Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS, Ini Kata Purbaya Soal Pembayaran Utang RI yang Naik
Ekonomi Bisnis

Rupiah Anjlok Rp18.000 per Dolar AS, Ini Kata Purbaya Soal Pembayaran Utang RI yang Naik

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 4, 2026 7:53 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pelemahan nilai tukar rupiah yang kini mencapai Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) akan berdampak terhadap pembayaran utang pemerintah dalam valuta asing.

Daftar isi Konten
  • Rupiah di Bawah Fundamentalnya
  • BI Sebut Gegara Tensi Geopolitik

Namun, Purbaya mengatakan bahwa level nilai tukar rupiah saat ini masih dalam perhitungan pemerintah. Pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026 rupiah melemah 0,46 persen atau 82 poin ke level Rp18.049 per dolar AS.

Kuponnya sih konstan, cuma pada waktu rupiah melemah ya meningkat kan dalam rupiah pembayarannya. Cuman kan gini, ini masih dalam range perhitungan kita,”

ujar Purbaya di Kompleks DPR RI Kamis, 4 Juni 2026.
Baca juga:
Empat Negara Dapat Pengecualian Kewajiban Simpan DHE SDA di RI,… Pemerintah Indonesia memberikan pengecualian terhadap empat negara dari kewajiban penempatan devisa hasil…
Rupiah Pagi Ini Melemah Rp17.979 per Dolar AS, Diproyeksi Tembus… Nilai tukar rupiah amblas pada perdagangan Jumat pagi, 24 Juli 2026. Rupiah…
BNN Soroti Ancaman Vape sebagai Celah Penyalahgunaan Narkoba, Pengawasan Diminta… Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengingatkan masyarakat agar tak lagi menganggap rokok…
  • Empat Negara Dapat Pengecualian Kewajiban Simpan DHE SDA di RI, Ini Alasannya
  • Rupiah Pagi Ini Melemah Rp17.979 per Dolar AS, Diproyeksi Tembus Rp18 Ribu
  • BNN Soroti Ancaman Vape sebagai Celah Penyalahgunaan Narkoba, Pengawasan Diminta Diperketat

Rupiah di Bawah Fundamentalnya

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)

Purbaya mengatakan, dalam penyusunan APBN 2026 pemerintah menggunakan asumsi nilai tukar rupiah di Rp16.500 per dolar AS. Sehingga, level nilai tukar rupiah saat ini sudah berada di bawah fundamentalnya. 

Fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang, lebih kuat dari yang sekarang,”

jelasnya.

Selain itu, Purbaya mengatakan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah di pasar obligasi. Ia sudah menggelontorkan anggaran sebesar Rp8 triliun. 

Mungkin 8 triliun lebih yang di obligasi ya. Tapi katanya nggak boleh diomongin, nggak apa-apa biar Anda tahu saya intervensi sedikit,”

jelasnya.

BI Sebut Gegara Tensi Geopolitik

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkap penyebab anjloknya nilai tukar rupiah hari ini. Pelemahan ini disebabkan oleh tensi geopolitik di Timur Tengah dan besarnya kebutuhan domestik.

Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai. Sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,”

kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangannya Kamis, 4 Juni 2026.

Destry mengungkapkan, pelemahan rupiah saat ini juga didorong oleh kebutuhan domestik yang masih cukup besar, sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran Utang Luar Negeri (ULN).

Baca juga:
Rupiah Ditutup Rp17.936 per Dolar AS, IHSG Ikut Merosot Akibat… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup melemah…
Heboh Pengadaan Kipas Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Purbaya: Tanggung… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons dugaan pengadaan kipas angin dalam program…
Kemlu: Hampir 536 Ribu WNI di Timur Tengah Aman, 3.000-an… Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan 535.897 warga negara Indonesia (WNI) yang berada…
  • Rupiah Ditutup Rp17.936 per Dolar AS, IHSG Ikut Merosot Akibat Panasnya Timur…
  • Heboh Pengadaan Kipas Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Purbaya: Tanggung Jawabnya Agrinas
  • Kemlu: Hampir 536 Ribu WNI di Timur Tengah Aman, 3.000-an Orang Dievakuasi
Tag:Bank IndonesiaBerita PentingDolar ASGeopolitikPurbayaRupiahtimur tengahutangUtang Luar Negeri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
2
MBG Disorot! Pergantian Bos BGN Disebut Tak Cukup, Ada Masalah Besar yang Belum Beres
By Natania Longdong
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
3
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
4
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Tak Hanya di Bali Pemerintah Siapkan Jakarta Jadi Lokasi PFII, Ini Lokasinya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
4 menit lalu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Empat Negara Dapat Pengecualian Kewajiban Simpan DHE SDA di RI, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia memberikan pengecualian terhadap empat negara dari kewajiban penempatan devisa hasil…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
MoU Akta Jual Beli Saham Portofolio Manajemen Aset BUMN oleh Danantara. (Sumber: Danantara)
Ekonomi Bisnis

Danantara Akuisisi Empat Manajer Investasi BUMN, Dana Kelolaan Mencapai Rp170 Triliun

PT Danantara Asset Management (DAM) resmi mengambil alih saham empat perusahaan manajer…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Dongkrak pompa minyak di luar Almetyevsk di Republik Tatarstan, Rusia, 4 Juni 2023.
Ekonomi Bisnis

Serangan Houthi-Ukraina Bikin Pasar Was-was, Harga Minyak Dunia Tembus US$99,68 per Barel

Harga minyak diperkirakan akan mencatatkan kenaikan mingguan pada Jumat. Sebab, serangan yang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up