Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonom Ramal BI Bakal Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen, Alasannya Begini
Ekonomi Bisnis

Ekonom Ramal BI Bakal Tahan Suku Bunga di Level 5,5 Persen, Alasannya Begini

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juni 18, 2026 9:19 am
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Ilustrasi Suku Bunga Bank Sentral. (Sumber: Unsplash/ Markus Spiske)
Ilustrasi Suku Bunga Bank Sentral. (Sumber: Unsplash/ Markus Spiske)
SHARE

Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,5 persen, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juni 2026. Keputusan ini diambil karena pelemahan nilai tukar rupiah sudah mulai pulih.

Daftar isi Konten
  • Tak Buru-buru
  • Punya Ruang

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan potensi BI menaikkan suku bunga acuan sangat kecil pada RDG kali ini. Sebab, BI sudah agresif menaikkan suku bunga acuan dalam kurun waktu satu bulan sebesar 75 basis poin (bps).

Skenario dasar saya adalah BI menahan BI Rate di 5,5 persen karena BI sudah melakukan kenaikan cukup agresif sebesar 75 bps dalam waktu kurang dari satu bulan. Kenaikan 50 bps pada Mei dan 25 bps pada RDG mingguan 9 Juni sudah cukup kuat sebagai sinyal bahwa BI serius menjaga stabilitas rupiah,”

ujar Josua saat dihubungi Owrite pada Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga:
Disenggol Sinyal Suku Bunga The Fed, Rupiah Lemas Rp17.860 per… Nilai tukar rupiah mengalami tekanan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Rupiah…
Kompak Loyo, IHSG Merosot ke 6.220 dan Rupiah Melemah ke… Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah anjlok pada penutupan…
Harga Emas Hari Ini 17 Juni 2026: Antam dan Global… Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Rabu, 17 Juni…
  • Disenggol Sinyal Suku Bunga The Fed, Rupiah Lemas Rp17.860 per Dolar AS
  • Kompak Loyo, IHSG Merosot ke 6.220 dan Rupiah Melemah ke Rp17.762 per…
  • Harga Emas Hari Ini 17 Juni 2026: Antam dan Global Kompak Berkilau

Tak Buru-buru

Josua menjelaskan, alasan BI tak akan buru-buru menaikkan suku bunga acuan lantaran rupiah yang sudah mulai pulih. Hal ini karena tujuan kenaikan BI Rate sebelumnya untuk menahan pelemahan rupiah yang lebih dalam.

Tujuan utama kenaikan sebelumnya adalah menahan pelemahan rupiah, menarik kembali dana asing, dan menjaga ekspektasi inflasi. Jika rupiah sudah bergerak lebih stabil, harga minyak turun, dan aliran dana asing mulai masuk kembali ke instrumen rupiah, maka urgensi kenaikan lanjutan berkurang,”

katanya.

Maka dari itu, dengan kondisi saat ini BI diperkirakan akan lebih memilih menunggu dampak kenaikan sebelumnya bekerja terlebih dahulu. Namun, keputusan tersebut tetap sangat bergantung pada arah The Fed dan dolar AS. 

Gedung Bank Indonesia.
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)

Adapun jika the Fed memberi sinyal suku bunga Amerika Serikat masih akan tinggi lebih lama atau bahkan membuka peluang kenaikan kembali, maka tekanan ke rupiah bisa kembali meningkat. Dalam skenario tersebut, BI tetap dapat mempertahankan sikap tegas meskipun tidak harus langsung menaikkan suku bunga

BI masih bisa menggunakan instrumen lain seperti SRBI, intervensi valas yang terukur, penguatan imbal hasil instrumen moneter, dan insentif lindung nilai untuk menjaga daya tarik aset rupiah,”

terangnya.

Punya Ruang

Sementara itu Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky juga memperkirakan BI akan menahan suku bunga acuan di level 5,5 persen.

Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 75 basis poin. Menurut pandangan kami, ini merefleksikan pengetatan moneter yang cukup signifikan dan kami memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga kebijakan pada rapat di bulan Juni,”

ujar Riefky.

Ia menilai, meski rupiah berada di bawah tekanan namun inflasi tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia. Sehingga mengurangi urgensi untuk kenaikan suku bunga tambahan. 

Bank Indonesia juga berpotensi memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga apabila aktivitas ekonomi menunjukkan tanda-tanda perlambatan di masa depan. 

Namun demikian, ruang untuk pemangkasan suku bunga kemungkinan akan tetap terbatas selama rupiah masih mengalami tekanan,”

imbuhnya.
Baca juga:
Rupiah Anjlok ke Level Rp17.753 per Dolar AS, Investor Antisipasi… Nilai tukar rupiah anjlok pada perdagangan Rabu pagi, 17 Juni 2026. Rupiah…
Rupiah Ditutup Berotot ke Rp17.708 per Dolar AS, IHSG Menguat… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak menguat pada…
Harga Minyak Dunia Turun, Kenapa Pertamax RON 92 dan 95… Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi milik Pertamina yakni Pertamax (RON 92)…
  • Rupiah Anjlok ke Level Rp17.753 per Dolar AS, Investor Antisipasi Pertemuan FOMC
  • Rupiah Ditutup Berotot ke Rp17.708 per Dolar AS, IHSG Menguat ke 4,12…
  • Harga Minyak Dunia Turun, Kenapa Pertamax RON 92 dan 95 Malah Naik?
Tag:Bank IndonesiaBI rateJosua PardedeRDG BIRupiahSuku Bunga
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Bukan Lawan di Lapangan, Timnas Jerman Justru Dihantui Ular Berbisa di Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Sesi latihan Timnas Jerman di Amerika
1
Beda Nasib dengan Messi! Ronaldo Catat Statistik Nol Besar di Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Cristiano Ronaldo tak berkutik saat berhadapan dengan RD Kongo
2
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
3
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
4
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
5

BERITA LAINNYA

Gedung Kementerian ESDM. (Sumber: Google Street View)
Ekonomi Bisnis

ESDM Pasang Rem Praktik Blending Batu Bara, Pengusaha Wajib Minta Restu Bahlil

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan aturan baru yang memperketat…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
29 menit lalu
Harga Emas
Ekonomi Bisnis

Harga Emas 18 Juni 2026: Antam Merosot Rp30 ribu, Global Anjlok Gegara The Fed

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Kamis, 18 Juni…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
44 menit lalu
Pengeboran Minyak Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/NOAA)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Anjlok ke US$78,65 per Barel, AS-Iran Dikabarkan Sepakat Setop Perang

Harga minyak dunia turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis. Penurunan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
60 menit lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Ekonomi Bisnis

Disenggol Sinyal Suku Bunga The Fed, Rupiah Lemas Rp17.860 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah mengalami tekanan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up