Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 21 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kredit Perbankan Melonjak di Kuartal II-2026, Tapi Bank Tak Lagi Semudah Dulu Menyetujui
Ekonomi Bisnis

Kredit Perbankan Melonjak di Kuartal II-2026, Tapi Bank Tak Lagi Semudah Dulu Menyetujui

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 20, 2026 1:14 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
18 jam lalu
Share
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
SHARE

Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) melaporkan penyaluran kredit baru pada kuartal II-2026 naik dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, perbankan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit baru pada kuartal II-2026.

Daftar isi Konten
  • Pendorong Pertumbuhan
  • Bank Lebih Hati-hati
  • Proyeksi Kuartal III

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengungkapkan kenaikan itu tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kredit baru sebesar 93,08 persen, atau lebih tinggi dibandingkan SBT 38,74 persen pada kuartal sebelumnya dan kuartal II-2026 sebesar 85,22 persen.

Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia menunjukkan penyaluran kredit baru pada kuartal II-2026 meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya,”

ujar Denny dalam keterangannya Senin, 20 Juli 2026.
Baca juga:
BI Pastikan Likuiditas Perbankan Tetap Aman, Ekspansi Moneter Tembus Rp837… Bank Indonesia (BI) menilai ketahanan likuiditas perbankan masih terjaga. Kondisi ini dipengaruhi…
BI Ungkap Kinerja Manufaktur RI Kuartal II-2026 Melambat, Ini Alasannya Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja Lapangan Usaha (LU) industri pengolahan melambat pada kuartal…
Kegiatan Usaha Meningkat di Kuartal II-2026, Tapi Kondisi Keuangan Perusahaan… Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja kegiatan usaha pada kuartal II-2026 meningkat dibandingkan…
  • BI Pastikan Likuiditas Perbankan Tetap Aman, Ekspansi Moneter Tembus Rp837 Triliun
  • BI Ungkap Kinerja Manufaktur RI Kuartal II-2026 Melambat, Ini Alasannya
  • Kegiatan Usaha Meningkat di Kuartal II-2026, Tapi Kondisi Keuangan Perusahaan Melemah

Pendorong Pertumbuhan

Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada kuartal II-2026 bersumber dari peningkatan seluruh komponennya, yaitu kredit modal kerja dengan SBT 94,34 persen, kredit investasi SBT 93,51 persen, dan kredit konsumsi SBT 83,67 persen.

Bila dirinci, kenaikan kredit konsumsi bersumber dari peningkatan permintaan pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan SBT 78,20 persen, kredit kendaraan bermotor SBT 67,95 persen, kredit multiguna SBT 69,71 persen, dan kredit tanpa agunan SBT 49,70 persen. Sementara permintaan kartu kredit SBT 30,18 persen atau melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Secara sektoral, penyaluran kredit baru naik di beberapa sektor, dengan SBT tertinggi pada sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi (SBT 91,86 persen, jasa pendidikan SBT 83,03 persen, industri pengolahan SBT 73,78 persen, konstruksi SBT 73,37 persen, dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial SBT 70,09 persen.

Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)
Ilustrasi Rupiah dan Pendapatan. (Sumber: Unsplash/ Defrino Maasy)

Bank Lebih Hati-hati

Denny mengungkapkan pada periode ini perbankan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit baru. Hal ini tercermin dari Indeks Lending Standard (ILS) yang positif sebesar 1,03.

Standar penyaluran kredit yang lebih berhati-hati tersebut terutama pada jenis kredit KPR/KPA dan kredit konsumsi lainnya, di tengah ILS yang lebih longgar pada kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit UMKM,”

jelasnya.

Adapun beberapa aspek kebijakan penyaluran kredit yang lebih berhati-hati antara lain pada aspek suku bunga kredit, plafon kredit, perjanjian kredit, jangka waktu kredit, dan biaya persetujuan kredit.

Proyeksi Kuartal III

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.)

