Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada pembukaan perdagangan Senin, 27 Juli 2026. IHSG melemah sebesar 0,27 persen ke level 6.179.
Untuk nilai transaksi IHSG sebesar Rp396 miliar, dengan melibatkan 744,2 miliar saham dalam 79 ribu kali transaksi. Sebanyak 248 saham turun, 245 tidak bergerak, dan 180 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan melemah di kisaran 6.050 hingga 6.150.
IHSG berpotensi melanjutkan koreksi hari ini dengan target koreksi middle term di 6.050-6.150,”
kata Fanny dalam analisisnya Senin, 27 Juli 2026.
Pasar Asia ‘Berdarah’
Fanny menuturkan, bursa Asia terkoreksi pada perdagangan Jumat, 24 Juli pekan lalu, mengikuti penurunan Wall Street. Sebab, investor semakin skeptik bahwa dana yang digelontorkan ke pembangunan Artificial Intelligence (AI) akan menghasilkan return yang memadai.
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,73 persen, dan Topix melemah 1,05 persen. Sementara, di Korea Selatan, indeks Kospi dan Kosdaq anjlok masing-masing lebih dari 5 persen.
Selain itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,98 persen, CSI 300 melemah 1,67 persen, Taiex Taiwan turun 2,67 persen, dan ASX 200 Australia berkurang 0,75 persen. Kemudian, Straits Times Singapura menguat 0,12 persen dan FTSE Malaysia melemah 0,79 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.050 hingga 6.150. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.250 hingga 6.300.





















