Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Ekonom Warning: UU PFII Dikhawatirkan Buka ‘Karpet Merah’ bagi Dana Bermasalah
Ekonomi Bisnis

Ekonom Warning: UU PFII Dikhawatirkan Buka ‘Karpet Merah’ bagi Dana Bermasalah

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juli 23, 2026 9:58 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi di daerah.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi di daerah. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).
SHARE

Pengesahan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menuai kritik dari kalangan ekonom.

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai proses pembahasan yang berlangsung cepat memunculkan pertanyaan mengenai pihak yang paling diuntungkan dari beleid tersebut.

Proses UU PFII yang cepat menimbulkan pertanyaan soal dana atau investor mana yang ingin segera mendapat perlakuan khusus,”

kata Bhima kepada Owrite, Rabu, 22 Juli 2026.
Baca juga:
Terungkap, Eks Jampidsus Diduga Terlibat Kasus Pemerasan Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah rupanya terlibat…
Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang… Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mendesak Presiden Prabowo…
Big Match Persija vs Persib Kembali ke Jakarta, I.League Minta… Direktur Utama I.League Ferry Paulus meminta agar seluruh pihak ikut menjaga agar…
  • Terungkap, Eks Jampidsus Diduga Terlibat Kasus Pemerasan
  • Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Desak Presiden Kaji Ulang Program
  • Big Match Persija vs Persib Kembali ke Jakarta, I.League Minta Jakmania Jangan…

Menurut Bhima, percepatan pengesahan UU PFII bukan sekadar soal mengejar investasi. Tapi, melainkan menimbulkan tanda tanya mengenai siapa yang akan memperoleh berbagai fasilitas khusus di kawasan tersebut.

Yang butuh PFII berarti bukan masyarakat, tapi pengusaha yang dapat karpet merah,”

lanjut Bhima.

Ia mengingatkan, UU PFII tidak hanya berdampak pada iklim investasi. Tapi, juga dapat memengaruhi proses aksesi Indonesia menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Menurut Bhima, sejumlah ketentuan dalam UU PFII berpotensi bertabrakan dengan komitmen Indonesia dalam memperkuat transparansi keuangan dan pemberantasan korupsi.

Isi UU PFII menciptakan kawasan khusus bagi uang hasil korupsi, penggelapan dana transnasional,”

Bhima juga menyoroti keterkaitan UU PFII dengan Pasal 50A dalam revisi UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang mengatur imunitas bagi investor pembeli instrumen obligasi khusus Danantara.

“Ini adalah satu paket amnesty bagi pengemplang pajak dan dana-dana gelap lain. Tawarannya bukan soal imbal hasil yang menarik, tapi kekebalan hukum,” jelas Bhima.

Disahkan Kilat, UU PFII Belum Bisa Jamin RI Siap Saingi Singapura dan Dubai

Lebih lanjut, Bhima menilai UU PFII berpotensi melemahkan rezim transparansi beneficial ownership yang selama ini menjadi salah satu nilai positif Indonesia dalam asesmen OECD.

Ia mengatakan prinsip know your customer dan keterbukaan pemilik manfaat dikhawatirkan tidak lagi berlaku secara penuh bagi investor yang masuk ke kawasan PFII.

Bhima menjelaskan sejumlah skema dalam UU PFII yang dinilai paling berisiko membuka celah penyalahgunaan.

Pengadilan khusus di kawasan berarti ada aturan khusus yang dikecualikan dari pengadilan umum. Termasuk soal beneficial ownership dan asal usul dana,”

katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti adanya pengaturan administrasi perpajakan dan pengawasan keuangan yang bersifat khusus.

Ada administrasi pajak khusus dan pengawasan keuangan khusus, padahal sudah ada OJK dan BI,”

ujar Bhima.
Baca juga:
BGN Didesak Berbenah: Jangan Berubah hanya Orangnya, Kelemahan Sistem Terus… Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) membenahi sistem pelaksanaan…
AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, PDIP Ungkap Kemungkinan Pesan Khusus… Elite PDI Perjuangan (PDIP) membaca pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus…
Purbaya Siap Tarik Dana Pemda Rp100 Triliun yang Parkir di… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik dana pemerintah daerah (Pemda) yang…
  • BGN Didesak Berbenah: Jangan Berubah hanya Orangnya, Kelemahan Sistem Terus Berulang
  • AHY Singgung Kekuasaan Ada Batas, PDIP Ungkap Kemungkinan Pesan Khusus untuk Prabowo
  • Purbaya Siap Tarik Dana Pemda Rp100 Triliun yang Parkir di Bank

Menurutnya, keberadaan mekanisme khusus tersebut justru berpotensi melemahkan fungsi lembaga yang selama ini bertanggung jawab menjaga integritas sistem keuangan nasional.

Tak hanya itu, Bhima memperingatkan pemberian insentif berupa tarif pajak 0 persen di kawasan PFII berisiko menekan rasio pajak Indonesia.

Ia menilai pengalaman pemberian insentif di kawasan hilirisasi menunjukkan bahwa fasilitas pajak belum tentu mampu meningkatkan penerimaan negara.

Investasi yang berkualitas akan masuk karena pertimbangan rantai pasok, infrastruktur, kualitas tenaga kerja, dan birokrasi yang bersih, bukan dengan iming-iming fasilitas pajak 0 persen,”

tuturnya.

Tag:Berita PentingDanaEkonominvestorkarpet merahPFII
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
1
Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli
By Rahmat Tunny
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
2
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bantah Anggaran Buka Rekening Massal Rp11 Triliun, Begini Alasannya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggaran untuk pembukaan rekening bank secara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
6 jam lalu
Persiapan PLN untuk Gelaran MotoGp Mandalika 2026. (Sumber: PT PLN)
Ekonomi Bisnis

PLN Siapkan Pembangkit Khusus 4 MW untuk MotoGP Mandalika 2026

PT PLN (Persero) menyiapkan pembangkit dengan total daya mampu pasok 4 megawatt…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
7 jam lalu
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra (kiri), didampingi Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus (kedua kanan), Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat (kedua kiri), dan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten (kanan) memberikan keterangan terkait langkah penyelesaian terpadu atas permasalahan hukum dan situasi wilayah operasi PT Timah Tbk di Belitung seusai rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Ekonomi Bisnis

Perpres 79/2026 Terbit: Bisnis Timah Babel Dibenahi, Jalur Ilegal Siap Digulung

Pemerintah resmi merombak total lanskap bisnis pertambangan timah di Bangka Belitung lewat…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
9 jam lalu
Dongkrak pompa minyak di luar Almetyevsk di Republik Tatarstan, Rusia, 4 Juni 2023.
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Tembus Lagi US$100 per Barel, Purbaya Klaim APBN 2026 Masih Kuat

Harga minyak dunia jenis Brent kini sudah menembus level US$101,84 per barel.…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up