Usai vakum selama empat tahun, Tulus kembali menyapa penggemar lewat single terbaru bertajuk Teh Hijau.
Teh Hijau mengangkat tema kehampaan dan penerimaan diri, dipadukan dengan aransemen musik yang hangat dan ceria.
Lagu ini menjadi karya perdana Tulus sejak merilis album Manusia pada 2022, sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan musikalnya.
Lagu dan melodi dalam single ini ia tulis sendiri. Untuk proses produksinya, ia menggandeng Riri Muktamar sebagai produser, sementara Yoseph Sitompul berperan sebagai produser sekaligus penata aransemen musik.
Proses rekaman vokal utama maupun vokal latar dilakukan oleh Yoseph Sitompul di YosephSitompul Music Mobile Studio yang berlokasi di Studio Tiga Dua 1, Tangerang Selatan.
Lewat lagi Teh Hijau, Tulus mengajak para pendengar untuk berdamai dengan emosi-emosi yang kerap hadir dalam kehidupan, dibalut dengan komposisi musik yang hangat dan mudah dinikmati.
Lagu ini bukan sekadar tentang kehilangan rasa cinta, melainkan juga tentang berdamai dengan kekosongan dan memberikan waktu bagi diri untuk pulih secara alami.
Lirik Lagu Teh Hijau
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang
Tak ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Woah-oh, woah-oh-oh (Apapun, siapapun)
Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
S’moga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
Lepaskan, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu
Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa
(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun) Aah
Tanpa itu, tanpanya
Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok, esok akan lebih elok
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Apapun, siapapun)
Viral di Media Sosial
Usai single ini resmi dirilis pada 30 Juni 2026, lagu Teh Hijau pun viral di media sosial, salah satunya Threads. Banyak dari mereka yang merasa relate dengan lagu tersebut.
Dalam lagu tersebut, ada penggalan lirik,
“Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa
(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun)”
Banyak dari mereka yang sedang merasa berada di era “Teh Hijau”, di mana mereka tengah menikmati masa-masa bahagia hidup tanpa mencintai seseorang dan melakukan apapun dengan bebas.
Setelah denger Teh Hijau, aku baru ngeh ternyata lagu ini tentang acceptance, tentang fase hidup pas kita udah enggak seantusias dulu, kehilangan spark di banyak hal. Emotionally tired, tapi tetep bangun dan jalanin hidup seperti biasa. Mungkin itu kenapa lagunya kerasa deket banget. Karena dia nggak dramatis gitu loh, nggak trying too hard buat terdengar ‘healing’, kek bilang, ‘yaudah enggak apa-apa, maybe hidup emang lagi sepelan ini sekarang’, Tulus really understand the silent exhaustion of our generation,”
tulis akun @nuryuliaaa.
Manusia mati rasa akhirnya dirayakan oleh Teh Hijaunya bang Tulus,”
tambah @artajee_.
Lirik sesakit Teh Hijau harus berperang sama musik asiknya yang bikin ‘udah deh nikmatin aja sakitnya nanti juta kelewar,”
ucap @auliamarahdibalik.
Berasa abis curhat ke Tulus, terus dibuatin lagu dan dinyanyiin,”
kata @na_sari15.
Tulus lagi merayakan manusia yang lost of spark in everything,”
ujar @notisssy_.





















