Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya telah menandatangani kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Kondisi ini membuat harga minyak dunia anjlok 4 persen.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli turun 4,77 persen menjadi US$80,83 per barel. Sementara harga minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman Agustus turun 4 persen menjadi US$83,77 per barel.
Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,”
kata Trump dalam sebuah postingan di Truth Social dikutip dari CNBC Senin, 15 Juni 2026.
Selat Hormuz Diklaim Trump Tanpa Pungutan Tol

Trump mengatakan, Selat Hormuz akan dibuka tanpa sistem pungutan tol, dan AS akan blokade angkatan lautnya terhadap Iran.
Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!”
kata Trump.
Trump dalam postingan selanjutnya, mengatakan bahwa selat tersebut akan dibuka pada hari Jumat, bertepatan dengan upacara penandatanganan resmi perjanjian damai yang dijadwalkan berlangsung di Zurich, Swiss.
Dengan dibukanya Selat Hormuz setelah penandatanganan kesepakatan pada Jumat nanti, dan untuk keperluan pembersihan ranjau, minyak akan kembali mengalir dari kedua arah bagi kawasan maupun dunia,”
katanya.
Adapun sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz sebelum lalu lintas kapal tanker anjlok pada awal Maret akibat serangan Iran. Gangguan di Selat Hormuz, telah memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.
PM Pakistan Sebut AS-Iran Hentikan Operasi Militer
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif pada Minggu mengatakan, AS dan Iran telah menyepakati penghentian operasi militer secara langsung dan permanen di seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon. Sharif diketahui berperan sebagai mediator antara kedua negara.
Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Amerika Serikat dan Republik Islam Iran atas komitmen mereka untuk mencari solusi diplomatik atas konflik ini,”
kata Sharif.
Ia menambahkan bahwa para mediator akan memfasilitasi sejumlah pertemuan pekan ini untuk meletakkan dasar bagi pembicaraan teknis dan upacara penandatanganan resmi.


