Bacaan doa salat taubat perlu kamu ketahui ketika ingin menjalakan ibadah tersebut. Salat taubat sendiri merupakan salat sunnah yang dikerjakan untuk memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa yang telah dilakukan, baik kecil maupun besar.
Perintah salat taubat disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya:
Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, kemudian bersuci dan salat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, kecuali Allah pasti akan mengampuni dosanya…”
(H.R. Abu Dawud).
Niat Salat Taubat
Nia salat taubat bisa diucapkan dalam hati, berikut bacaannya.
أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallī sunnatat-taubati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Salat Taubat 2 Rakaat
- Berwudhu dengan sempurna.
- Berniat salat taubat di dalam hati. Rakaat Pertama:
- Baca Al-Fatihah.
- Dilanjutkan dengan surat pendek Al-Qur’an.
Rakaat Kedua:
- Baca Al-Fatihah.
- Dilanjutkan dengan surat pendek dalam Al-Qur’an.
- Salam.
- Berdoa dan beristighfar dengan sungguh-sungguh.
Waktu Terbaik Menjalankan Salat Taubat:
Sholat taubat dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang seperti:
- Setelah salat Subuh hingga matahari terbit.
- Saat matahari tepat di atas kepala (sekitar waktu dzuhur).
- Setelah salat Ashar hingga matahari terbenam.
Waktu terbaik:
- Sepertiga malam terakhir, karena saat itu doa lebih mustajab.
- Segera setelah merasa berbuat dosa, tanpa menunda.
Bacaan Salat Taubat:
Bacaan doa yang bisa diamalkan setelah salat taubat yaitu :
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَآتُوبُ إِلَيْهِ
“Astaghfirullahaladzim, alladzii laa Ilaaha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaiih.”
“Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya.”
اللهم انت ربي لا اله الا انتَ خَلَقْتَنِي وَأَنا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرَمَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَى وَابُوهُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا انْتَ
“Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana’abduka wa ana’alaa ‘ahdika wawa’ dika mastatha’tu a’uudzubika min syarri maa shana’tu. abuu ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu u bidzanbi faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.”
Artinya: “Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberikan ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat.”
Atau bisa lanjutkan dengan membaca doa berikut ini :
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْم
Artinya: “Ya Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”



