Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 2 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Kasus Air Keras Andrie Yunus: Koordinator Kontras Diperiksa, Berharap Kasus Segera Naik ke Penyidikan
Hukum

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Koordinator Kontras Diperiksa, Berharap Kasus Segera Naik ke Penyidikan

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Juni 17, 2026 2:53 pm
By
Rahmat Baihaqi
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya mengenai laporan model B oleh TAUD atas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, 17 Juni 2026.
Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya mengenai laporan model B oleh TAUD atas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, 17 Juni 2026. (Owrite.id/Rahmat Baihaqi)
SHARE

Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Dimas Bagus Arya menjalani pemeriksaan oleh penyelidik Polda Metro Jaya mengenai laporan Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) atas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Daftar isi Konten
  • Periksa Intel
  • Jadi Penyidikan
  • Kisruh

Pemeriksaan tersebut melanjuti laporan model B yang dibuat TAUD mengenai percobaan pembunuhan berencana dan terorisme yang sedang diselidiki pihak Polda Metro Jaya. Dimas memperkirakan penyelidik bakal mendalami invetigasi TAUD ihwal jumlah pelaku lebih dari empat orang.

“Ada 16 orang (terduga pelaku) yang kami identifikasi berdasarkan rekaman CCTV dan rekonstruksi menggunakan metode open source intelligence. Mereka diduga berkaitan dengan peristiwa sebelum penyiraman air keras,”

ujar Dimas di Polda Metro Jaya, Rabu, 17 Juni 2026.
Baca juga:
Viral Mal di Jakarta Bangun Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya:… Sejumlah pengelola mal dan perkantoran di Jakarta mendadak memasang pagar untuk mengantisipasi…
Berburu Petunjuk di Kaca Gawai: Polisi Sisir Jejak Digital Karumga… Polda Metro Jaya mendalami jejak digital Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks…
Menembus Kabut Kematian Sutrimo: Polisi Cecar Lima Saksi Demi Pecahkan… Pengusutan kasus kematian misterius Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Febrie…
  • Viral Mal di Jakarta Bangun Pagar Tinggi, Polda Metro Jaya: Situasi Masih…
  • Berburu Petunjuk di Kaca Gawai: Polisi Sisir Jejak Digital Karumga Sutrimo
  • Menembus Kabut Kematian Sutrimo: Polisi Cecar Lima Saksi Demi Pecahkan Teka-Teki

Penyelidik, kata Dimas, juga bakal mengonfirmasi mengenai putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam putusan itu, hakim memerintahkan jajaran Polda Metro Jaya untuk melanjutkan penyelidikan kasus Andrie Yunus yang sebelumnya dilimpahkan kepada Pusat Polisi Militer TNI.

Belasan pelaku yang diduga melibatkan prajurit TNI, berupaya melakukan percobaan pembunuhan terhadap Andrie dengan cara menyiram air keras dan terdapat dugaan terorisme sebab ada yang pihak yang mendanai aksi komplotan ini.

Periksa Intel

Dimas juga meminta kepolisian memeriksa sejumlah pejabat Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, termasuk mantan Kepala BAIS Letjen TNI Yudi Abrimantyo.

“Itu berkaitan juga dengan proses yang selama ini terjadi. (Pemeriksaan jajaran BAIS) untuk membongkar tindakan operasi yang juga kami dalilkan dalam temuan investigasi yang disampaikan TAUD,”

tegas Dimas.

Dia menduga ada indikasi penggunaan fasilitas negara, salah satunya penggunaan sebuah rumah di kawasan Panglima Polim III. Kata Dimas rumah itu tercatat sebagai aset milik Kementerian Pertahanan, maka polisi harus menyelidiki lebih jauh serta mengklarifikasi institusi TNI maupun pihak terkait lainnya.

“Kami berharap temuan-temuan ini bisa menjadi dasar bagi penyidik untuk mengembangkan perkara dan segera menaikkan ke tahap penyidikan,”

tutur Dimas.

Jadi Penyidikan

Di saat bersamaan, anggota LBH Jakarta Daniel Winarta mengatakan TAUD telah menyerahkan seluruh hasil investigasinya kepada kepolisian yang semestinya dinilai cukup untuk menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan.

TAUD telah menyerahkan ratusan potongan rekaman CCTV yang telah dikantonginya selama ini. Dalam rekaman itu TAUD mengatakan ada koordinasi empat anggota BAIS—yang telah divonis— dengan 12 orang terduga pelaku lain.

