Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 17 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / IESR Bongkar Sisi Gelap B50, Ingatkan Risiko Harga Pangan hingga Lingkungan
Ekonomi Bisnis

IESR Bongkar Sisi Gelap B50, Ingatkan Risiko Harga Pangan hingga Lingkungan

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 30, 2026 7:22 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Petugas mengisi bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke bus di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).
Petugas mengisi bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke bus di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura/bar)
SHARE

Rencana pemerintah Indonesia menerapkan mandatori biodiesel 50 persen (B50) mulai 1 Juli 2026 mendapat kritik dari Institute for Essential Services Reform (IESR). Lembaga tersebut mengingatkan bahwa penerapan kebijakan B50 memerlukan evaluasi secara menyeluruh.

Daftar isi Konten
  • B50 Berisiko Tekan Harga Pangan dan Lingkungan
  • Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Efektif Tekan Emisi
  • Biodiesel Saja Dinilai Belum Cukup

Kebijakan pencampuran (blending) biodiesel dinilai dapat diterima sebagai strategi transisi, khususnya dalam jangka pendek untuk mengurangi impor solar. Namun, menurut IESR, kebijakan B50 tidak seharusnya menjadi strategi utama transisi energi dalam jangka panjang.

IESR juga menilai bahwa dibandingkan penerapan B50, elektrifikasi sektor transportasi dan penerapan standar efisiensi bahan bakar merupakan strategi yang lebih efektif untuk mencapai ketahanan dan kemandirian energi.

Baca juga:
Kendaraan Listrik Makin Banyak, ESDM Percepat Pemerataan SPKLU hingga 2030 Pertumbuhan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) yang semakin pesat mendorong pemerintah…
Kementerian ESDM Ungkap Alasan HIP Biodiesel Juli 2026 Tembus Rp14.562… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap alasan di balik penetapan…
'Suntikan' Biodiesel Satu Dekade: RI Hemat Devisa Rp722,9 Triliun Program insentif mandatori biodiesel berhasil menyelamatkan devisa negara hingga Rp722,9 triliun selama…
  • Kendaraan Listrik Makin Banyak, ESDM Percepat Pemerataan SPKLU hingga 2030
  • Kementerian ESDM Ungkap Alasan HIP Biodiesel Juli 2026 Tembus Rp14.562 per Liter
  • 'Suntikan' Biodiesel Satu Dekade: RI Hemat Devisa Rp722,9 Triliun

Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa, mengatakan setiap kebijakan memiliki konsekuensi berupa biaya dan dampak.

Pemerintah perlu melihat penerapan B50 secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pengurangan impor solar, tetapi juga dari dampaknya terhadap biaya, pasokan bahan baku, harga pangan, petani kecil, dan lingkungan,”

kata Fabby dalam keterangan resminya, Selasa, 30 Juni 2026.

B50 Berisiko Tekan Harga Pangan dan Lingkungan

B50 Biodiesel
B50 Biodiesel (Foto: Laman ESDM)

Diketahui, kebijakan percepatan penerapan B50 disusun saat terjadi krisis energi akibat penutupan Selat Hormuz pada akhir Februari yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan mengganggu impor minyak Indonesia.

IESR mengingatkan adanya konsekuensi (trade-off) lintas sektor dari perluasan mandatori biodiesel. Peningkatan kebutuhan crude palm oil (CPO) untuk B50 berpotensi memengaruhi pasokan bahan baku sektor pangan, harga minyak goreng, inflasi, hingga kesejahteraan petani kecil.

Selain itu, meningkatnya permintaan bahan baku juga perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan tekanan baru terhadap daya dukung lingkungan dan tata kelola lahan.

IESR menilai dasar ekonomi penerapan B50 juga perlu dievaluasi kembali karena kondisi yang melatarbelakanginya telah berubah. Harga minyak dunia mulai turun, risiko gangguan impor minyak mereda, diversifikasi pasokan impor mulai dilakukan, serta produksi solar dari kilang dalam negeri, termasuk Kilang Balikpapan, mulai meningkat.

Di sisi lain, harga CPO masih berada pada level tinggi. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan biaya implementasi B50, terutama apabila selisih harga biodiesel dengan solar semakin lebar.

Untuk itu, pemerintah perlu menghitung ulang beban biaya kebijakan ini serta memastikan strategi mitigasi yang jelas sebelum memperluas penerapannya,”

ujarnya.
Baca juga:
Wacana Kopdes Merah Putih Kelola CPO: GAPKI Minta Pemerintah Tak… Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meminta pemerintah untuk mengkaji komprehensf perihal…
BPDP Kantongi Rp22,7 Triliun dari Pungutan Sawit di Semester I-2026 Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencatat penerimaan dana pungutan ekspor kelapa sawit…
Tak Lagi Andalkan CPO, 80 Persen Ekspor Sawit RI Kini… Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPBD) mengungkapkan ekspor sawit Indonesia 80 persen sudah…
  • Wacana Kopdes Merah Putih Kelola CPO: GAPKI Minta Pemerintah Tak Racik Kebijakan…
  • BPDP Kantongi Rp22,7 Triliun dari Pungutan Sawit di Semester I-2026
  • Tak Lagi Andalkan CPO, 80 Persen Ekspor Sawit RI Kini Didominasi Produk…

Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Efektif Tekan Emisi

Pengguna kendaraan listrik mengisi daya mobilnya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN UP3, Solo, Jawa Tengah
Pengguna kendaraan listrik mengisi daya mobilnya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN UP3, Solo, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nym.)

