Persib Bandung mendapat kabar kurang baik di tengah perjuangan menuju gelar juara BRI Super League 2025/2026. Bek asal Prancis, Layvin Kurzawa, dipastikan absen dalam dua pertandingan terakhir musim ini akibat cedera hamstring.
Cedera tersebut dialami Kurzawa saat Persib meraih kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta pada laga pekan ke-32 yang berlangsung Minggu, 10 Mei 2026.
Kurzawa masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-60 menggantikan Luciano Guaycochea. Namun, baru sekitar 20 menit berada di lapangan, ia mengalami masalah pada hamstring dan harus kembali ditarik keluar untuk digantikan Dedi Kusnandar.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku kecewa dengan cedera yang dialami pemain berusia 33 tahun tersebut. Menurutnya, Kurzawa sebenarnya mulai menunjukkan performa terbaik dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Saya rasa dia cedera hamstring, sayang sekali, padahal dia mulai bermain bagus di beberapa laga terakhir, dia sudah kembali ke performanya, tetapi ketika seorang pemain tidak memiliki waktu istirahat, terkadang hal-hal seperti ini terjadi,”
kata Hodak.
Cedera ini membuat Persib kehilangan salah satu pemain penting di momen krusial perebutan gelar juara Super League musim ini.
Kurzawa Dipastikan Absen di Dua Laga Terakhir
Bojan Hodak memastikan Layvin Kurzawa tidak akan tampil dalam dua laga sisa Persib Bandung musim ini. Maung Bandung dijadwalkan menghadapi PSM Makassar pada 17 Mei dan Persijap Jepara pada 23 Mei 2026.
Meski demikian, Hodak berharap cedera yang dialami Kurzawa tidak terlalu parah sehingga sang pemain bisa segera pulih.
“Saya harap dia tidak akan absen lama, tetapi untuk dua pertandingan berikutnya, saya rasa dia tidak akan bisa tampil,”
ucap pelatih 55 tahun itu.
Sejak bergabung bersama Persib Bandung, Layvin Kurzawa sudah tampil dalam tujuh pertandingan dan menyumbangkan satu assist untuk Maung Bandung.
Meski belum tampil dalam banyak laga, kehadiran mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut memberikan tambahan pengalaman dan kualitas di lini pertahanan Persib. Absennya Kurzawa tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bojan Hodak dalam menjaga konsistensi tim di akhir musim.
Persib Fokus Sapu Bersih Dua Laga Sisa
Saat ini Persib Bandung berada di ambang meraih hattrick juara Super League jika mampu memenangkan dua pertandingan terakhir musim ini. Bojan Hodak menegaskan bahwa nasib Persib sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
“Kami memiliki dua pertandingan lagi jadi kami harus berhati-hati, setelah itu hasilnya hanya bergantung pada diri kami sendiri, bukan orang lain,”
tuturnya.
Dengan persaingan yang masih ketat di papan atas klasemen, Persib dituntut tetap tampil konsisten demi memastikan gelar juara musim 2025/2026.



