Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer melontarkan peringatan serius kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengklaim, terdapat konsolidasi berbagai kelompok masyarakat yang berpotensi memicu eskalasi politik besar dalam beberapa bulan ke depan.
Menurut lekaki yang akrab disapa Noel ini, situasi yang berkembang saat ini tidak boleh dianggap sepele. Ia bahkan menyebut adanya skenario pergerakan yang telah dipersiapkan, dan menunggu momentum untuk meledak ke ruang publik.
Saya coba ingatkan Pak Prabowo, dalam bulan Juni-Juli ini akan ada peristiwa besar, ada eskalasi politik yang ujungnya adalah menggulingkan pemberitaan Prabowo. Dan konsolidasi ini sudah selesai dan sudah matang,”
kata Noel kepada wartawan usai disidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.
Noel mengklaim, konsolidasi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok sipil hingga kalangan mahasiswa dan buruh.
Konsolidasi sipil, konsolidasi mahasiswa, konsolidasi buruh, konsolidasi kelompok sipil, konsolidasi sosialitas, dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu. Dan 98 jilid 2 akan terjadi tidak lama lagi,”
bebernya.
Dikatakan Noel, pemerintah harus lebih peka membaca berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menilai, ketidakmampuan merespons keresahan publik berpotensi memicu gelombang pergerakan yang lebih besar.
Jika Presiden Prabowo tidak peka terhadap berbagai persoalan yang terjadi saat ini, maka bukan tidak mungkin akan muncul gelombang pergerakan besar seperti Reformasi 1998 jilid kedua dalam waktu yang tidak lama lagi,”
tegasnya.
Noel juga mengaitkan potensi gejolak politik dengan sejumlah indikator ekonomi yang belakangan menjadi perhatian publik. Dia menilai, tekanan terhadap perekonomian dapat menjadi faktor yang mempercepat munculnya ketidakpuasan sosial.
Kita sudah melihat nilai tukar dolar yang terus menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami tekanan yang cukup berat,”
jelasnya.
Menurut dia, kondisi ekonomi yang memburuk sering kali menjadi pintu masuk lahirnya gejolak sosial dan politik yang lebih luas.
Itu merupakan salah satu indikator yang menunjukkan adanya potensi gejolak ekonomi di masa depan. Dan ketika gejolak ekonomi terjadi, biasanya akan diikuti oleh gejolak sosial yang lebih luas,”
tutup Noel.


