Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Perkuat Nilai Tukar Rupiah, BI Kembali Naikkan Suku Bunga ke Level 5,75 Persen
Ekonomi Bisnis

Perkuat Nilai Tukar Rupiah, BI Kembali Naikkan Suku Bunga ke Level 5,75 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 18, 2026 2:48 pm
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Sumber: YT BI)
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Sumber: YT BI)
SHARE

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Keputusan ini diambil untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.

Daftar isi Konten
  • Alasan BI Rate Naik
  • BI Sudah Agresif

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan dengan keputusan ini maka suku bunga deposit facility naik sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, dan suku bunga lending facility naik 25 bps menjadi 6,5 persen.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen,”

ujar Perry dalam konferensi pers Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Mulai Menguat Tipis-tipis, Bank Indonesia Bongkar Resep Jinakkan Rupiah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah sudah mulai menguat…
Efek Perang Timur Tengah Panjang, BI Perkirakan Inflasi Global Naik… Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, inflasi global naik ke 4,4 persen dari perkiraan…
BI Waspada Harga Pertamax Kerek Inflasi 0,25 Persen, 13 Provinsi… Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, kenaikan harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green…
  • Mulai Menguat Tipis-tipis, Bank Indonesia Bongkar Resep Jinakkan Rupiah
  • Efek Perang Timur Tengah Panjang, BI Perkirakan Inflasi Global Naik ke 4,4…
  • BI Waspada Harga Pertamax Kerek Inflasi 0,25 Persen, 13 Provinsi Dipantau Khusus

Alasan BI Rate Naik

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Perry menjelaskan, kenaikan BI Rate ini merupakan langkah lanjutan untuk semakin memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.

Serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 agar tetap dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen pemerintah,”

katanya.

Adapun untuk kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran terang Perry, tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (pro-growth). 

Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan,”

tuturnya.

BI Sudah Agresif

Gedung Federal Reserve. (Sumber: The Fed)
Gedung Federal Reserve. (Sumber: The Fed)

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan potensi BI menaikkan suku bunga acuan sangat kecil pada RDG kali ini. Sebab, BI sudah agresif menaikkan suku bunga acuan dalam kurun waktu satu bulan sebesar 75 basis poin (bps).

Skenario dasar saya adalah BI menahan BI Rate di 5,5 persen karena BI sudah melakukan kenaikan cukup agresif sebesar 75 bps dalam waktu kurang dari satu bulan. Kenaikan 50 bps pada Mei dan 25 bps pada RDG mingguan 9 Juni sudah cukup kuat sebagai sinyal bahwa BI serius menjaga stabilitas rupiah,”

ujar Josua saat dihubungi Owrite Kamis, 18 Juni 2026.

Josua menjelaskan, alasan BI tak akan buru-buru menaikkan suku bunga acuan lantaran rupiah yang sudah mulai pulih. Hal ini karena tujuan kenaikan BI Rate sebelumnya untuk menahan pelemahan rupiah yang lebih dalam.

Tujuan utama kenaikan sebelumnya adalah menahan pelemahan rupiah, menarik kembali dana asing, dan menjaga ekspektasi inflasi. Jika rupiah sudah bergerak lebih stabil, harga minyak turun, dan aliran dana asing mulai masuk kembali ke instrumen rupiah, maka urgensi kenaikan lanjutan berkurang,”

katanya.

Maka dari itu, dengan kondisi saat ini BI diperkirakan akan lebih memilih menunggu dampak kenaikan sebelumnya bekerja terlebih dahulu. Namun, keputusan tersebut tetap sangat bergantung pada arah The Fed dan dolar AS. 

Ekonom Ramal BI Bakal Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen, Alasannya Begini
Tag:Bank IndonesiaBerita PentingBI rateNilai TukarPerry WarjiyoRDG BISuku Bunga
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Babak Baru Timur Tengah: Trump Teken Memorandum Damai dengan Iran
By Natania Longdong
Presiden AS Donald Trump teken kesepakatan perdamaian dengan Iran disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
1
BEM Bersatu Dukung MBG, Ada Dugaan Skenario Pecah Belah Gerakan Mahasiswa
By Rika Pangesti
Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan BEM Bersatu.
2
Sindir Tokoh yang Berubah Haluan Usai Dapat Jabatan, Islah Bahrawi: Jijik Lihatnya!
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan di ruangan untuk memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
3
Perkuat Nilai Tukar Rupiah, BI Kembali Naikkan Suku Bunga ke Level 5,75 Persen
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Sumber: YT BI)
4
Baru Rilis, Lagu “Follow Me” yang Melibatkan Jihyo TWICE Langsung Bikin Fans Kaget
By Ossid Duha Jussas Salma
Jihyo TWICE
5

BERITA LAINNYA

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan keterangan pers hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kuartal I 2026 di Jakarta, Kamis (7/5/2026). KSSK menilai bahwa kondisi fiskal, moneter dan sektor keuangan selama triwulan I 2026 tetap dalam kondisi terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Ekonomi Bisnis

Mulai Menguat Tipis-tipis, Bank Indonesia Bongkar Resep Jinakkan Rupiah

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah sudah mulai menguat…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
20 menit lalu
Ilustrasi Dunia. (Sumber: Unsplash/Greg Rosenke)
Ekonomi Bisnis

Efek Perang Timur Tengah Panjang, BI Perkirakan Inflasi Global Naik ke 4,4 Persen 

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, inflasi global naik ke 4,4 persen dari perkiraan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
38 menit lalu
Petugas bersiap melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
Ekonomi Bisnis

BI Waspada Harga Pertamax Kerek Inflasi 0,25 Persen, 13 Provinsi Dipantau Khusus

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, kenaikan harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
59 menit lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Haji La Tunrung, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Rupiah dan IHSG Malah Kompak Loyo Usai BI Naikkan Suku Bunga

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak loyo pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up