Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 30 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Purbaya Bongkar Syarat Ekonomi RI Bisa Serap Tenaga Kerja: Harus Tumbuh Lebih dari 6 Persen
Ekonomi Bisnis

Purbaya Bongkar Syarat Ekonomi RI Bisa Serap Tenaga Kerja: Harus Tumbuh Lebih dari 6 Persen

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
Last updated: Agustus 30, 2026 3:42 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
59 menit lalu
Share
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
SHARE

Ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh di atas 5 persen di tengah ketidakpastian global. Namun, di saat bersamaan banyak masyarakat mengeluhkan pekerjaan dan kondisi perekonomiannya.

Daftar isi Konten
  • Belum Terasa
  • Serap Tenaga Kerja

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan ekonomi Indonesia harus tumbuh lebih dari 6 persen agar bisa menyerap tenaga kerja.

Jadi, kalau hitungan saya untuk menyerap tenaga kerja yang memasuki usia kerja itu kita harus tumbuh 6,7 persen. Sekarang kan kita di bawah itu,”

kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Baca juga:
40 Perusahaan Baja Diduga Ngemplang Pajak, Purbaya Ungkap Potensi Kerugian… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengantongi 40 perusahaan baja yang diduga mengemplang…
Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan… Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan tidak akan meminta tambahan anggaran…
Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun… Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pengalihan sebagian keuntungan Badan Pengelola Daya…
  • 40 Perusahaan Baja Diduga Ngemplang Pajak, Purbaya Ungkap Potensi Kerugian Negara Rp5…
  • Catat! BGN Mau Buka Dapur SPPG Baru Tahun Ini, Janjikan Tak Minta…
  • Prabowo Putuskan Rp120 Triliun Keuntungan Danantara Dialihkan ke APBN Tahun Ini

Belum Terasa

Meski sejumlah indikator makroekonomi menunjukkan tingkat pengangguran dan kemiskinan membaik, Purbaya menilai dampak positif pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Menurutnya, kondisi itu terjadi karena perekonomian baru mulai kembali tumbuh setelah sebelumnya mengalami perlambatan. Kondisi itu membuat efek rambatan atau spillover effect dari pertumbuhan ekonomi belum langsung dirasakan seluruh lapisan masyarakat

Ketika ekonomi baru jatuh dan mulai naik lagi, tiba-tiba semuanya dapat kerja kan. Jadi, spillover efeknya belum sampai ke mereka mungkin. Yang penting kita juga terus seperti ini, nanti akan sampai,”

jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah orang menganggur di Indonesia pada Mei 2026 mencapai 7,22 juta orang. Jumlah itu turun dibandingkan posisi Februari 2026 sebesar 7,24 juta orang.

Ngeri Data Prabowo dan Buku Nota Keuangan Beda, Purbaya: Anggaran MBG Rp240 Triliun

Sedangkan jumlah penduduk miskin per Maret 2026 sebanyak 22,93 juta orang, atau turun 0,43 juta orang dibandingkan September 2025 yang mencapai 23,36 juta orang.

Serap Tenaga Kerja

Purbaya mengatakan untuk mendorong penyerapan tenaga kerja, pemerintah akan percepat pertumbuhan ekonomi. Hal ini dilakukan dengan sinergi kebijakan fiskal dan moneter hingga menyelesaikan hambatan pada investasi.

Caranya saya kerja lebih keras, fiskal moneter jalannya selaras, semua debottlenecking dihilangkan,”

jelasnya.
Baca juga:
Pasca Bencana Gempa NTT, Purbaya Belum Tahu Berapa Biaya Pemulihannya Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) telah…
KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Purbaya: Titik Awal Perbaikan ke… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe…
Pemerintah Janji Benahi DTSEN Agar Bansos Tak Salah Sasaran Tahun… Pemerintah menyatakan akan terus memperbaiki Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),…
  • Pasca Bencana Gempa NTT, Purbaya Belum Tahu Berapa Biaya Pemulihannya
  • KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Purbaya: Titik Awal Perbaikan ke Depan
  • Pemerintah Janji Benahi DTSEN Agar Bansos Tak Salah Sasaran Tahun Depan, Ini…

Purbaya mengatakan, berdasarkan hitungan pemerintah setiap pertumbuhan ekonomi 1 persen dapat menciptakan sekitar 400.000 lapangan kerja. Pada tahun depan, ekonomi RI dibidik tumbuh sebesar 6 persen.

Menurut Purbaya, jika ekonomi Indonesia mampu tumbuh 6 persen, maka potensi lapangan pekerjaan baru mencapai 2,4 juta. Namun, pertumbuhan itu belum cukup untuk menyerap tenaga kerja, sehingga dibutuhkan pertumbuhan ekonomi lebih dari 6 persen.

Kalau 1 persen yang sekarang kita 400.000, kalau 6 persen, 2,4 juta lapangan kerja akan tercipta dari pertumbuhan 6 persen. Belum cukup untuk menyerap semua tenaga kerja yang masih berusia kerja,”

imbuhnya.

Tag:EkonomipengangguranPerekonomianPurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Sistem Satu Suara Diganti AHWA
By Hardani Triyoga
Pelaksaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur
1
Viral Hercules Muncul Saat Kerusuhan Usai Demo DPR, GRIB Jaya Ungkap Alasan Sebenarnya
By Rahmat Baihaqi
Aksi demo ricuh di sekitar DPR, Jakarta.
2
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
3
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
4
Gus Yahya Bantah Prabowo Tolak Dirinya Pimpin PBNU: “Tidak Masuk Akal”
By Natania Longdong
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dalam Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Syaiful Arif/wsj)
5

BERITA LAINNYA

Gambar Purbaya
Ekonomi Bisnis

40 Perusahaan Baja Diduga Ngemplang Pajak, Purbaya Ungkap Potensi Kerugian Negara Rp5 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengantongi 40 perusahaan baja yang diduga mengemplang…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Investor Asing Borong Aksi Jual, IHSG Terpeleset 0,12 Persen dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sepekan periode 24-28 Agustus 2026…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
7 jam lalu
Kondisi Desa Adat Sade di Lombok NTB. (Sumber: Kemenpar)
Ekonomi Bisnis

Bukan Cuma Rumah Adat, Kebakaran Desa Sade Lumpuhkan Ekonomi 320 Pelaku Pariwisata

Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB),…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
Ekonomi Bisnis

Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN

Pemerintah bakal memperketat penyaluran LPG 3 kilogram (kg) dengan mengatur pembelian berdasarkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up