Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 23 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / 3 Ciri Toxic Relationship Menurut Dosen UNAIR
Hype

3 Ciri Toxic Relationship Menurut Dosen UNAIR

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: April 16, 2026 2:27 am
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
Share
Ilustrasi
(Foto: freepik)
SHARE

Dalam menjalani kehidupan tentunya kita kerap dipertemukan dengan berbagai individu beserta sikapnya. Tanpa disadari beragam respon muncul sebagai tanda adanya sebuah interaksi antar individu.

Namun, tidak semua interaksi sesuai atas apa yang diharapkan oleh kedua belah pihak. Sehingga muncul berbagai fenomena sosial salah satunya adalah Toxic Relationship.

Toxic realtionship merupakan sebuah tindakan kurang menyenangkan yang terjadi di dalam sebuah hubungan baik di dalam keluarga, persahabatan dan pasangan.

Toxic relationship atau hubungan beracun merujuk pada hubungan yang merugikan salah satu pihak sehingga dapat berpengaruh pada kondisi psikologis, psikis, maupun dampak merugikan lainnya.

Dikutip dari unair.ac.id, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) Margaretha SPsi PGDip Psych MSc, menjelaskan bahwa ada tiga ciri-ciri toxic relationship.

Pertama, terjadinya isolasi sosial. Isolasi sosial terjadi pada salah satu pihak. Jadi, salah satu pihak ini akan terbatas interaksi sosialnya dengan orang lain.

Membatasi interaksi sosial menjadi salah satu pihak lebih terisolasi. Isolasi ini terjadi supaya saat terjadi kekerasan, pelaku bisa lebih punya kuasa. Keterbatasan interaksi ini membuat korban kehilangan tempat curhat, karena relasi antar teman yang terganggu,”

terangnya.

Kedua, terjadinya perselisihan secara terus menerus dan berpola. Perselisihan memang biasa terjadi dalam sebuah hubungan. Akan tetapi, jika hal ini terjadi terus menerus dan berpola maka harus terus waspada.

Misalnya setiap pasangan kita tersinggung, ia akan bersikap kasar dan tidak suka mendapat kritikan. Konflik sering menjadi cara untuk mengendalikan pasangan. Kalau ingin mengontrol pasangan, maka ia akan marah. Sehingga, agar tidak berselisih korban akan menuruti keinginan pasangannya,”

paparnya.

Ketiga, terjadi penelantaran dan pengabaian. Salah satu bentuk pengabaian adalah penyangkalan atas segala yang terjadi dalam sebuah hubungan.

Pasangan yang tidak mau mengakui adanya kerugian berupa luka terhadap orang lain merupakan bentuk penyangkalan. Hal ini akan berpengaruh pada kemampuan berpikir pasangan.

Istilahnya gaslighting atau memanipulasi. Jadi, ia meragukan kemampuan pasangannya dalam berpikir dan mengambil keputusan,”

tutur Margaretha.

Hubungan yang toxic selalu mengarah pada suatu hal yang negatif pada salah satu pihak. Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari jika ia sedang berada di dalam hubungan yang toxic.

Perasaan cinta biasanya diawali dengan suatu yang indah-indah sampai terabaikannya kesadaran akan munculnya toxic relationship.

Karena itu tidak semua hubungan melahirkan adanya toxic relationship. akan tetapi kita harus mengetahui dan menyadari akan adanya toxic relationship agar meminimalisir terjadinya kekerasan termasuk menjadi korban dan tersangka.

Dalam hubungan yang sehat, segala hal yang terjadi seperti rasa tidak nyaman atau bahkan perselisihan akan selalu menemukan jalan keluar. Jalan keluar ini hasil dari proses diskusi antar pasangan yang tengah menjalin asmara.

Kalau ada perasaan tidak nyaman kalau hubungan yang sehat pasti sama-sama akan mencari jalan keluar. Kalau toxic relationship itu terjadi isolasi, konflik, dan juga penyangkalan, penelantaran yang sifatnya berulang,”

tambahnya.
Tag:Dosen UNAIRMargarethaToxic Relationship
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
2
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
3
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
4
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Luke Vickery
Hype

5 Potret Luke Vickery, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Jadi Sorotan

Nama Luke Anthony Vickery tengah menjadi perhatian pecinta sepak bola Tanah Air.…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
8 jam lalu
Side hustle
Hype

Punya Banyak Waktu Luang Saat Liburan? Ini 10 Ide Side Hustle yang Bisa Hasilkan Cuan

Liburan sering kali identik dengan waktu untuk beristirahat, bersantai, atau menikmati hobi…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
8 jam lalu
Pusat Primata Schmutzer di Taman Margasatwa Ragunan
Hype

5 Wisata Jakarta yang Bisa Dikunjungi Naik Transportasi Umum, Cocok Saat Tarif Gratis

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi…

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
By
Ossid Duha Jussas Salma
Syifa Fauziah
11 jam lalu
Ilustrasi main handphone di tempat tidur
Hype

Fenomena Bed Rotting Viral di Kalangan Gen Z, Psikolog Ungkap Dampaknya pada Kesehatan Mental

Belakangan, fenomena bed rotting ramai diperbincangkan gen z di media sosial. Fenomen…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up