Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Bisa Beli Mbappe sampai Bikin Kerajaan di Dieng, Netizen Ramai Bahas Duit Miliaran dari Korupsi MBG

Kasus dugaan korupsi MBG menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya kemarahan publik.

Ilustrasi Ibu-ibu sedang main handphone
Ilustrasi Ibu-ibu sedang main handphone (Foto: pexels.com)

Kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya memancing kemarahan publik.

Pasalnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025–2026.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan ketiga tersangka diduga memanfaatkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola yayasan untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Iklan

Dugaan Keuntungan Mencapai Miliaran Rupiah

Perkara ini semakin menyita perhatian publik setelah muncul informasi mengenai dugaan keuntungan yang mencapai miliaran rupiah per hari.

Besarnya nilai uang tersebut membuat banyak warganet membayangkan berbagai hal yang bisa dilakukan dengan Rp1 miliar.

Di media sosial X, angka Rp1 miliar bahkan menjadi bahan perbincangan tersendiri. Banyak netizen mencoba menghitung-hitung apa saja yang bisa dibeli dengan uang sebesar itu, mulai dari tanah hingga pemain sepak bola dunia.

Tak sedikit pula yang memanfaatkan momen tersebut untuk menyindir para tersangka.

Beli kewarganegaraan lain bisa gak ya.”

tulis akun @danameida.

gatau mas, tanya pak Dadan Kepala BGN aja.”

komentar @ucullo31.

Beli tanah sebanyak2nya biar gak ditambang.”

timpal akun @obliviatty.

Bisa di pake Indonesia beli Mbappe.”

Balas akun @Mistergusti.

Beli tanah di Dieng, bikin kerajaan disana.”

kelakar @jerawatracing

Bisa setressss, soalnya ga habis habis. Di neraka ntar siksaannya juga unlimited.”

tulis @LarvaKuningAja

Meski dibalut humor dan sindiran, komentar-komentar tersebut bisa jadi tanda kekecewaan publik terhadap penyalahgunaan dana, yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Contributor

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Editor

    Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.