“Bukti yang kami serahkan, ada koordinasi antara empat pelaku yang sudah disidangkan dengan 12 orang lain. Total ada 16 orang yang saling berkoordinasi di lapangan,”

ujar Daniel.

Tidak hanya rekaman CCTV, TAUD meminta agar kepolisian juga memeriksa kendaraan milik korban sebab belum pernah diperiksa hingga kini.

Kisruh

TAUD melaporkan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dengan laporan model B kepada Bareskrim Mabes Polri. Namun, berkas itu malah dilimpahkan kepada Polda Metro Jaya untuk diselidiki.

Sejalan dengan itu, TAUD juga sempat melayangkan gugatan praperadilan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena perakra Andrie dihentikan oleh kepolisian ibu kota. Hasilnya, hakim memerintahkan kepolisian untuk kembali mengusut kasus tersebut.

Sementara itu, terhadap empat prajurit TNI telah divonis oleh Pengadilan Militer II-08 Jakarta, hakim menjatuhkan pidana penjara yang bervariasi: Sersan Dua Marinir Edi Sudarko yang divonis 3 tahun penjara, Letnan Satu Marinir Budhi Hariyanto (2,5 tahun), Kapten Marinir Mandala Dwi Prasetio (2 tahun), dan Letnan Satu Pasukan Kopasgat Sami Lakka (1,5 tahun).

Kemudian, ada hukuman tambahan bagi Edi Sudarko dan Budhi Hariyanto yaitu dipecat sebagai anggota TNI.

Baca juga:
Misteri Kematian Karumga Febrie Adriansyah Belum Usai, Polda Metro Bakal… Polda Metro Jaya berencana meminta keterangan dokter RS Muhammadiyah Taman Puring yang…
Lautan Oranye di Polda Metro Jaya: Operasi Brantas Jaya Sapu… Tenda biru sepanjang 100 meter terpancang tegak di area kompleks Polda Metro…
Tabir Gelap di Kebayoran Baru: Puslabfor Buru Petunjuk Kematian Karumga… Polda Metro Jaya menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk menyelidiki kematian…
  • Misteri Kematian Karumga Febrie Adriansyah Belum Usai, Polda Metro Bakal Periksa Dokter…
  • Lautan Oranye di Polda Metro Jaya: Operasi Brantas Jaya Sapu Bersih 729…
  • Tabir Gelap di Kebayoran Baru: Puslabfor Buru Petunjuk Kematian Karumga Febrie Adriansyah
Tag:Air KerasAndrie YunusBAIS TNIkontrasPolda Metro JayaTAUDTerorisme
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Jaya, mulai meniti karier sebagai jurnalis pada tahun 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Diduga Eksploitasi, Bigmo Dilaporkan Gegara Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape
By Rahmat Baihaqi
gambar ilustrasi rokok elektrik (vape)
1
Terungkap! Pilot Malaysia Pembawa 70 Ribu Butir Ekstasi Simpan Urine ‘Bersih’ di Tas
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi penyelundupan narkoba via Bandara Soetta.
2
Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi ‘Buah Simalakama’ Penegakan Hukum
By Hardani Triyoga
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
Harga BBM Pertamax Cs Kompak Turun Hari Ini, Berikut Rinciannya
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).
4
Jangan Hanya Terlalu Fokus Isu Politik, 5 Tarif Baru Ini Senyap Berlaku Mulai 1 Agustus
By Natania Longdong
Warga melihat barang dagangan melalui perangkat elektronik pada aplikasi platform niaga elektronik (e-commerce) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Harviyan Perdana Putra/nym)
5

BERITA LAINNYA

gambar ilustrasi rokok elektrik (vape)
Hukum

Diduga Eksploitasi, Bigmo Dilaporkan Gegara Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Vape

YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo diduga melibatkan anak di bawah umur untuk…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
2 jam lalu
Tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) turun dari mobil tahanan setibanya di Rutan Cabang KPK, Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Hukum

Ada Kompromi Elite, Kasus Febrie Adriansyah Jadi ‘Buah Simalakama’ Penegakan Hukum

Kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang yang menjerat eks Jampidsus…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
17 jam lalu
TNI jaga kediaman Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Hukum

Kejagung Geledah Rumah Febrie yang Pernah Dijaga TNI, Dokumen Dugaan TPPU Disita

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Kramat Pela,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
20 jam lalu
Ilustrasi staf KPK menghapus otomatis percakapan dalam aplikasi.
Hukum

Trik Ayah-Anak Urus Bupati Pemalang: Kejanggalan Staf KPK Hapus Pesan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kejanggalan pada ponsel milik staf administrasinya, Setya…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up