Analisis IESR menunjukkan elektrifikasi transportasi mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar, menekan emisi, sekaligus memperkuat kemandirian energi apabila pasokan listrik semakin banyak berasal dari energi terbarukan.

Berdasarkan pemodelan IESR, adopsi kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle atau BEV) berpotensi mengurangi emisi hingga 46 juta ton karbon dioksida pada 2060.

Dampaknya akan semakin besar apabila dikombinasikan dengan kebijakan pembatasan usia kendaraan. Langkah tersebut diproyeksikan mampu mendorong penggunaan sekitar 66 juta mobil listrik dan 143 juta sepeda motor listrik, sekaligus menekan emisi hingga 210 juta ton karbon dioksida pada 2060.

Selain itu, peningkatan penggunaan transportasi umum dari 16 persen menjadi 40 persen pangsa perjalanan diperkirakan mampu mengurangi emisi hingga 101 juta ton karbon dioksida pada tahun yang sama.

Biodiesel Saja Dinilai Belum Cukup

Di sisi lain, analisis IESR menunjukkan peningkatan mandatori biodiesel hingga B60 diproyeksikan mampu menurunkan emisi sekitar 88 juta ton karbon dioksida pada 2060. Namun, estimasi tersebut belum memperhitungkan emisi akibat perubahan penggunaan lahan.

Temuan ini menegaskan bahwa implementasi biodiesel saja akan memberikan dampak yang lebih kecil bagi penurunan emisi,”

jelasnya.

Lebih lanjut, Fabby menekankan pemerintah perlu memastikan kebijakan biodiesel tidak mengalihkan fokus dari agenda transisi energi yang lebih struktural.

Dalam jangka panjang, dekarbonisasi sektor transportasi membutuhkan kombinasi kebijakan yang lebih komprehensif, mulai dari percepatan kendaraan listrik, peningkatan kualitas transportasi publik, standar efisiensi kendaraan, pengembangan energi terbarukan, hingga penyediaan infrastruktur pengisian daya yang merata.

IESR mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi terbuka terhadap manfaat, biaya, dan risiko penerapan B50,”

ujar Fabby.

Menurut IESR, evaluasi tersebut penting agar kebijakan energi tidak hanya merespons kebutuhan jangka pendek, tetapi juga selaras dengan target dekarbonisasi, ketahanan energi, stabilitas harga, serta perlindungan masyarakat.

Kebijakan energi harus dirancang agar tidak menimbulkan beban baru bagi masyarakat maupun sektor lain,”

tegas Fabby.
Jangan Asal Kejar B50! Popsi Warning Kebijakan Biodiesel Jadi Petaka Petani Sawit
Tag:B50BiodieselCPOIESRmobil ListrikTransisi energi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
HUT RI ke-81: Gaya Nyentrik Gibran Berbalut Adat NTT, Kumpul Keluarga Besar di Istana
By Hadi Febriansyah
Eks Presiden RI Joko Widodo (kiri), Presiden RI Prabowo Subianto tengah), dan Wakil Presiden Gibran (kanan) dalam peringatan HUT KE-81 RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
1
Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT
By Rahmat Baihaqi
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
2
Tampil Anggun Berkebaya Putih, Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka
By Rahmat Baihaqi
Istri mendiang Presiden pertama Soekarno, Ratna Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno memakai kebaya putih menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.
3
Dari Sinden Cilik hingga Peraih Emas Olimpiade, Ini Keseruan HUT ke-81 RI di Istana
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
4
Riuh Hari Damai Aceh: Suasana Kondusif, KSAD Maruli Tak Tambah Prajurit
By Rahmat Baihaqi
Massa yang menghadiri zikir dan doa bersama peringatan hari perdamaian Aceh terlibat kericuhan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Infrastruktur dermaga dan pelabuhan yang rusak pasca gempa NTT.
Ekonomi Bisnis

Gempa Flores Bikin 20 SPBU Lumpuh, Pertamina Beberkan Kondisi Terkini Pasokan BBM

Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Flores,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kejar Target Setoran Pajak 2027, Purbaya Pertimbangkan Tarik Pajak Baru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang mengenakan pajak baru. Hal ini…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Pusat DJP (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Belanja Negara 2027 Tembus ke Rp4.097 Triliun, Purbaya Bakal Lakukan Ini Jaga Defisit

Alokasi belanja negara melonjak pada tahun 2027 menjadi sebesar Rp4.097,2 triliun, atau…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
Ekonomi Bisnis

Anggaran Pendidikan Melonjak Rp100 Triliun, Purbaya Ungkap Kabar Gaji Guru 2027

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menaikkan gaji guru…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up