Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 20 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Indonesia Jadi Raja Beras ASEAN Versi FAO: Stok Melimpah, Bulog ‘Ngontrak’ Gudang
Ekonomi Bisnis

Indonesia Jadi Raja Beras ASEAN Versi FAO: Stok Melimpah, Bulog ‘Ngontrak’ Gudang

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 20, 2026 9:45 pm
Anisa Aulia
Adi Briantika
Share
Ilustrasi panen padi di persawahan.
Ilustrasi panen padi di persawahan. (Dokumentasi Badan Pangan Nasional)
SHARE

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organization/FAO) menempatkan Indonesia sebagai negara produsen beras tertinggi di Asia Tenggara dan memproyeksikan stok beras Tanah Air mencapai 7,5 juta ton pada periode 2025/2026.

Berdasarkan dokumen Food Outlook edisi Juni 2026, FAO melaporkan peningkatan stok beras di Indonesia menjadi salah satu faktor dalam menjaga stok cadangan beras dunia. FAO memperkirakan stok beras dunia pada akhir 2026/2027 dapat mencapai 213,8 juta ton.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional yang dikelola Perum Bulog masih lebih dari 5 juta ton. Bahkan ia mengaku Indonesia tidak akan mengimpor beras konsumsi.

“Stok (Cadangan Beras Pemerintah/CBP) Indonesia per Juni, sekitar 5,2 juta ton sampai dengan hari ini dan stok (negara) aman. Hal terpenting, (sejak) tahun 2025 tidak ada keluar izin impor beras medium (sampai sekarang),”

ujar Amran dalam keterangannya, Sabtu, 20 Juni 2026.
Baca juga:
Harga Pangan Meroket Usai BBM Naik, Kemiskinan dan Krisis Sosial… Gelombang kenaikan harga bahan pokok yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan, mulai…
Geram Raffi Ahmad Difitnah Terlibat Kasus Blueray, Hotman: Kamu Bajingan… Kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris, mengkritik keras pihak yang membesar-besarkan keterlibatan…
Kok Bisa 'Jastip' Blueray Cargo, Nama Raffi Ahmad Masuk BAP… Pusaran kasus dugaan korupsi importasi di Direktorat Jenderal Bea Cukai kini menyeret…
  • Harga Pangan Meroket Usai BBM Naik, Kemiskinan dan Krisis Sosial Mengintai
  • Geram Raffi Ahmad Difitnah Terlibat Kasus Blueray, Hotman: Kamu Bajingan Pengecut, Sakit…
  • Kok Bisa 'Jastip' Blueray Cargo, Nama Raffi Ahmad Masuk BAP Korupsi Bea…

Amran meminta kepada pihak yang masih meragukan melimpahnya stok CBP agar melihat langsung ke gudang-gudang Bulog yang ada di berbagai daerah. 

“Kapasitas (gudang) Bulog hanya 3 juta ton, tapi stok (Indonesia) 5,2 juta ton. Artinya, Bulog hari ini menyewa gudang (kapasitas) 2,2 juta ton. (Siapapun) yang belum yakin, silakan ke gudang Bulog seluruh Indonesia,”

kata dia.

Stok Bisa Meningkat

Terkait stok beras, FAO memperkirakan stok beras Indonesia dapat mencapai 7,5 juta ton pada periode 2025/2026, dan berpotensi meningkat hingga 7,8 juta ton pada periode 2026/2027. Sehingga peluang Indonesia sebagai eksportir beras pun semakin terbuka lebar.

Bahkan tingkat inflasi beras Indonesia secara bulanan sudah melandai dalam 2 tahun terakhir. FAO dalam laporan terbarunya mengemukakan harga produsen yang stabil di beberapa negara berhasil mendorong keinginan petani untuk lebih memilih menanam padi dibandingkan tanaman lain.

FAO menyebut hal tersebut terjadi di Indonesia, Korea Selatan, Pakistan, dan Filipina. Kondisi ideal tersebut tentu punya andil positif terhadap peningkatan panen. Di sisi lain terdapat negara yang dilaporkan FAO mengalami penurunan produksi beras, antara lain Kamboja, India, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, dan Thailand.

