Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 12 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Negara Kalah dari Oligarki Batu Bara, PLN dan Rakyat Jadi Korban
Ekonomi Bisnis

Negara Kalah dari Oligarki Batu Bara, PLN dan Rakyat Jadi Korban

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 26, 2026 4:50 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Produksi batu bara. (Sumber: Dok. ESDM)
Produksi batu bara. (Sumber: Dok. ESDM)
SHARE

Wacana pemerintah untuk merevisi dan menaikkan harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) mulai menuai kritik keras. 

Kebijakan yang sedang dipertimbangkan tersebut dinilai bukan sekadar persoalan sektor energi, tetapi juga mencerminkan lemahnya posisi negara dalam menghadapi kekuatan industri batu bara.

Analis Kebijakan Publik Faisal Sallatalohy mengatakan rencana tersebut menunjukkan pemerintah sedang berada dalam tekanan besar dari kelompok pelaku usaha tambang.

Lampu Mulai Padam di Jawa, Peringatan Keras untuk Prabowo Jelang Pemilu 2029

Bahlil pertimbangkan revisi naik harga DMO. Bentuk nyata pemerintah sedang dipukul keras kekuatan oligarki batu bara,”

kata Faisal Sallatalohy kepada Owrite, Senin, 22 Juni 2026.

Menurutnya, persoalan tersebut memperlihatkan bahwa kendali terhadap sektor pertambangan tidak sepenuhnya berada di tangan negara, meskipun regulasi terkait kewajiban pasokan batu bara domestik telah tersedia.

Untuk diketahui, harga DMO batu bara nasional dipatok sebesar 70 dolar AS per ton untuk sektor kelistrikan umum. Sementara itu, harga batu bara internasional saat ini diperdagangkan sekitar 144 dolar AS per ton, membuat harga ekspor jauh lebih mahal daripada harga DMO.

Menunjukkan produksi tambang dikendalikan supremasi oligarki. Pemerintah tidak berdaya. Padahal ada regulasinya,”

ucapnya.

Faisal mempertanyakan mengapa pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Komisi XII DPR RI, tidak mengambil langkah tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai tidak menjalankan kewajibannya secara optimal.

Kenapa ESDM dan Komisi XII gak berani panggil lalu bertindak tegas terhadap oligarki itu? Berikan teguran keras, berikan sanksi?,”

tanya Faisal.

Lulusan doktoral Universitas Trisakti itu menegaskan, negara seharusnya memiliki instrumen yang cukup untuk memaksa pelaku usaha memenuhi kewajiban pasokan energi dalam negeri tanpa harus mengorbankan kepentingan publik.

Baca juga:
Proyek dan Program Prabowo Bertebaran, Pengamat: Kesejahteraan Warga Belum Terasa Pengamat ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P.…
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat:… Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi…
Safari Gibran Disentil Pengamat: Tanpa Kebijakan Nyata, Itu Hanya Sebatas… Analis kebijakan publik Universitas Trisakti Faisal Sallatalohy menilai rangkaian kunjungan Wakil Presiden…
  • Proyek dan Program Prabowo Bertebaran, Pengamat: Kesejahteraan Warga Belum Terasa
  • Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak…
  • Safari Gibran Disentil Pengamat: Tanpa Kebijakan Nyata, Itu Hanya Sebatas Kamuflase Politik

Bukankah mereka harus dipaksa memenuhi kewajibannya. Kenapa negara harus kalah?,”

herannya.

Dikatakan Faisal, jika harga DMO benar-benar dinaikkan, pihak yang pertama kali merasakan tekanan adalah PLN. Beban biaya produksi listrik diperkirakan meningkat di tengah kondisi keuangan perusahaan yang disebut sedang menghadapi tekanan cukup berat.

Jika dinaikkan harga DMO, yang kalah adalah PLN tertimpa kenaikan biaya pokok produksi di tengah lonjakan kerugian 84 persen,”

jelasnya.

Dampak berikutnya, lanjut Faisal, berpotensi menjalar ke masyarakat melalui kenaikan tarif listrik maupun membengkaknya subsidi energi yang harus ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Rakyat berpotensi kepukul lewat risiko kenaikan tarif. APBN tertekan kenaikan defisit akibat lonjakan tanggungan subsidi listrik,”

tegasnya.

Ia juga menyoroti pihak-pihak yang menurutnya justru akan memperoleh keuntungan apabila harga DMO mengalami kenaikan.

Sementara pemain besar oligarki tambang yang merupakan kawan-kawan Presiden Prabowo itu, mendapat selisih margin dan keuntungan yang meningkat,”

ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Faisal melontarkan kritik keras kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait wacana tersebut.

Hentikanlah ba***mu Bahlil. Harusnya malu sama rakyat. Ini malah makin PD ngoceh sana-sini, manipulasi opini publik untuk tutupi lemahnya posisi negara hadapi kekuatan oligarki. Mundur bang,”

tutup Faisal.
Tag:Bahlil LahadaliaFaisal SallatalohyHarga BatubaraHeadlineOligarki BatubaraPLNRakyat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Seskab Teddy-Bahlil Masuk Tiga Besar Menteri Terbaik Versi IPO, Pengamat: Sangat Tidak Logis
By Rika Pangesti
Ilustrasi Bahlil
1
Mengerikan! WNI Jadi Korban Serangan Rudal Houthi, Kapal Tihama Terbakar di Selat Bab al-Mandeb
By Natania Longdong
Ilustrasi kapal yang diserang rudal.
2
Viral Challenge Hafalan Alquran Berhadiah Miras, Newport Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
By Syifa Fauziah
Booth Newport di festival musik.
3
Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun
By Anisa Aulia
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
4
Survei AOM: 76 Persen Orang Tua Jadi yang Pertama Sadari Anak Alami Neurodivergent
By Ani Ratnasari
Survei “Suara Orang Tua” yang dilakukan oleh Atelier of Minds (AOM)
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
Ekonomi Bisnis

Proyek dan Program Prabowo Bertebaran, Pengamat: Kesejahteraan Warga Belum Terasa

Pengamat ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P.…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
5 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan situasi keuangan negara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/wsj)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Klaim Rp20,5 Triliun Bantuan Pusat Sudah Mengalir ke 490 Pemda

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah sudah menyalurkan bantuan dana sebesar…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Tumpukan uang rupiah dari tabungan masyarakat. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
Ekonomi Bisnis

Utang Pemerintah Membengkak Rp373 Triliun dalam 3 Bulan, Kini Tembus Rp10.293 Triliun

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat utang pemerintah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
Ilustrasi Pengeboran Lepas Pantai. (Sumber: Unsplash/Maria Lupan)
Ekonomi Bisnis

Kedamaian AS-Iran Semakin Tak Pasti, Harga Minyak Dunia Naik Lagi ke US$89,63 per Barel

Harga minyak dunia naik pada perdagangan Rabu. Kenaikan terjadi di tengah ketidakpastian…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up