Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 17 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • MBG
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Mirae Asset Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, 2026 Cuman Bisa Tumbuh 4,8 Persen
Ekonomi Bisnis

Mirae Asset Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, 2026 Cuman Bisa Tumbuh 4,8 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 9, 2026 6:05 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
1 minggu lalu
Share
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
SHARE

Mirae Asset Sekuritas Indonesia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2026 dan 2027. Ekonomi RI diperkirakan hanya tumbuh 4,8 persen pada 2026 dan 4,9 persen di 2027, salah satunya karena melemahnya permintaan domestik.

Daftar isi Konten
  • Inflasi Naik
  • BI Makin Sulit

Kepala Ekonom Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan sebelumnya ekonomi RI pada 2026 dan 2027 diperkirakan tumbuh 5 persen dan 5,1 persen. Hal itu tertuang dalam laporan Macro Outlook Macroeconomic Outlook Revision, Tight Rates Without Clear Macro Anchor.

Kami telah merevisi turun proyeksi pertumbuhan PDB menjadi 4,8 persen untuk tahun 2026 dan 4,9 persen untuk tahun 2027, dari sebelumnya 5,0 persen dan 5,1 persen,”

ujar Rully dalam laporannya Kamis, 9 Juli 2026.

Rully menilai, perlambatan ekonomi ini didorong oleh kombinasi melemahnya konsumsi dan investasi domestik, kondisi eksternal yang semakin berat, serta pengetatan kondisi keuangan.

Baca juga:
BI Ungkap Kinerja Manufaktur RI Kuartal II-2026 Melambat, Ini Alasannya Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja Lapangan Usaha (LU) industri pengolahan melambat pada kuartal…
Kegiatan Usaha Meningkat di Kuartal II-2026, Tapi Kondisi Keuangan Perusahaan… Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja kegiatan usaha pada kuartal II-2026 meningkat dibandingkan…
Harga Emas Hari Ini 17 Juli 2026: Global Berkilau, Antam… Harga emas global dibuka menguat pada perdagangan Jumat pagi 17 Juli 2026,…
  • BI Ungkap Kinerja Manufaktur RI Kuartal II-2026 Melambat, Ini Alasannya
  • Kegiatan Usaha Meningkat di Kuartal II-2026, Tapi Kondisi Keuangan Perusahaan Melemah
  • Harga Emas Hari Ini 17 Juli 2026: Global Berkilau, Antam Amblas Rp27.000

Inflasi Naik

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Di samping itu, dia memperkirakan inflasi naik 4,0 persen pada 2026. Inflasi diramal baru akan kembali dalam sasaran target Bank Indonesia (BI) pada tahun depan.

Kami memperkirakan inflasi akan lebih tinggi daripada perkiraan dasar kami sebelumnya, yaitu sekitar 4,0 persen pada tahun 2026, sebelum kembali mereda ke dalam kisaran target BI sebesar 1,5–3,5 persen pada tahun 2027,”

tuturnya.

Rully menjelaskan, kenaikan inflasi itu akan berasal dari dampak tertunda guncangan harga energi dan depresiasi nilai tukar rupiah, serta ruang fiskal yang terbatas untuk sepenuhnya menyerap tekanan biaya.

Lembaga ini menilai, tantangan utama tahun ini telah bergeser ke arah pengetatan moneter, berbeda dengan perkiraan sebelumnya mengenai siklus pelonggaran bertahap. Bahkan diperkirakan the Fed akan mengerek suku bunganya dua kali pada tahun ini.

Kami kini memproyeksikan suku bunga Fed Funds akan dinaikkan dua kali, masing-masing sebesar 25 bps pada bulan September dan Desember, seiring respons Federal Reserve terhadap kenaikan kembali inflasi,”

tuturnya.

Adapun di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh, bank sentral diproyeksikan melanjutkan normalisasi neraca keuangan yang akan memperketat likuiditas dolar AS di pasar global.