Lembaga internasional itu pun kembali menempatkan Indonesia sebagai negara produsen beras tertinggi di Asia Tenggara, dan juga menjadi tertinggi keempat dunia setelah India, China, dan Bangladesh. Namun, dari empat negara tersebut hanya China dan Indonesia yang diproyeksikan bakal mengalami perkembangan produksi beras yang positif.

Baca juga:
Mendag Ungkap Minyakita Tak Lagi Dipakai untuk Bantuan Pangan, Kenapa? Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, Minyakita tidak lagi dialokasikan untuk program…
Purbaya Akui Rupiah Jeblok Bikin Kedelai Impor Mahal, Tahu-Tempe Dipaksa… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima keluhan dari pedagang tahu dan tempe…
Rupiah Tembus Rp18.000, OJK Pastikan Tidak Ada Indikasi 'Bank Rush'… Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae memastikan…
  • Mendag Ungkap Minyakita Tak Lagi Dipakai untuk Bantuan Pangan, Kenapa?
  • Purbaya Akui Rupiah Jeblok Bikin Kedelai Impor Mahal, Tahu-Tempe Dipaksa Ikut Kurs…
  • Rupiah Tembus Rp18.000, OJK Pastikan Tidak Ada Indikasi 'Bank Rush' di Indonesia
Tag:Badan Pangan NasionalBapanasberasbulogFAOFood and AgricultureimporPanganStok
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Alasan Gerd Kambuh, Roy dan dr Tifa Rawat Inap di RS Polri Usai Pemeriksaan Kesehatan
By Rahmat Baihaqi
Polda Metro Jaya menahan Roy Suryo sebagai tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Sumber: Antara Foto/Bintang Pamungkas)
1
Vonis Belum Inkrah, 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Pilih Banding
By Rahmat Baihaqi
Empat terdakwa kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus, Kapten Nandala Dwi Prasetya (kanan), Lettu Budhi Hariyanto Cahyono (kiri), Lettu Sami Lakka (kedua kiri), dan Serda Edi Sudarko (kedua kanan) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
2
AHY Soroti Pendidikan Tinggi: Ilmu Saja Tidak Cukup Jika Tak Berdampak bagi Rakyat
By Rahmat Tunny
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Sumber: Dok. Kemenko Infrastruktur)
3
Imbas IHSG Anjlok, Investor Asing Kabur dari RI Capai Rp68,25 Triliun
By Anisa Aulia
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
4
DJP Blak-blakan Ungkap Potensi Kehilangan Penerimaan Negara dari Program MBG
By Anisa Aulia
Paket Bundling MBG Saat Libur Lebaran. (Sumber: Dok. Biro Hukum dan Humas BGN)
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi gedung perkantoran BNI. (Sumber: Dok. BNI)
Ekonomi Bisnis

BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, BNI Waspadai Tekanan ke Penyaluran Kredit

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencermati potensi dampak kenaikan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
27 menit lalu
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi jajaran direksi PLN saat konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5) mengatakan seluruh petugas dan tim teknis PLN terus bekerja all out selama 24 jam di lapangan agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman. (Sumber: Dok. PLN)
Ekonomi Bisnis

Dirut PLN Minta Maaf Ada Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, Ternyata Ini Biang Keroknya

PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik bergilir di Pulau…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (sumber: Kementan)
Ekonomi Bisnis

Dunia Gonjang-ganjing, Gibran: Kita Tak Boleh Bergantung kepada Negara Lain

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan, kemandirian pangan menjadi salah satu prioritas…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
7 jam lalu
Harga Kedelai
Ekonomi Bisnis

Pengrajin Tempe dan Tahu Menjerit, Biaya Produksi Melonjak hingga Terancam Gulung Tikar

Para pengrajin tempe dan tahu Tanah Air menjerit imbas perang di Timur…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up