Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,03 persen atau 5 poin ke level Rp17.645 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 8 September 2026.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak mendatar atau berkonsolidasi terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.
“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS di tengah absennya data ekonomi penting baik dari internal maupun eksternal hari ini,”
ujar Lukman kepada Owrite.id, Selasa, 8 September 2026.
Lukman berpendapat rupiah berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, namun rupiah akan terbebani oleh tingginya tensi konflik di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak dunia naik.
“Walau rupiah mungkin didukung oleh indeks dolar yang terpantau terkoreksi, namun harga minyak mentah dunia yang masih naik oleh eskalasi di Timur Tengah membebani,”
terang dia.
Maka, Lukman memproyeksikan pada perdagangan hari ini rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.600 per dolar AS hingga Rp17.700 per dolar AS.






















