…
Korupsi MBG: Sony Sonjaya Siap 'Bernyanyi' Seret Nama Gede, Bakal… Penyidik Kejaksaan Agung mengaku telah menerima surat permohonan justice collaborator dari tersangka…
  • IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Tengah Demo Mahasiswa, Ini Pendorongnya
  • BI Klaim Asing Mulai Serbu RI Usai Suku Bunga Naik ke 5,5…
  • Korupsi MBG: Sony Sonjaya Siap 'Bernyanyi' Seret Nama Gede, Bakal di-ACC Kejagung?
Tag:Bank IndonesiaBerita PentingDolar ASGeopolitikPurbayaRupiahtimur tengahutangUtang Luar Negeri
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?
By Rika Pangesti
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
3
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
4
Kejagung Buru Bukti Baru, Penggeledahan Kasus MBG Meluas ke Jakarta-Bandung
By Rahmat Baihaqi
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (tengah) berjalan menuju mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Bank Dunia Ungkap Fakta Mengejutkan, Mengapa Kelas Menengah RI Tergerus Parah

Bank Dunia (World Bank) menyoroti, penurunan tajam pendapatan kelas menengah dari 14,5…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
60 menit lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

BI Bongkar Penyebab Rupiah Balik Perkasa di Rp17.865 per Dolar AS

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, penguatan rupiah pada akhir pekan ini didorong oleh…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Gedung BRI. (Sumber: BRI)
Ekonomi Bisnis

Siap-siap, BRI Mau Buyback Saham Rp500 Miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI berencana, melakukan pembelian kembali…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Ilustrasi Pekerja di PHK. (Sumber: Unsplash/Vitaly Gariev )
Ekonomi Bisnis

Danantara Janji Tak Ada PHK, Imbas Perampingan BUMN dari 1.077 ke 200 Perusahaan

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melakukan perampingan BUMN dari 1.077…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up