Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 26 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Jangan Asal Kejar B50! Popsi Warning Kebijakan Biodiesel Jadi Petaka Petani Sawit
Ekonomi Bisnis

Jangan Asal Kejar B50! Popsi Warning Kebijakan Biodiesel Jadi Petaka Petani Sawit

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 26, 2026 5:05 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Abdan Syakura/bar)
Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Abdan Syakura/bar)
SHARE

Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (Popsi) bersama Koalisi Transisi Bersih mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru untuk mengimplementasikan mandatori biodiesel B50 tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap petani sawit rakyat (PSR).

Daftar isi Konten
  • Popsi Minta Pemerintah Terapkan Skema Fleksibel
  • Harga TBS Petani Terancam Semakin Tertekan
  • Risiko Fiskal hingga Ledakan Ekspansi Lahan
  • Popsi Desak Evaluasi Total Program Biodiesel

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor sawit, menurut Popsi kebijakan ini justru berpotensi menambah tekanan baru bagi jutaan petani. Selama ini, POPSI secara konsisten mendukung program hilirisasi dan ketahanan energi nasional. 

Namun, sejak awal kami mengusulkan agar pemerintah menerapkan flexi blending, dengan B30 sebagai batas minimum, sementara peningkatan ke B40 atau B50 dilakukan secara fleksibel sesuai kondisi produksi CPO nasional, harga minyak dunia, kemampuan fiskal negara, serta kebutuhan energi dalam negeri,”

kata Ketua Umum Popsi Mansuetus Darto dalam keterangan resmi, Jumat, 26 Juni 2026. 
Baca juga:
Bahlil Ngaku Dimarahin Pelaku Usaha Karena Pangkas Impor BBM, Tapi… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa kebijakan…
Prabowo Sebut BBM B50 Diluncurkan Juli 2026, Pede RI Tak… Presiden Prabowo Subianto meyakinkan diri bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat…
Demi Kejar Target Biodiesel B50, RI Bakal Kehilangan Cuan Ekspor… Kebijakan mandatori biodiesel B50 yang akan mulai diterapkan pada 1 Juli berpotensi…
  • Bahlil Ngaku Dimarahin Pelaku Usaha Karena Pangkas Impor BBM, Tapi Ini Jawabnya
  • Prabowo Sebut BBM B50 Diluncurkan Juli 2026, Pede RI Tak Impor Solar…
  • Demi Kejar Target Biodiesel B50, RI Bakal Kehilangan Cuan Ekspor Sawit Rp67…

Selain itu, Darto juga menyebut pendekatan tersebut dinilai jauh lebih rasional dibanding memaksakan target pencampuran yang tinggi ketika seluruh konsekuensi pembiayaannya justru dibebankan kepada petani. 

Popsi Minta Pemerintah Terapkan Skema Fleksibel

Kekhawatiran mengenai beban berlapis ini, menurut Darto, sejalan dengan hasil pemodelan ekonomi dari kajian Traction Energy Asia. 

Mengacu pada Data riset Traction menunjukkan bahwa jika kebijakan B50 diimplementasikan secara sembrono atau sekadar mengejar mandat (brute force), kebijakan tersebut justru berpotensi menciptakan beban multidimensi. 

Selain itu, tanpa disertai langkah pembenahan atau debottlenecking pada aspek produktivitas, kebijakan B50 diproyeksikan akan menguras anggaran melalui defisit Dana Sawit BPDPKS hingga mencapai Rp28 triliun serta menghilangkan penerimaan negara (pajak badan, bea keluar, dan pungutan) sebesar Rp620 triliun dalam periode 10 tahun.

