Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026. Rupiah menguat tipis 0,08 persen ke level Rp17.980 per dolar Amerika Serikat (AS), dan IHSG menguat 1,19 persen ke 5.986.
Nilai transaksi IHSG tercatat Rp10,3 triliun dengan melibatkan 22,3 miliar saham dalam 1,6 juta kali transaksi. Sebanyak 430 saham naik, 141 tidak bergerak, dan 212 turun.
Melesat
Dilansir dari Stockbit, sejumlah saham yang mengalami kenaikan tertinggi atau top gainer diantaranya:
- PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menguat 34,91 persen ke Rp143;
- PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) menghijau 34,62 persen ke Rp70;
- PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) menguat 34,62 persen ke Rp90.
Sedangkan saham yang menurun terdalam alias top loser sebagai berikut:
- PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) melemah 12,80 persen ke Rp286;
- PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) anjlok 12,40 persen Rp530;
- PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melemah 11,30 persen ke Rp510;
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan menguatnya rupiah ini didorong oleh koreksi data ISM Services PMI Amerika.
“Rupiah diperkirakan akan dibuka datar walau berpotensi menguat terhadap dolar AS yg terkoreksi oleh data ISM yang tidak sekuat harapan,”
ujar Lukman kepada Owrite.
























