Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Indonesia Jadi Raja Beras ASEAN Versi FAO: Stok Melimpah, Bulog ‘Ngontrak’ Gudang
Ekonomi Bisnis

Indonesia Jadi Raja Beras ASEAN Versi FAO: Stok Melimpah, Bulog ‘Ngontrak’ Gudang

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 20, 2026 9:45 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi panen padi di persawahan.
Ilustrasi panen padi di persawahan. (Dokumentasi Badan Pangan Nasional)
SHARE

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organization/FAO) menempatkan Indonesia sebagai negara produsen beras tertinggi di Asia Tenggara dan memproyeksikan stok beras Tanah Air mencapai 7,5 juta ton pada periode 2025/2026.

Berdasarkan dokumen Food Outlook edisi Juni 2026, FAO melaporkan peningkatan stok beras di Indonesia menjadi salah satu faktor dalam menjaga stok cadangan beras dunia. FAO memperkirakan stok beras dunia pada akhir 2026/2027 dapat mencapai 213,8 juta ton.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional yang dikelola Perum Bulog masih lebih dari 5 juta ton. Bahkan ia mengaku Indonesia tidak akan mengimpor beras konsumsi.

“Stok (Cadangan Beras Pemerintah/CBP) Indonesia per Juni, sekitar 5,2 juta ton sampai dengan hari ini dan stok (negara) aman. Hal terpenting, (sejak) tahun 2025 tidak ada keluar izin impor beras medium (sampai sekarang),”

ujar Amran dalam keterangannya, Sabtu, 20 Juni 2026.
Baca juga:
BPS: Impor RI Meroket 34 Persen, Jauh Lampaui Pertumbuhan Ekspor… Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan kinerja ekspor dan impor Indonesia naik pada…
BGN Setujui Usulan Beras Premium untuk Program MBG, Tapi Ada… Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyetujui usulan Perum Bulog mengenai penggunaan…
Bantuan Pangan Beras Disalurkan Serentak 17 Agustus 2026, Cek Lokasi… Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah…
  • BPS: Impor RI Meroket 34 Persen, Jauh Lampaui Pertumbuhan Ekspor pada Juni…
  • BGN Setujui Usulan Beras Premium untuk Program MBG, Tapi Ada Syaratnya
  • Bantuan Pangan Beras Disalurkan Serentak 17 Agustus 2026, Cek Lokasi Pembagiannya

Amran meminta kepada pihak yang masih meragukan melimpahnya stok CBP agar melihat langsung ke gudang-gudang Bulog yang ada di berbagai daerah. 

“Kapasitas (gudang) Bulog hanya 3 juta ton, tapi stok (Indonesia) 5,2 juta ton. Artinya, Bulog hari ini menyewa gudang (kapasitas) 2,2 juta ton. (Siapapun) yang belum yakin, silakan ke gudang Bulog seluruh Indonesia,”

kata dia.

Stok Bisa Meningkat

Terkait stok beras, FAO memperkirakan stok beras Indonesia dapat mencapai 7,5 juta ton pada periode 2025/2026, dan berpotensi meningkat hingga 7,8 juta ton pada periode 2026/2027. Sehingga peluang Indonesia sebagai eksportir beras pun semakin terbuka lebar.

Bahkan tingkat inflasi beras Indonesia secara bulanan sudah melandai dalam 2 tahun terakhir. FAO dalam laporan terbarunya mengemukakan harga produsen yang stabil di beberapa negara berhasil mendorong keinginan petani untuk lebih memilih menanam padi dibandingkan tanaman lain.

FAO menyebut hal tersebut terjadi di Indonesia, Korea Selatan, Pakistan, dan Filipina. Kondisi ideal tersebut tentu punya andil positif terhadap peningkatan panen. Di sisi lain terdapat negara yang dilaporkan FAO mengalami penurunan produksi beras, antara lain Kamboja, India, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, dan Thailand.

Lembaga internasional itu pun kembali menempatkan Indonesia sebagai negara produsen beras tertinggi di Asia Tenggara, dan juga menjadi tertinggi keempat dunia setelah India, China, dan Bangladesh. Namun, dari empat negara tersebut hanya China dan Indonesia yang diproyeksikan bakal mengalami perkembangan produksi beras yang positif.

Baca juga:
80 Persen Beras Fortifikasi Tak Penuhi Standar, Kementan Ancam Cabut… Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan sekitar 80 persen beras fortifikasi…
'Suntikan' Biodiesel Satu Dekade: RI Hemat Devisa Rp722,9 Triliun Program insentif mandatori biodiesel berhasil menyelamatkan devisa negara hingga Rp722,9 triliun selama…
Gizi Bocor, Makanan Terbuang: Kabinet Bayangan Semprit 'Lahan Basah' Program… Menteri Pertanian dan Kedaulatan Pangan Kabinet Bayangan Isnawati Hidayah menyatakan ekspansi program…
  • 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Penuhi Standar, Kementan Ancam Cabut Izin Produsen
  • 'Suntikan' Biodiesel Satu Dekade: RI Hemat Devisa Rp722,9 Triliun
  • Gizi Bocor, Makanan Terbuang: Kabinet Bayangan Semprit 'Lahan Basah' Program MBG
Tag:Badan Pangan NasionalBapanasberasbulogFAOFood and AgricultureimporPanganStok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Dapat Saingan Jakarta Jual Surat Utang Rp3,5 T, Purbaya: Kami Lebih Kredibel dari Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak khawatir surat utang yang diterbitkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 jam lalu
Anggota DPR sekaligus Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah.
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI 5,29 Persen Bikin Pemerintah Tak Boleh Cepat Puas, Industri dan Pertanian Mulai Melambat

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengingatkan pemerintah agar tak…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
10 jam lalu
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Sumber: Antara Foto/Rivan Awal Lingga/nz)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.923 per Dolar AS, Tapi IHSG Merosot 0,12 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bantah Kabar Pemerintah Bakal Hapus Aturan Defisit APBN 3 Persen dari PDB

Pemerintah dikabarkan akan menghapus batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up