Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 7 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • MBG
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Breadcrumbing, Tren Hubungan Modern yang Menguras Emosi
Hype

Breadcrumbing, Tren Hubungan Modern yang Menguras Emosi

Ossid Duha Jussas SalmaAmin Suciady
Last updated: Juni 7, 2026 10:21 am
Ossid Duha Jussas Salma
Amin Suciady
Share
Gambar ilustrasi pasangan lawan jenis
Gambar ilustrasi pasangan lawan jenis (Sumber: unsplash.com)
SHARE

Di era media sosial dan aplikasi kencan, dinamika hubungan semakin beragam. Salah satu fenomena yang kini banyak dibicarakan adalah breadcrumbing. Adalah perilaku seseorang yang memberikan perhatian, pesan, atau sinyal ketertarikan untuk menjaga hubungan tetap berjalan, tetapi tanpa niat menjalin komitmen yang jelas.

Daftar isi Konten
  • Makna Breadcrumbing Secara Harfiah
  • Istilah Breadcrumbing dalam Hubungan
  • Dianggap Manipulasi Emosional
  • Tanda-Tanda Breadcrumbing
  • Cara Menghadapi Breadcrumber

Fenomena ini tidak hanya memengaruhi hubungan romantis, tetapi juga dapat berdampak pada kondisi emosional seseorang. Harapan yang terus dibangun dan dipatahkan secara berulang dapat memicu rasa kecewa, cemas, hingga menurunkan kepercayaan diri.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda breadcrumbing agar tidak terjebak dalam hubungan yang hanya memberikan kepastian semu.

Baca juga:
Jangan Asal Lepas Baju, Ini Adab yang Dianjurkan dalam Islam Dalam kehidupan sehari-hari, banyak umat Muslim yang telah memahami adab berpakaian sesuai…
Apa Itu Seagulling? Benarkah Lebih Toxic daripada Ghosting? Dalam kisah percintaan saat ini, muncul berbagai istilah baru untuk menggambarkan kondisi…
(Part II) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup,… Hilang Harapan Sementara itu, Pakar Pengasuhan Anak IPB University, Prof Dwi Hastuti…
  • Jangan Asal Lepas Baju, Ini Adab yang Dianjurkan dalam Islam
  • Apa Itu Seagulling? Benarkah Lebih Toxic daripada Ghosting?
  • (Part II) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup, Pilihan Mengakhiri…

Makna Breadcrumbing Secara Harfiah

Secara harfiah, istilah breadcrumbing berasal dari kata bread yang berarti roti dan crumb yang berarti remahan. Dalam sebuah konten “Ngopini”, akun TikTok @normanelat menjelaskan bahwa breadcrumb dapat diartikan sebagai remahan-remahan roti yang berjatuhan saat roti dimakan.

Remahan tersebut sering kali dikumpulkan atau diberikan kepada burung sebagai makanan. Konsep inilah yang kemudian digunakan sebagai metafora dalam hubungan.

Layaknya remahan roti yang diberikan sedikit demi sedikit, pelaku breadcrumbing hanya memberikan perhatian dalam porsi kecil dan sesekali. Karena itu, istilah breadcrumbing digunakan untuk menggambarkan perilaku memberi “remahan” perhatian tanpa adanya komitmen yang nyata.

Memahami Konsep Sekufu, Benarkah Harus Setara untuk Menikah?

Istilah Breadcrumbing dalam Hubungan

Melansir dari laman Halodoc, breadcrumbing merupakan perilaku seseorang yang memberikan perhatian secara sporadis untuk mempertahankan ketertarikan orang lain, meskipun tidak memiliki niat untuk menjalin hubungan yang serius.

Sekilas, breadcrumbing tampak mirip dengan ghosting. Perbedaannya, pelaku ghosting biasanya memutus komunikasi secara tiba-tiba tanpa penjelasan untuk mengakhiri hubungan.

Sementara itu, pelaku breadcrumbing justru tetap menjaga kontak dengan memberikan perhatian kecil, seperti mengirim pesan, melakukan panggilan telepon, atau memberikan tanda suka pada unggahan media sosial. Perhatian tersebut disengaja agar target berharap hubungan dapat berkembang lebih jauh.

Baca juga:
(Part I) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup,… Belum lama ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya peningkatan angka anak Indonesia…
Nikah Bukan Prestasi! Suara Lantang Gen Z Soal Cinta, Karier… Belum lama ini, ramai sebaran data terkait angka pernikahan di Indonesia yang…
Miris! Depresi Remaja Kian Meningkat, Ini Pemicunya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 1,5 persen penduduk DKI Jakarta berusia di…
  • (Part I) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup, Pilihan Mengakhiri…
  • Nikah Bukan Prestasi! Suara Lantang Gen Z Soal Cinta, Karier dan Finansial
  • Miris! Depresi Remaja Kian Meningkat, Ini Pemicunya

Dianggap Manipulasi Emosional

Breadcrumbing sering dianggap sebagai bentuk manipulasi emosional karena pelakunya memberikan perhatian yang cukup untuk mempertahankan ketertarikan seseorang, tetapi tidak memberikan kejelasan mengenai hubungan yang dijalani.

Perilaku ini dapat membuat korban merasa bingung, terus berharap, dan sulit mendapatkan kepastian. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan rasa kecewa, frustrasi, hingga memengaruhi kepercayaan diri seseorang.

