Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 5 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Perkuat Nilai Tukar Rupiah, BI Kembali Naikkan Suku Bunga ke Level 5,75 Persen
Ekonomi Bisnis

Perkuat Nilai Tukar Rupiah, BI Kembali Naikkan Suku Bunga ke Level 5,75 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 18, 2026 2:48 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Sumber: YT BI)
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Sumber: YT BI)
SHARE

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Keputusan ini diambil untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.

Daftar isi Konten
  • Alasan BI Rate Naik
  • BI Sudah Agresif

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan dengan keputusan ini maka suku bunga deposit facility naik sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, dan suku bunga lending facility naik 25 bps menjadi 6,5 persen.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen,”

ujar Perry dalam konferensi pers Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Ekonomi RI Diramal Loyo di Kuartal II 2026, Pertumbuhan Bisa… Para ekonom memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan melambat dibandingkan…
Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya Nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir bergerak di rentang Rp17.800-Rp18.100 per…
Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa… Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak lagi layak dipertahankan dalam…
  • Ekonomi RI Diramal Loyo di Kuartal II 2026, Pertumbuhan Bisa Jatuh di…
  • Rupiah Sulit Kembali di Bawah Rp17.000, Sentimen Domestik Ini Penyebabnya
  • Ratusan Gugatan ke MK Bukti UU Pemilu Bermasalah, Tak Bisa Lagi Dipertahankan

Alasan BI Rate Naik

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Perry menjelaskan, kenaikan BI Rate ini merupakan langkah lanjutan untuk semakin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.

Serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 agar tetap dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen pemerintah,”

katanya.

Adapun untuk kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran terang Perry, tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (pro-growth). 

Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan,”

tuturnya.

BI Sudah Agresif

Gedung Federal Reserve. (Sumber: The Fed)
Gedung Federal Reserve. (Sumber: The Fed)

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan potensi BI menaikkan suku bunga acuan sangat kecil pada RDG kali ini. Sebab, BI sudah agresif menaikkan suku bunga acuan dalam kurun waktu satu bulan sebesar 75 basis poin (bps).

Skenario dasar saya adalah BI menahan BI Rate di 5,5 persen karena BI sudah melakukan kenaikan cukup agresif sebesar 75 bps dalam waktu kurang dari satu bulan. Kenaikan 50 bps pada Mei dan 25 bps pada RDG mingguan 9 Juni sudah cukup kuat sebagai sinyal bahwa BI serius menjaga stabilitas rupiah,”

ujar Josua saat dihubungi Owrite Kamis, 18 Juni 2026.

Josua menjelaskan, alasan BI tak akan buru-buru menaikkan suku bunga acuan lantaran rupiah yang sudah mulai pulih. Hal ini karena tujuan kenaikan BI Rate sebelumnya untuk menahan pelemahan rupiah yang lebih dalam.

Tujuan utama kenaikan sebelumnya adalah menahan pelemahan rupiah, menarik kembali dana asing, dan menjaga ekspektasi inflasi. Jika rupiah sudah bergerak lebih stabil, harga minyak turun, dan aliran dana asing mulai masuk kembali ke instrumen rupiah, maka urgensi kenaikan lanjutan berkurang,”

katanya.

Maka dari itu, dengan kondisi saat ini BI diperkirakan akan lebih memilih menunggu dampak kenaikan sebelumnya bekerja terlebih dahulu. Namun, keputusan tersebut tetap sangat bergantung pada arah The Fed dan dolar AS. 

Ekonom Ramal BI Bakal Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen, Alasannya Begini
Tag:Bank IndonesiaBerita PentingBI rateNilai TukarPerry WarjiyoRDG BISuku Bunga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
1
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
By Anisa Aulia
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
2
Viral Isu Tiga Bank Asing Tarik Modal Rp11,5 Triliun Keluar RI, Ekonomi Domestik Masalah?
By Anisa Aulia
Ilustrasi uang rupiah.
3
Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Arti Hasilnya
By Ani Ratnasari
Ilustrasi menghitung weton
4
Elektabilitas Prabowo Merosot, Berbeda dengan SBY dan Jokowi yang Justru Menguat di Awal Kuasa
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
Ekonomi Bisnis

BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
4 menit lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Menguat di Level Rp17.969! Dolar AS Loyo, Tapi Ada Ancaman dari Data Ekonomi RI

Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi RI.
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Diramal Loyo di Kuartal II 2026, Pertumbuhan Bisa Jatuh di Bawah 5 Persen

Para ekonom memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 akan melambat dibandingkan…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Emas Antam. (Sumber: logammulia)
Ekonomi Bisnis

Harga Emas 5 Agustus 2026: Emas Global Menguat Tipis, Antam Justru Ambruk

Harga emas global bergerak naik tipis pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026.…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up