Kami tidak menolak biodiesel. Yang kami tolak adalah ketika biaya kebijakan ini akhirnya dibayar oleh petani sawit melalui semakin rendahnya harga TBS,”

tegas Darto.
Pekerja membongkar dan menata tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Pekerja membongkar dan menata tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. ((ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/Spt)

Harga TBS Petani Terancam Semakin Tertekan

Sementara itu, kenaikan pungutan ekspor CPO menjadi 12,5 persen untuk mendukung implementasi B50 akan semakin mengurangi harga CPO bersih yang menjadi dasar transaksi di dalam negeri.

Dampaknya, menurut Popsi, akan langsung dirasakan di tingkat kebun karena harga pembelian tandan buah segar (TBS) mengikuti harga CPO setelah dikurangi berbagai pungutan dan biaya lainnya.

Akibatnya, meskipun harga CPO dunia relatif tinggi, harga yang diterima petani tidak lagi mencerminkan nilai pasar sebenarnya. Harga TBS akan semakin tertekan karena beban kebijakan tersebut pada akhirnya ditransmisikan kepada petani sebagai mata rantai paling lemah dalam industri sawit,”

ujar Darto.

Risiko Fiskal hingga Ledakan Ekspansi Lahan

Lebih jauh, Yayan Satyakti peneliti dari Universitas Padjadjaran yang terlibat dalam kajian bersama Traction Energy Asia menggarisbawahi bahwa pentingnya mengubah pendekatan pemerintah.

Menurut dia, pilihannya bukan B50 iya atau tidak, melainkan B50 murni versus B50 yang dijalankan secara berkelanjutan (sustainable). Mandat B50 sebagai upaya kedaulatan energi jika tidak memperhatikan keberlanjutan akan memberikan beban multidimensi sebagai berikut: 

  • Biaya anggaran yang menguras beban fiskal secara terus-menerus, 
  • Tekanan harga pangan seperti minyak goreng, 
  • Peningkatan ekspansi lahan nyaris dua kali lipat, dan 
  • Utang karbon lebih panjang dari satu abad. 

Namun, jika dipadukan dengan reformasi struktural seperti peningkatan produktivitas perkebun rakyat,penggunaan bahan baku dari limbah seperti minyak jelantah dan fleksibilitas campuran biodiesel, justru berbalik memberikan manfaat,”

ungkapnya.

Yayan juga menekankan bahwa pemerintah harus mengevaluasi kembali formulasi HIP Biodiesel dan penetapan Harga CPO setelah dipotong berbagai pungutan sebagai dasar pembentukan harga TBS. 

Harga tersebut sudah tidak lagi mencerminkan harga pasar yang sesungguhnya, sehingga petani tidak memperoleh manfaat yang seimbang,”

jelas Yayan.

Tekanan terhadap petani juga tidak berhenti sampai di situ. Kehadiran DSI dalam tata kelola sawit nasional berpotensi menambah ketidakpastian baru apabila tidak disertai tata kelola yang transparan dan berpihak kepada petani. Setiap perubahan kelembagaan maupun tata niaga harus dipastikan tidak memperlemah posisi tawar petani dalam rantai pasok sawit nasional.

BBM Biodiesel B50. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
BBM Biodiesel B50. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)

Popsi Desak Evaluasi Total Program Biodiesel

Di sisi lain, data Traction juga memperingatkan adanya ancaman ekspansi lahan baru seluas 3,22 juta hektare dan beban utang karbon selama 122 tahun jika kebutuhan bahan baku B50 dipaksakan dari lahan baru tanpa adanya peningkatan produktivitas. 

Sementara itu, petani di lapangan saat ini masih harus menghadapi kenaikan biaya produksi, mulai dari harga pupuk, biaya tenaga kerja, hingga ongkos perawatan kebun yang terus meningkat. Apabila harga TBS kembali turun akibat meningkatnya pungutan dan implementasi B50, maka kesejahteraan petani sawit akan semakin tergerus.