BI Makin Sulit

Gedung Bank Indonesia.
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)

Mirae Asset dalam laporannya menyebut bahwa saat ini Bank Indonesia (BI) berada dalam posisi sulit. Sebab, meski otoritas moneter sudah menaikkan BI Rate 100 basis poin (bps) tapi belum berhasil menguatkan rupiah secara signifikan.

Di saat yang sama, ruang untuk menaikkan suku bunga semakin menyempit karena data ekonomi domestik mulai menunjukkan perlambatan yang lebih nyata.

Munculnya defisit ganda baik di sisi fiskal maupun eksternal semakin mempersempit ruang gerak stimulus kebijakan, sementara melemahnya konsumsi dan investasi mengikis ketahanan ekonomi terhadap pengetatan tambahan,”

tuturnya.

Rully mengungkapkan, BI memang sudah berupaya keras mempertahankan stabilitas rupiah melalui kenaikan suku bunga dan intervensi pasar. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup karena belum diimbangi koordinasi kebijakan fiskal yang kuat dan kredibel.

Kurangnya koordinasi yang kuat dan kredibel dengan kebijakan fiskal dinilai membuat investor tetap ragu terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas makro secara keseluruhan. Sehingga premi risiko tetap tinggi dan sentimen pasar tetap hati-hati,”

imbuhnya.
Baca juga:
Rupiah Menguat ke Rp17.957 per Dolar AS, Tekanan The Fed… Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat pagi, 17 Juli 2026.…
Rupiah Berotot ke Rp17.986 per Dolar AS, IHSG Ikut Terbang Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat…
Harga Emas Hari Ini Kamis 16 Juli 2026: Global Stagnan,… Harga emas global tercatat stabil pada perdagangan Kamis pagi usai data Amerika…
  • Rupiah Menguat ke Rp17.957 per Dolar AS, Tekanan The Fed dan Gejolak…
  • Rupiah Berotot ke Rp17.986 per Dolar AS, IHSG Ikut Terbang
  • Harga Emas Hari Ini Kamis 16 Juli 2026: Global Stagnan, Antam Turun…
Tag:Bank IndonesiainflasiMirae Asset SekuritasPertumbuhan Ekonomiproyeksi ekonomiSuku Bunga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Wabup Lombok Sowan ke Tersangka Dugaan Kasus Santri Tewas, Netizen Singgung Keberpihakan
By Ani Ratnasari
Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, M. Nursiah
1
Hotman Paris Datangi Kejagung, Jawaban soal Jadi Pengacara Febrie Adriansyah Bikin Heboh
By Rahmat Baihaqi
Pengacara Hotman Paris Hutape di gedung Kejagung.
2
Final Piala Dunia 2026 Bikin Messi Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 32 Tahun
By Hadi Febriansyah
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi
3
Final Piala Dunia 2026: Dulu Guru dan Murid, Kini De la Fuente vs Scaloni Berebut Trofi Juara
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente dan Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni.
4
Prabowo soal LNG Masela: Para Investor Harus Untung, Kita Malu Kalau Mitra Tidak Puas
By Natania Longdong
Presiden RI Prabowo Subianto saat groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
5

BERITA LAINNYA

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) meninjau pabrik pengolahan kakao dan perkebunan kakao PT Ebier Suth Cokran di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso)
Ekonomi Bisnis

BI Ungkap Kinerja Manufaktur RI Kuartal II-2026 Melambat, Ini Alasannya

Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja Lapangan Usaha (LU) industri pengolahan melambat pada kuartal…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 menit lalu
Petani memetik tandan buah segar (TBS) kelapa sawit saat panen di Desa Suak Raya, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (2/6/2026).(Sumber: Antara Foto/Syifa Yulinnas/tom)
Ekonomi Bisnis

Kegiatan Usaha Meningkat di Kuartal II-2026, Tapi Kondisi Keuangan Perusahaan Melemah

Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja kegiatan usaha pada kuartal II-2026 meningkat dibandingkan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Yakin Rupiah Balik ke Rp17.000 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Kuncinya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini nilai tukar rupiah bisa kembali ke…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Pastikan Kopdes Merah Putih Bisa Untung Besar, Asal…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/Kopdes Merah…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up