KPK menjaring Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dalam operasi tangkap tangan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan total ada 14 orang yang ditangkap dalam penyelidikan tertutup ini.
“Tim mengamankan 14 orang, yakni 12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta, pada Kamis, 20 Agustus,”
ucap Budi di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.
Budi mengatakan 2 dari 14 orang kini dalam pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, sisanya masih menjalani pemeriksaan di Polresta Banyumas.
“Selanjutnya, tujuh orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk permintaan keterangan lebih lanjut,”
ujar dia.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan selain Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang dibekuk di Jakarta, pihaknya turut menjaring Wakil Rektor. Namun, dia belum merinci identitas Wakil Rektor yang diduga terlibat rasuah dan menduga ada pihak lain yang turut terlibat perkara.
“Bukan hanya Wakil Rektor, ada oknum lain yang sedang didalami oleh penyelidik,”
ucap Setyo.
Baru Tiga Bulan
Akhmad Sodiq terpilih sebagai Rektor Unsoed periode 2026–2030 melalui sidang senat tertutup yang digelar pada 1 April 2026.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Sodiq memperoleh 87 suara, mengungguli Ali Rokhman yang memperoleh 35 suara dan Adi Indrayanto yang memperoleh 0 suara.
Secara kronologi, kasus ini terjadi hanya sekitar tiga bulan setelah Sodiq dilantik kembali sebagai rektor.






