Tanda-Tanda Breadcrumbing

Melansir laman Verywell Mind, perilaku breadcrumbing biasanya terjadi secara bertahap. Awalnya pelaku terlihat ramah dan biasa saja, tetapi ketika target mulai menunjukkan ketertarikan, perhatian yang diberikan semakin intens sebelum akhirnya menghilang tanpa kejelasan.

Berikut beberapa tanda yang dapat dikenali:

1.       Menolak Berkomitmen

Pelaku sering mengajak berkencan atau merencanakan pertemuan, seperti menonton film, makan malam, atau sekadar ngopi bersama. Namun, mereka tidak pernah benar-benar menentukan waktu yang pasti sehingga rencana tersebut jarang terwujud.

2.       Komunikasi Berantakan

Berbeda dengan seseorang yang serius mendekati orang lain, breadcrumber cenderung jarang menghubungi. Mereka bahkan bisa mengabaikan pesan, tetapi tetap aktif memberikan komentar atau tanda suka di media sosial.

3.       Pemberi Harapan Palsu

Di satu waktu pelaku bisa membuat seseorang merasa dihargai dan diprioritaskan, tetapi keesokan harinya berubah menjadi dingin dan tidak perhatian. Sikap yang tidak konsisten ini sering menimbulkan kebingungan.

4.       Sering Pura-pura Perhatian

Pelaku dapat terlihat sangat peduli dan tertarik pada awalnya. Namun setelah mendapat respons yang diinginkan, mereka mulai menjawab pesan dengan singkat atau bahkan menghilang selama berhari-hari.

5.       Suka Menyepelekan Perasaan Orang

Setelah menghilang tanpa kabar, pelaku dapat kembali seolah tidak terjadi apa-apa. Mereka biasanya tidak memberikan penjelasan yang jelas atas perilakunya, menunjukkan bahwa perasaan orang lain bukanlah prioritas utama bagi mereka.

Lahir di Bulan Juni? Ini Bunga Menjadi Simbol Kelahiranmu

Cara Menghadapi Breadcrumber

Jika hubungan tersebut hanya dipenuhi harapan tanpa kepastian, penting untuk menyadari bahwa mempertahankannya dapat menguras waktu dan emosi.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berbicara secara jujur dan langsung mengenai maksud serta arah hubungan yang sedang dijalani.

Sampaikan perasaan dan harapan yang dimiliki, lalu dengarkan jawabannya dengan terbuka. Meski jawabannya mungkin tidak sesuai dengan yang diharapkan, kejelasan akan membantu seseorang mengambil keputusan yang lebih baik.

Jika pelaku breadcrumbing tidak menunjukkan komitmen atau menolak hubungan yang diinginkan, sebaiknya pertimbangkan untuk mengakhiri hubungan tersebut dan melanjutkan hidup.

Hindari terus-menerus mencari atau memohon perhatian dari seseorang yang tidak memberikan kepastian, dan fokuslah pada hubungan yang lebih sehat serta saling menghargai.

Jadi, setelah memahami breadcrumbing, menurutmu pernahkah fenomena ini terjadi dalam hubungan yang kamu jalani?

Tag:BreadcrumbingGhostingPerilakusosial
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Izin Dipersulit, Duit Melejit: Catatan ICW Soal Kasus Silmy Karim
By Adi Briantika
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim (tengah) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
1
Diprediksi Cerah, Suhu Udara Jakarta Diperkirakan Capai 35 Derajat Celcius
By Amin Suciady
Ilustrasi, Cuaca Berawan
2
Teddy Banjir Kritik, Pejabat Bertumbangan Diciduk! Kebetulan atau Ada yang Panik?
By Rahmat Tunny
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) berbincang dengan calon siswa saat meninjau bakal Sekolah Rakyat di kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), Penjompongan, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana bakal Sekolah Rakyat yang menampung sebanyak 100 siswa dari keluarga tidak mampu untuk memperoleh pendidikan dengan lingkungan berkualitas. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
3
Beda Selera DPR vs Pemerintah dalam RUU Polri: Satu Minta Buka Pintu, Satu Minta Mundur
By Rika Pangesti
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (kedua kiri) bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto (kiri) menyerahkan pandangan presiden kepada Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (ketiga kanan), Wakil Ketua Komisi III DPR Dede Indra (kanan), Rano Alfath (kedua kanan) dan Ahmad Sahroni (ketiga kiri) saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).
4
Hasil Peras Izin WNA: Porsche dan Harley Silmy Karim Kompak Pindah ke Garasi KPK
By Rahmat Baihaqi
Truk towing membawa motor mewah dari rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim di kawasan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

gambar ilustrasi ganti baju
Hype

Jangan Asal Lepas Baju, Ini Adab yang Dianjurkan dalam Islam

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak umat Muslim yang telah memahami adab berpakaian sesuai…

Ossid Duha Jussas SalmaAmin Suciady
By
Ossid Duha Jussas Salma
Amin Suciady
2 jam lalu
Orangutan Indonesia Dijodohkan dengan Orangutan Jepang
Hype

Orangutan Indonesia Dijodohkan dengan Orangutan Jepang, Netizen: Kami Kalah Soal Jodoh

Kisah pertemuan dua orangutan Kalimantan bernama Jennifer dan Hayato viral di media…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Tata cara mengqadha salat
Hype

Cara Mengqadha Salat yang Terlewat, Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

Salat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim pada waktu…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
2 hari lalu
Ikan
Hype

Waspada Keracunan! Ini Cara Aman Mengolah Ikan di Rumah

Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat mudah ditemukan dan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up