Bank Indonesia memperkirakan, penyaluran kredit baru pada kuartal III-2026 tetap tumbuh. Hal ini terindikasi dari SBT prakiraan penyaluran kredit baru kuartal III-2026 sebesar 84,65 persen, meskipun lebih rendah dibandingkan SBT pada kuartal sebelumnya sebesar 93,08 persen.

Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru pada kuartal III diprakirakan masih sama dengan periode sebelumnya, yaitu kredit modal kerja, diikuti kredit investasi dan kredit konsumsi.

Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran kredit multiguna diperkirakan menjadi prioritas utama, diikuti KPR/KPA, dan kredit kendaraan bermotor. Berdasarkan sektor, penyaluran kredit baru pada kuartal III diprakirakan terbesar pada sektor industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta perantara keuangan.

Kebijakan penyaluran kredit kuartal III-2026 diperkirakan lebih longgar dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Hal ini terindikasi dari ILS kuartal III-2026 yang bernilai negatif sebesar 2,25.

Standar penyaluran kredit yang longgar tersebut didorong oleh kredit investasi, KPR/KPA, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi lainnya. Kebijakan penyaluran kredit diperkirakan lebih longgar terutama pada aspek plafon kredit dan agunan.

Baca juga:
Kehadiran KDMP Jangan Jadi Ancaman, APINDO: Masa 'Warung Lawan Warung’? Ketua Komite Pengembangan Kewirausahaan, UKM, dan Ekonomi Inklusif DPN APINDO Lishia Erza…
Bukan Cuma Sekadar Hiburan! Piala Dunia 2026 Disebut Jadi Mesin… Perhelatan Piala Dunia 2026 dinilai bukan hanya menghadirkan hiburan bagi pecinta sepak…
Mulai 1 Agustus, Biaya Pendaftaran Merek Naik 55,6 Persen Jadi… Pemerintah menaikkan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk layanan pendaftaran merek,…
  • Kehadiran KDMP Jangan Jadi Ancaman, APINDO: Masa 'Warung Lawan Warung’?
  • Bukan Cuma Sekadar Hiburan! Piala Dunia 2026 Disebut Jadi Mesin Penggerak Ekonomi…
  • Mulai 1 Agustus, Biaya Pendaftaran Merek Naik 55,6 Persen Jadi Rp2,8 Juta
Tag:Bank IndonesiaKPRKredit PerbankanperbankanRamdan Denny PrakosoUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Prakiraan Cuaca BMKG 21 Juli 2026: Jakarta Didominasi Hujan Ringan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi hujan ringan
2
Diduga Keponakan Hotman Paris Loncat dari Lantai 46 dan Teka-Teki Pemakaman Malam Hari
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan bertingkat di perkotaan.
3
Fakta Baru Kematian Pengacara yang Diduga Ponakan Hotman Paris, Polisi Beberkan Kronologinya
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
4
Mbappe Boyong Sepatu Emas, Rodri Bola Emas: Cek Daftar Lengkap Penghargaan Piala Dunia 2026!
By Hadi Febriansyah
Daftar peraih penghargaan Piala Dunia 2026.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: YouTube BPMI)
Ekonomi Bisnis

Target Hapus Kemiskinan Ekstrem di RI, Prabowo Andalkan PKH hingga Subsidi Energi

Presiden Prabowo Subianto membeberkan jurus yang ditempuh pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan di…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
13 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin 20 Juli 2026. (sumber: Youtube/Sekretariat Presiden)
Ekonomi Bisnis

Berkali-kali Diramal Kolaps, Prabowo Sebut Ekonomi Indonesia Justru Kian Perkasa

Presiden Prabowo Subianto membantah dengan tegas adanya prediksi yang menyebut Indonesia akan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
13 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (Sumber: YouTube BPMI)
Ekonomi Bisnis

Prabowo Klaim Berhasil Atasi 110 Masalah dalam 18 Bulan: Kita Rendah Hati, Ojo Dumeh

Presiden Prabowo Subianto mengklaim telah menyelesaikan lebih dari 100 persoalan nasional sejak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
14 jam lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Rupiah Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS, IHSG Malah Menguat 0,91 Persen

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak sejalan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up