Harga BBM nonsubsidi Pertamax masih bertahan di Rp15.950 per liter pada September 2026, meski harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikan.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan penentuan harga Pertamax merupakan kewenangan PT Pertamina (Persero) sebagai badan usaha. Harga tersebut juga ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya pokok penyediaan (BPP) serta margin perusahaan.
Kalau juga ada dari Pertamina, itu kan harga yang kita lihat itu harga rata-rata, dari harga rata-rata ya kira-kira berapa BPP dari Pertamina sendiri, kemudian ada margin,”
kata Yuliot saat berada di JIExpo Kemayoran, Rabu, 2 September 2026.
Klaim Ikuti Mekanisme Pasar


Yuliot menegaskan pemerintah tidak menetapkan secara langsung harga Pertamax. Menurutnya, BBM nonsubsidi tersebut mengikuti mekanisme bisnis dan perkembangan harga pasar.
Jadi kalau untuk Pertamax itu kan prinsipnya itu adalah sesuai dengan harga pasar,”
tegas Yuliot.
Pertamax terakhir mengalami perubahan harga pada 1 Agustus 2026. Saat itu, harganya turun menjadi Rp15.950 per liter dari sebelumnya Rp16.250 per liter pada 10 Juni 2026.
BBM Nonsubsidi Lain Sudah Naik
Di tengah harga Pertamax yang masih bertahan, Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi lainnya mulai 1 September 2026 pukul 00.00 WIB.
Harga Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter. Sementara Dexlite naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex meningkat dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.


Penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah. Perhitungannya mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, dan pajak, dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat.
Tidak hanya itu, Pertamina Patra Niaga juga menaikkan harga Pertamax Green 95 mulai 2 September 2026. BBM dengan campuran bioetanol tersebut naik dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter, atau meningkat Rp2.550 per liter.
Dengan demikian, Pertamax menjadi salah satu produk BBM nonsubsidi Pertamina yang belum mengalami kenaikan pada September ini, sementara sejumlah produk lainnya telah disesuaikan mengikuti perkembangan harga dan kondisi pasar.























