Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum dapat memastikan, terkait efisiensi program prioritas Presiden Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Purbaya mengatakan, saat ini ia baru berencana melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, untuk melakukan koordinasi terkait efisiensi MBG. Pertemuan direncanakan dilakukan pada pekan ini.
Oh, nanti minggu ini. Kemarin mau datang, tapi nggak jadi karena dipanggil Presiden,”
kata Purbaya di Kompleks DPR RI Senin, 15 Juni 2026.
Efisiensi Belum Tentu Dilakukan

Ketika ditanya mengenai detail anggaran MBG yang akan diefisiensikan, Purbaya mengaku bahwa efisiensi belum tentu dilakukan. Ia dan Kepala BGN hanya melakukan pertemuan biasa,
Belum tentu efisiensi. Dia (Kepala BGN) mau ketemu aja,”
katanya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, saat ini pemerintah tengah menghitung ulang kebutuhan Program MBG.
Prasetyo meyakini, akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari Program MBG. Saat ini perhitungan tengah dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Istana Sebut Ada Pengurangan Anggaran MBG

Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program Makan Bergizi Gratis ini,”
ujar Prasetyo di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juni 2026.
Prasetyo menuturkan, perhitungan ulang kebutuhan anggaran ini dilakukan sejalan dengan perbaikan tata kelola MBG, Sehingga, diharapkan pemerintah diberikan waktu untuk melakukan penghitungan ulang.
Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN. Jadi dari proses penataan nanti akan akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa,”
tuturnya.


