Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan tersebut berasal dari kekhawatiran investor terhadap kondisi Indonesia.
Namun Purbaya menuturkan, untuk saat ini Indonesia memiliki kabar bagus karena S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang RI pada level BBB untuk jangka panjang, dan A-2 dalam jangka pendek dengan prospek tetap stabil.
Nggak apa-apa (rupiah Rp18.000), karena orang pada takut. Saya belum ngomong kali bahwa ini berita yang bagus, jadi begitu ini keluar, sejujurnya clear bahwa pondasi ekonomi kita bagus,”
ujar Purbaya di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.
Pede Investor Masuk Lagi

Purbaya meyakini, dengan penilaian terbaru S&P ini investor akan kembali masuk ke Tanah Air. Penilaian lembaga internasional itu juga menunjukkan bahwa keraguan sejumlah orang terhadap kondisi perekonomian RI salah.