Karena itu, Popsi meminta pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap implementasi B35 dan B40 sebelum memutuskan pemberlakuan B50 secara nasional. Evaluasi tersebut harus mencakup dampaknya terhadap harga TBS, keberlanjutan dana BPDP, kemampuan fiskal pemerintah, daya saing ekspor sawit Indonesia, inflasi komoditas turunan sawit, serta kesejahteraan petani,”

ungkap Darto.

Program biodiesel, menurut Popsi juga harus menjadi kebijakan yang memberi manfaat bagi seluruh pelaku industri sawit, terutama petani sebagai penyedia bahan baku utama. Ketahanan energi nasional tidak boleh dibangun dengan mengorbankan kesejahteraan jutaan petani sawit. 

Jika seluruh beban kebijakan terus dibebankan kepada petani, maka yang terjadi bukan transisi energi yang berkeadilan, melainkan tekanan berlapis terhadap petani sawit Indonesia,”

tutup Darto.
Baca juga:
Pengamat Ungkap Fakta Pahit B50: Harga Biodiesel Kalah dari Solar,… Kebijakan mandatori biodiesel B50 yang mulai diterapkan pemerintah pada 1 Juli 2026…
DJP Blak-blakan Ungkap Potensi Kehilangan Penerimaan Negara dari Program MBG Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap, ada potensi kehilangan penerimaan…
Bahlil Tegaskan Pemerintah Siap Terapkan B50 Mulai 1 Juli 2026,… Pemerintah memastikan implementasi bahan bakar nabati biodiesel B50 akan dimulai pada 1…
  • Pengamat Ungkap Fakta Pahit B50: Harga Biodiesel Kalah dari Solar, Tak Ramah…
  • DJP Blak-blakan Ungkap Potensi Kehilangan Penerimaan Negara dari Program MBG
  • Bahlil Tegaskan Pemerintah Siap Terapkan B50 Mulai 1 Juli 2026, Ini Deretan…
Tag:B50Biodieselharga sawitPenerimaan negaraPetani SawitTandan Buah Segar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Panas! Amien Rais Minta Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Singgung Kasus Roy Suryo
By Rahmat Tunny
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/wsj)
1
Tak Temui Mahasiswa dan Kerap Serang Pengkritik, Prabowo Dinilai Makin Anti Kritik
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kekayaan negara harus dijaga untuk memastikan masyarakat dapat hidup dengan layak dan sejahtera, salah satunya lewat jalur pendidikan. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
2
Kronologi Korupsi Dana Desa Terbongkar, Uang Negara Diduga Berakhir Jadi Gift TikTok
By Ani Ratnasari
Kepala Urusan Keuangan Keuangan Desa Lok Bangkai, Banjang, Kalimantan Selatan berinisial MT jadi tersangka. sebagai tersangka
3
5 Potret Ginka Febriyanti Ginting, Komisaris Pertamina Retail Termuda yang Jadi Sorotan
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare) Ginka Febriyanti Ginting
4
Proyek Blok Abadi Masela Dipastikan Jalan, Target Produksi Gas Raksasa Dimulai 2029
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Menteri ESDM melaporkan hasil pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri ESDM Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto, antara lain mengenai Indonesia akan mendapat pasokan minyak mentah Rusia serta kerja sama pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Blak-blakan Defisit APBN Tembus 3% Bila Anggaran MBG Direlokasi Bukan Dipotong

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
7 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

Kata Purbaya soal Potong Anggaran MBG: Saya Mau Nol, Tapi Nggak Bisa Itu ‘Program Bagus’

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76.
Ekonomi Bisnis

IHSG Anjlok 1,72 Persen, Rupiah Berotot ke Level Rp17.922 per Dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah bergerak berlawanan pada penutupan perdagangan…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 jam lalu
Produksi batu bara. (Sumber: Dok. ESDM)
Ekonomi Bisnis

Negara Kalah dari Oligarki Batu Bara, PLN dan Rakyat Jadi Korban

Wacana pemerintah untuk merevisi dan menaikkan harga batu bara untuk kebutuhan dalam…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up